Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jurnal Stroke

Jurnal Stroke

Ratings: (0)|Views: 127 |Likes:

More info:

Published by: Rose Sarini Harjotinoyo on Mar 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/25/2013

pdf

text

original

 
JURNAL KEPERAWATAN: HUBUNGAN TINGKAT ACTIVITY DAILY LIVING(ADL) DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA PASIEN STROKE
Dr. Suparyanto, M.KesHUBUNGAN TINGKAT ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) DENGAN TINGKAT DEPRESIPADA PASIEN STROKE DI PAVILIUN FLAMBOYAN RSUD JOMBANGErnia Rosita1, Suparyanto2, Farida Kusumawati11 Program Studi S1 Keperawatan STIKES Pemkab Jombang2 Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana JombangABSTRAK Tingginya depresi pasien stroke mencapai hampir 79% baik di awal atau pada tahap akhir setelahstroke. Depresi pasien stroke dilaporkan memiliki efek yang buruk terhadap fungsi afek, perbaikan kognitif, penarikan diri setelah serangan, dan peningkatan angka kematian. Depresi pada pasien stroke adalah keadaan sedih yang berkepanjangan pada pasien stroke sebagai responterhadap situasi yang dianggap tidak menyenangkan, dimana salah satu faktor yangmempengaruhi tingkat depresi pada pasien stroke adalah tingkat ADL. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui apakah ada hubungan tingkat ADL dengan tingkat depresi pada pasien strokedi paviliun flamboyan RSUD Jombang. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasidengan pendekatan cross sectional dan populasinya adalah semua pasien stroke yang ada di paviliun flamboyan RSUD Jombang dengan jumlah 120 orang. Pengambilan sampel dengansimple random sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 30 responden. Variabel independenttingkat ADL dan variabel dependent tingkat depresi pada pasien stroke. Pengumpulan datadengan check list/quesioner dan observasi kemudian diolah dengan editing, coding, scoring,tabulating, dan analisisnya dengan uji statistik Spearman Rank dengan signifikan 0,05.Hasil
 penelitian menunjukkan ADL dependen berat 60%, depresi berat 53,3%, α = 0,000 < 0,05, nilai
korelasi 0,752 sehingga Ho ditolak dan H1 diterima yaitu ada hubungan tingkat Activity DailyLiving (ADL) dengan tingkat depresi pada pasien stroke di paviliun flamboyan RSUD Jombangdengan tingkat keeratan kuat. Dengan demikian, terdapat hubungan tingkat ADL dengan tingkatdepresi pada pasien stroke. Oleh karena itu, diharapkan pasien yang mengalami ketergantunganADL atau yang memiliki stressor tinggi mampu beradaptasi dengan tingkat ketergantunganADL yang dimilikinya sehingga memiliki cara untuk menurunkan atau beradaptasi dengantingkat depresi.Kata kunci : tingkat ADL, tingkat depresi
 
THE RELATION OF DAILY LIVING ACTIVITY LEVEL WITH DEPRESSION LEVELFOR STROKE PATIENTS IN THE FLAMBOYAN PAVILIUN ROOM - RSUDJOMBANG
Ernia Rosita1, Suparyanto2, Farida Kusumawati11 Study Program S1 Nursery STIKES Pemkab Jombang2 Women Empowerment Department and Family Planning JombangABSTRACTThe height of depression at stroke patient reaches almost 79% in the beginning or in the last stepafter stroke. Depression of stroke patient reported have bad effect to afek function, cognitiveimprovement, withdrawness after the attack, and the increasing of death number. Depression of stroke patient is sad condition that happened for a long time at the stroke patient as a response tothe unfunny situation. Where the one of factors which influences the depression level at thestroke patient is daily living activity level. The purpose of this research is used to know whether there is any relation of ADL level with depression level for stroke patient in the flamboyan paviliun room - RSUD Jombang.This research design uses corelation analytic with crosssectional approach and the population is all of stroke patients at the flamboyan paviliun room -RSUD Jombang with the total 120 people. Taking sample with simple random sampling so thatthe total sample of 30 repondents. Independent variable of daily living activity level and thedependent variable of depression level. The collecting of data with check list/questionnaire andobservation and then being processed with editing, coding, scoring, tabulating, and the analysewith Spearman Rank statistic test with significant 0,05.The research result showed the heavy
dependent of ADL is 60%, heavy depression is 53,3%, α = 0,000 < 0,
05, corelation value 0,752so that Ho is refused and H1 is accepted that there is relation of daily living activity level withdepression level for stroke patients in the flamboyan paviliun room - RSUD Jombang with thestrong tightening level.So that, there is relation of daily living activity level with depressionlevel for stroke patients. Therefore, being hoped patients who have dependences of ADL or havehigh stressor can adapt with dependences of ADL level whose they have so they have a way todecrease or adapt with depression level.Keywords : ADL Level, Depression Level
 
A.
 
PENDAHULUANSaat ini, depresi pada pasien stroke memiliki prevalensi yang tinggi.1 Gejala ini dapat munculkapan saja setelah kejadian stroke.1 Menurut penelitian epidemiologi, hampir 79% pasien strokemengalami depresi, baik di awal atau pada tahap akhir setelah stroke.2 Depresi dilaporkanmemiliki efek yang buruk pula terhadap fungsi afek, perbaikan kognitif, penarikan diri setelahserangan, dan peningkatan angka kematian.1 Banyak penelitian mengatakan bahwa pada pasienstroke yang mengalami depresi, akan terjadi peningkatan persentase mortalitas. Depresi pascastroke juga dapat terjadi sebagai hasil ketidakmampuan pasien melakukan Activity Daily Living.Kondisi ini membuat pasien secara fisik dan mental tidak berdaya dan dapat mengarah ke perasaan tidak kompeten dan tertekan.3 Meskipun depresi dapat mempengaruhi pemulihanfungsional dan kualitas hidup pada pasien stroke, kondisi seperti ini sering diabaikan. Padakenyataannya, hanya sebagian kecil pasien yang didiagnosis dan bahkan lebih sedikit yangdirawat di praktek klinis umum.Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2001 terdapat lebih dari 20,5 juta penderita stroke di seluruh dunia, 3,3 juta diantaranya menyebabkan kematian dan 12,7 juta penderita stroke mengalami depresi. Di Eropa insiden depresi pada stroke mencapai 65%.Sebagian sampai 65% depresi akan membaik dalam tahun pertama, tetapi ada sebagian penderitastroke yang erkembang menjadi depresi kronik. Di Indonesia sebanyak 15%-25% pasien strokeyang dirawat di rumah menderita depresi, pasien stroke yang dirawat di rumah sakit sekitar 30%-40% menderita depresi. Prevalensi penderita stroke selama hidup, pada wanita 10%-25% danlaki-laki 5%-12%. Sekitar 15% penderita depresi melakukan usaha bunuh diri.Pasien stroke sering ditandai dengan adanya sebagian kelemahan tubuh (hemiplegi), mulutmencong, bicara pelo dan gangguan psikologis seperti depresi atau perubahan tingkah laku.6Pasien stroke menjadi depresi karena mengalami kelumpuhan sehingga tidak bisa melakukanActivity Daily Living dan penderita stroke sangat tergantung kepada keluarganya dalammeningkatkan kemampuan pasien untuk mandiri, meningkatkan rasa percaya diri pasien,meminimalkan kecacatan pada stroke.Untuk mencapai hasil optimal, faktor-faktor yang memberikan konstribusi terhadap depresi pada pasien stroke perlu diidentifikasi dengan jelas.1 Bila gangguannya ringan, maka keadaan depresi,irritabilitas atau ansietas dapat diobati dengan psikoterapi. Selain itu,depresi pada pasien stroke bisa dikurangi dengan meningkatkan kegiatan yang menyenangkan atau meningkatkan kegiatanaktifitas sehari-hari atau Activity Daily Living yang dapat dilakukan mandiri oleh pasien.Keluarga yang merupakan tumpuan utama harus diberi konseling atau penerangan mengenaiketerbatasan serta masalah yang dialami penderita.Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan tingkat Activity Daily Living (ADL) dengantingkat depresi pada pasien stroke di Paviliun Flamboyan RSUD Jombang tahun 2012. Penelitimeakukan penelitian ini dengan tujuan untuk Mengidentifikasi tingkat Activity Daily Living(ADL) pada pasien stroke yang dirawat di Paviliun Flamboyan RSUD Jombang tahun 2012,mengidentifikasi tingkat depresi pada pasien stroke yang dirawat di Paviliun Flamboyan RSUDJombang tahun 2012 dan menganalisa hubungan tingkat Activity Daily Living (ADL) dengantingkat depresi pada pasien stroke di Paviliun Flamboyan RSUD Jombang tahun 2012.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->