3lokasi yang berupa gosong karang yang diduga merupakan habitat ikan karang. Adapun koordinatlokasi penelitian adalah sebagai berikut: a) 05°41'31,6" LS - 105°13'22" BT; b) 05°41'51,0" LS-105°13'04,8" BT; c) 05°42'00,9" LS- 105°13'16,9" BT; dan d) 05°41'56,7"LS - 105°13'24,7"BT (Lampiran 1).Bahan-bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah sejumlah komponen elektronikayang terdiri dari transistor, resistor, condensator, LED (
light emitting diode
), yang dirangkaimenjadi suatu wahana pemikat cahaya berkedip dan dioperasikan dengan baterai 6 volt(Lampiran 2). Cahaya yang dihasilkan oleh
light attractor
tersebut memiliki intensitas rata-ratasekitar 22 lux. Alat-alat dan bahan lainnya yang digunakan dalam penelitian ini adalah: TabungPVC berdiameter 2 inchi sebagai wadah pembungkus
light attractor
yang kedap air, GPS, petadasar Pulau Puhawang, wadah (kontainer) plastik sebanyak 15 buah, resin, lem PVC, lem
siliconrubber
, formalin 40% 10 liter, tali PE berdiameter 4 mm sepanjang 30 m, timbangan, bukuidentifikasi ikan, kamera, borang isian dan alat tulis, kapal motor dan perlengkapan selam(kompresor, masker, dan selang karet).Bubu karang yang digunakan adalah bubu yang terbuat dari bahan kawat (
wire
) berukuran(pxlxt) 75x66x33 cm dan memiliki mulut (
funnel
) 1 buah. Kontruksi bubu dapat dilihat padaLampiran 2. Jumlah bubu yang digunakan sebanyak 18 unit dengan perincian sebagai berikut:bubu dengan pemikat cahaya berkedip berwarna merah, biru, hijau, kuning, dan putih masing-masing sebanyak 3 unit, serta 3 unit bubu yang tidak dilengkapi dengan pemikat cahaya sebagaikontrol. Pemikat cahaya berkedip dinyalakan selama bubu dioperasikan. Saat dioperasikan,lampu-lampu LED pada pemikat cahaya tersebut berkedip dengan frekuensi 40-50 kedip/menit.Seluruh bubu tersebut dioperasikan dengan menempatkannya di bawah perairan di sekitargosong karang pada kedalaman antara 20-30 m.
Setting
bubu dilakukan dengan bantuan nelayanbubu yang biasa beroperasi di sekitar gugusan Pulau Puhawang. Saat
setting
alat tangkap,biasanya nelayan-nelayan bubu melakukan penyelaman dengan bantuan kompresor dan masker.Di dasar perairan bubu diikat dengan tali PE berdiameter 4 mm dan diberi pemberat agar tidak hanyut terbawa arus.Penempatan bubu di dasar perairan dilakukan secara acak dan diupayakan agar jarak antarabubu tidak berdekatan, sehingga tidak saling mempengaruhi antara satu perlakuan denganperlakuan lainnya. Jarak antara bubu diupayakan lebih dari 10 m. Waktu pengoperasian bubuadalah 3 hari 2 malam. Hal ini terkait dengan masa operasional pemikat cahaya tersebut, yaitu
Add a Comment
ge_boy4687left a comment
Indra Gumay Yudha replied: