Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gangguan Mobilitas fisik.docx

Gangguan Mobilitas fisik.docx

Ratings: (0)|Views: 393|Likes:
Published by ahmad

More info:

Published by: ahmad on Mar 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/30/2013

pdf

text

original

 
GANGGUAN MOBILITAS FISIK Oleh : Aditya Budianto, S.Kep2010
Mobilitas adalah pergerakan yang memberikan kebebasan dan kemandirian bagi seseorang.Imobilitas didefinisikan secara luas sebagai tingkat aktivitas yang kurang dari mobilitasoptimal. Imobilitas, intoleransi aktivitas, dan sindromdissue sering terjadi pada lansia.Diagnosis keperawatan hambatan mobilitas fisik, potensial sindrom disuse, dan intoleransiaktivitas memberikan definisi imobilitas yang lebih luas.Studi-studi tentang insidensi diagnosis keperawatan yang digunakan untuk lansia yang beradadi Institusi perawatan mengungkapkan bahwa hambatan mobilitas fisik adalah diagnosis pertama atau kedua yang paling sering muncul. Prevalensi dari masalah ini meluas di luar institusi sampai melibatkan seluruh lansiaAwitan imobilitas atau intoleransi aktivitas untuk sebagian besar orang tidak terjadi secaratiba-tiba, bergerak dari mobilitas penuh sampai ketergantungan fisik total atau ketidak aktifan, tetapi lebih berkembang secara perlahan dan tanpa disadari. Intervensi diarahkan pada pencegahan kea rah konsekuensi-konsekuensi imobilitas dan ketidak aktifan dapatmenurunkan kecepatan penurunannya.
 
Imobilitas dan Intoleransi Aktivitas pada LansiaDefinisi
 Sutau keadaan keterbatasan kemampuan pergerakan fisik secara mandiri yang dialamiseseorang
Batasan karakteristik 
 
 
Ketidakmampuan untuk bergerak dengan tujuan di dalam lingkungan, termasuk mobilitas di tempat tidur, berpindah dan ambulasi
 
Keengganan untuk melakukan pergerakan
 
Keterbatasan rentang gerak 
 
Penurunan kekuatan, pengendalian, atau masa otot
 
Mengalami pembatasan pergerakan, termasuk protocol-protokol mekanis dan medis
 
Gangguan koordinasi
Faktor-faktor yang berhubungan
 
 
Intoleransi aktivitas
 
Penurunan kekuatan dan ketahanan
 
 Nyeri dan rasa tidak nyaman
 
Gangguan persepsi atau kognitif 
 
Gangguan neuromuskuler 
 
Depresi
 
Ansietas berat
INTOLERANSI AKTIVITAS
 
Definisi
Suatu keadaan ketidakcukupan energi secara fisiologis atau psikologis pada seseorang untuk  bertahan aau menyelesaikan aktivitas sehri-hari yang dibutuhkan atau diinginkan.
Batasan karakteristik 
 
 
Secara verbal melaporkan keletihan atau kelemahan
 
denyut jantung atau tekanan darah yang tidak normal terhadap aktivitas
 
Rasa tidak nyaman dispneu setelah beraktivitas
 
Perubahan elektrokardiogravis yang menunjukkan adanya disritmia atau iskemia
Faktor-faktor yang berhubungan
 
 
Tirah baring dan imobilitas
 
 
Kelemahan secara umum
 
 
Gaya hidup yang kurang gerak 
 
 
Ketidakseimbanag antara suplai oksigen dan kebutuhan
 
 
Faktor-faktor Internal
 Berbagai factor internal dalam imobilisasi tubuh atau bagian tubuh antara lain;
 
Penurunan fungsimuskuloskeletal
 
Perubahan fungsi neurologist
 
 Nyeri
 
Defisit perceptual
 
Berkurangnya kemampuan kognitif 
 
Jatuh
 
Perubahan hubungan social
 
Aspek psikologis
Faktor-faktor eksternal
 Factor tersebut termasuk;
 
Program terapeutik 
 
Karakteristik penghuni institusi
 
Karakteristik staf 
 
Sistem pemberian asuhan keperawatan
 
Hambatan-hambatan
 
Kebijakan-kebijakan institusi
Dampak masalah pada lansia
 Lansia sangt renan erhadap konsekuensi fisiologis dn psikologis dari imobilitas. Perub ahanyang berhubungan dengan usia disertai dengan penyakit kronis menjadi predisposisi bagilansia untuk mengalami komplikasi-komplikasi ini. Secara fisiologis, tubuh bereaksiterjhadap imobilitas dengan perubahan-perubahan yang hamper sama dengan proses penuaan,oleh karena itu memperberat efek ini.Suatu pemahman tentang dampak imobilitas dapat diperoleh dari interaksi kompetensi fisik,ancaman terhadap imobilitas, dan interpretasi pada kejadian.
MANIFESTSI KLINIS
 Dampak fisiologis dari imobilitas dan ketidak efektifanEfek Hasil
 
Penurunan konsumsi oksigenmaksimum
 
Penurunan fungsi ventrikel kiri
 
Penurunan volume sekuncup
 
Perlambatan fungsi usus
 
Pengurangan miksi
 
Gangguan tidur 
 
Intoleransi ortostatik 
 
Peningkatan denyut jantung, sinkop
 
Penurunan kapasitas kebugaran
 
Konstipasi
 
Penurunan evakuasi kandung kemih
 
Bermimpi pada siang hari, halusinasi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->