Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Bank Yudha Bhakti

Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Bank Yudha Bhakti

Ratings: (0)|Views: 761|Likes:
Published by Indria Larassati
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Bank Yudha Bhakti
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Bank Yudha Bhakti

More info:

Published by: Indria Larassati on Mar 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/30/2013

pdf

text

original

 
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.BANK YUDHA BHAKTI PALEMBANG
 
RICKY APRIANTO
 Universitas Bina Darma Palembang
ABSTRAK 
 
RICKY APRIANTO (08151057) ”
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap KinerjaKaryawan Pada PT. Bank Yudha Bhakti Palembang
”.
Fakultas Ekonomi Program StudiManajemen Universitas Bina darma Palembang. Dibimbing Oleh Rahmad Effendi danMukran Roni.Kepemimpinan yang efektif dalam mengelola sumber daya manusia dalam suatu unit kerjaakan berpengaruh pada prilaku kerja yang diindikasikan dengan peningkatan kinerja unit itusendiri, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan.Penulis melakukan penelitian pada salah satu Bank di palembang tepatnya di PT. Bank YudhaBhakti Palembang. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kepemimpinan (X)terhadap kinerja karyawan (Y). Kinerja karyawan akan meningkat karena didukung beberapafaktor, diantara yang terpenting adalah kepemimpinan. Dalam setiap pencapaian prestasi yangdiperoleh perusahaan dibutuhkan kinerja yang tinggi. Dalam hal ini kepemimpinanmempunyai peranan yang sangat penting, semakin bagus kepemimpinan yang dijalankan olehatasan maka semakin bagus dorongan untuk berprestasi. Metode atau alat analisis yangdigunakan adalah analisis regresi linier sederhana dan uji statistik yaitu uji t. Data diperolehmelalui kuesioner yang dinyatakan kepada 41 orang karyawan. Dari hasil analisis didapatkannilai hasil uji t menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan mempunyai pengaruh palingdominan dengan paling besar 4,035 > 1,684 dan dengan siginifikansi terkecil 0,000,sedangkan analisis regresi menunjukkan hasil konstanta sebesar 13,586 yang berarti jikavariabel bebas dari kepemimpinan tidak diperhatikan maka kinerja karyawan akan menurunsebesar konstanta tersebut.
Kata kunci :
 
Kepemimpinan, Kinerja.
 Perubahan lingkungan organisasi yang semakin kompleks dan kompetitif, menuntut setiaporganisasi dan perusahaan untuk bersikap lebih responsif agar sanggup bertahan dan terus berkembang. Untuk mendukung perubahan organisasi tersebut, maka diperlukan adanya perubahan individu. Proses menyelaraskan perubahan organisasi dengan perubahan individuini tidaklah mudah. Pemimpin sebagai panutan dalam organisasi, sehingga perubahan harusdimulai dari tingkat yang paling atas yaitu pemimpin itu sendiri. Maka dari itu, organisasimemerlukan pemimpin reformis yang mampu menjadi motor penggerak yang mendorong perubahan organisasi.Pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang mengakui kekuatan-kekuatan penting yangterkandung dalam individu. Setiap individu memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda- beda. Setiap individu memiliki tingkat keahlian yang berbeda-beda pula. Pemimpin harusfleksibel dalam pemahaman segala potensi yang dimiliki oleh individu dan berbagai permasalahan yang dihadapai individu tersebut. Dengan melakukan pendekatan tersebut, pemimpin dapat menerapkan segala peraturan dan kebijakan organisasi serta melimpahkantugas dan tanggung jawab dengan tepat. Hal ini sejalan dengan usaha untuk menumbuhkankomitmen organisasi dari diri karyawan. Sehingga pemimpin nantinya dapat meningkatkankepuasan karyawan terhadap pekerjaannya serta dapat meningkatkan kinerja karyawandengan lebih efektif.
 
Pada dasarnya karyawan yang puas terhadap pekerjaanya akan cenderung memiliki kinerjayang tinggi pula.
Hasibuan (2009 : 170),
 
 berpendapat bahwa “ Kepemimpinan adalah cara
seorang pemimpin mempengaruhi prilaku bawahan agar mau bekerja sama dan bekerja secara
 produktif untuk mencapai tujuan organisasi”. Dengan demikian seorang
pemimpin dalamorganisasi harus dapat menciptakan integrasi yang serasi dengan bawahannya juga termasuk dalam membina kerja sama, mengarah dan mendorong gairah kerja para bawahan sehinggatercipta motivasi positif yang akan menimbulkan niat dan usaha (kinerja) yang maksimal jugadidukung oleh fasilitas-fasilitas organisasi untuk mencapai sasaran organisasi. Sedangkanmenurut
Rivai (2011 : 2)
 
menyatakan bahwa “Kepemimpinan (
leadership
) adalah prosesmempengaruhi atau memberi contoh dari pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya
mencapai tujuan organisasi”.
 
Fahmi
 
(2012 : 233)
 
menyatakan “Kinerja ( prestasi kerja ) adalah hasil kerja yang diperolehdari melaksanakan tugas yang dibebankan kepada seseorang”. Sedangkan
Hasibuan
 
(2009 :94)
 
mengatakan bahwa “kinerja
(prestasi kerja) adalah suatu hasil kerja yang dicapaiseseorang dalam melaksanakan tugas tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas
kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu”. Kesediaan dan keterampilan
seseorang tidak cukup efektif untuk mengerjakan sesuatu tanpa pemahaman yang jelastentang apa yang dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya.Maka dapat dipastikan bahwa perilaku seorang pemimpin adalah pengaruh yangmenimbulkan pemahaman tersendiri yang akan berpengaruh terhadap kondisi psikologis bawahan, ada bawahan yang melihat mengamati dan meniru perilaku pemimpin yangditampilkan atasannya dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan harapannya. Apabila prilaku kepemimpinan yang ditampilkan atasan dirasakan sebagai sesuatu yang diharapkan bawahan maka akan memiliki dampak yang lebih baik terhadap kinerja karyawan, sebaliknyaapabila perilaku kepemimpinan yang ditampilkan atasan sebagai sesuatu yang tidak sesuaidengan harapannya maka akan berpengaruh kurang baik terhadap kinerja karyawan.PT. Bank Yudha Bhakti sebagai bank umum swasta non devisa bertujuan untuk mencarikeuntungan (
 profit oriented 
). Keuntungan utama bisnis perbankan yang berdasarkan prinsipkonvensional diperoleh dari selisih bunga simpanan yang diberikan kepada nasabah dengan bunga pinjaman kredit yang disalurkan kepada debitur. Keuntungan dari selisih bunga inidikenal dengan nama
 spread 
 
based 
. Resiko terbesar adalah apabila debitur menunggak  pembayaran, hal ini bisa terjadi karena kesalahan analisis saat pemberian keputusan kredit.Apabila terjadi kredit macet hal ini tentu saja dapat merugikan pihak bank dan karena perkreditan merupakan kegiatan yang langsung berhubungan dengan pendapatan bank makadapat mengurangi laba yang diinginkan.Berdasarkan penelitian penulis menemukan adanya indikasi kredit macet di PT. Bank YudhaBhakti Palembang. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, maka prosedur pemberian kredit pada PT. Bank Yudha Bhakti Palembang memerlukan suatu pemeriksaan manajemen atas prosedur pemberian kredit tersebut agar tidak menyimpang dari ketentuan dan peraturan yangtelah ditetapkan oleh pihak bank serta syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkankredit. Dengan diadakannya pemeriksaan manajemen atas prosedur pemberian kredit tersebutditujukan untuk mengurangi pemberian kredit yang tidak tepat guna sehingga pada akhirnyadapat menekan jumlah kredit macet.Kepemimpinan yang efektif dalam mengelola sumber daya manusia dalam suatu unit kerjaakan berpengaruh pada prilaku kerja yang diindikasikan dengan peningkatan kinerja unit itusendiri, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan.Seorang pemimpin juga harus mampu menciptakan komitmen organisasi pada karyawannya
 
dengan menanamkan visi, misi, dan tujuan dengan baik untuk membangun loyalitas dankepercayaan dari karyawannya. Komitmen karyawan diindikasikan menjadi pemediasi pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja.Berdasarkam uraian dari latar belakang yang telah dipaparkan tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul
“Pengaruh
Kepemimpinan Terhadap Kinerja
Karyawan pada PT. Bank Yudha Bhakti Palembang”
 
1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian
 
1.4.1 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinanterhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Yudha Bhakti Palembang.
1.4.2 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian yang dilakukan penulis pada PT. Bank Yudha Bhakti Palembangadalah sebagai berikut :1.
 
Bagi perusahaanPerusahaan menggunakan penelitian ini agar dapat diketahui kelemahan dan kelebihan darilangkah
 – 
langkah yang diambil perusahaan selama ini, sehingga dimasa yang akan datang perusahaan dapat menentukan kebijakan khususnya mengenai kepemimipinan.1.
 
Bagi karyawanSebagai bahan informasi dan acuan untuk meningkatkan kinerja atau performance dalam berkerja di PT. Bank Yudha bakti Palembang.1.
 
Bagi Pihak LainPenelitian ini dapat dijadikan refrensi untuk menambah pengetahuan dan sekaligus sebagai bahan perbandingan untuk penelitiaan yang serupa.
2.1 Kepemimpinan
 
2.1.1 Pengertian Kepemimpinan
 Kepemimpinan yang efektif merupakan persyaratan vital bagi kelangsungan hidup dankeberhasilan organisasi atau perusahaan. Kepemimpinan itu dikatakan efektif atau tidak tergantung dari gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh seorang pemimpin. Karena sudah jelas bahwa gaya kepemimpinan akan mempunyai pengaruh yang besar terhadap efektifitaskepemimpinannya.Telah banyak ahli mendefinisikan tentang pengertian kepemimpinan, diantaranya adalah
Hasibuan (2009 : 170),
berpe
ndapat bahwa “Kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin
mempengaruhi prilaku bawahan agar mau bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk 
mencapai tujuan organisasi”.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->