Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
24Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Asesmen Berbasis Kompetensi by Indra Maipita

Asesmen Berbasis Kompetensi by Indra Maipita

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 8,046|Likes:
Published by Indra Maipita
Implikasi dari penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) di Universitas Negeri Medan membutuhkan perubahan-perubahan mendasar sistem pendidikan di Unimed di antaranya: (1) perilaku belajar mahasiswa; (2) perilaku mengajar dosen; (3) sistem penilaian; (4) penataan sarana dan prasarana; (5) penataan kelembagaan dan aturan akademik; serta (6) ekspansi tempat belajar. Sebab pembaruan kurikulum akan lebih bermakna bila diikuti dengan perubahan praktik-praktik pembelajaran di kelas (KBM) yang dengan sendirinya akan mengubah praktik-praktik penilaian.
Implikasi dari penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) di Universitas Negeri Medan membutuhkan perubahan-perubahan mendasar sistem pendidikan di Unimed di antaranya: (1) perilaku belajar mahasiswa; (2) perilaku mengajar dosen; (3) sistem penilaian; (4) penataan sarana dan prasarana; (5) penataan kelembagaan dan aturan akademik; serta (6) ekspansi tempat belajar. Sebab pembaruan kurikulum akan lebih bermakna bila diikuti dengan perubahan praktik-praktik pembelajaran di kelas (KBM) yang dengan sendirinya akan mengubah praktik-praktik penilaian.

More info:

Published by: Indra Maipita on Mar 16, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/08/2012

pdf

text

original

 
EVALUASI HASIL BELAJAR(Assesmen Berbasis Kompetensi)Indra MaipitaA. Pendahuluan
Implikasi dari penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) diUniversitas Negeri Medan membutuhkan perubahan-perubahanmendasar sistem pendidikan di Unimed di antaranya: (1) perilakubelajar mahasiswa; (2) perilaku mengajar dosen; (3) sistempenilaian; (4) penataan sarana dan prasarana; (5) penataankelembagaan dan aturan akademik; serta (6) ekspansi tempatbelajar. Sebab pembaruan kurikulum akan lebih bermakna biladiikuti dengan perubahan praktik-praktik pembelajaran di kelas(KBM) yang dengan sendirinya akan mengubah praktik-praktikpenilaian.Dalam pendidikan terdapat dua pengertian penilaian, yakni:
Pertama
, penilaian (a
ssesment 
) yang merupakan kegiatan untukmemperoleh informasi tentang pencapaian dan kemajuan belajarpeserta didik (perseorangan atau sekelompok), danmengefektifkan penggunaan informasi tersebut untuk mencapaitujuan pendidikan.
Kedua
, penilaian (evaluasi) yang berarti kegiatan yang dirancanguntuk mengukur keefektifan suatu sistem pendidikan secarakeseluruhan.Pada kajian ini penulis membatasi diri pada penilaian denganmenggunakan arti penilaian sebagai “
assessment 
” yaitu kegiatanyang dilakukan untuk memperoleh dan mengefektifkan informasitentang hasil belajar mahasiswa pada tingkat kelas selama dansetelah kegiatan belajar mengajar (KBM). Data atau informasi daripenilaian yang dilakukan harus dapat dijadikan bukti yang dapatdigunakan untuk mengukur keberhasilan suatu programpendidikan.Evaluasi merupakan penilaian keseluruhan program pendidikantermasuk perencanaan suatu program substansi pendidikan
1
 
termasuk kurikulum dan penilaian (
assessment 
) danpelaksanaannya, pengadaan dan peningkatan kemampuan tenagapengajar (dosen), pengelolaan (manajemen) pendidikan, danreformasi pendidikan secara keseluruhan.Pada KBK, penilaian mutlak perlu diarahkan pada penggunaancara dan instrumen yang bervariasi. Dalam konteks ini, penilaianmahasiswa mutlak perlu dilatihkan untuk:(a)Mengungkapkan pemahamannya dalam bentuk kalimat sendiri,baik lisan maupun tulisan.(b)Menyatakan gagasan, khususnya dalam bentuk gambar, grafik,diagram, atau simbol-simbol lainnya.(c)Mengembangkan keterampilan fungsional (sosial, proses,praktis, dan sebagainya) dalam berinteraksi dengan lingkunganfisik maupun sosial.(d)Menggunakan lingkungan alam (alam, sosial, dan budaya)sebagai sumber dan media belajar.(e)Penilaian perlu dilakukan dengan pemberian tugas membuatlaporan penelitian, ringkasan, atau tulisan ilmiah.(f)Ranah penilaian perlu diperluas (tidak hanya ranah kognitif saja, tetapi mencakup ranah afektif dan psikomotor).
(g)
Penilaian menggunakan alat dan cara yang bervariasi dalammengumpulkan informasi untuk menilai kemajuan belajarmahasiswa.Penilaian berbasis kompetensi merupakan suatu prosespengumpulan, pelaporan dan penggunaan informasi tentang hasilbelajar mahasiswa dengan menerapkan prinsip-prinsip penilaian,pelaksanaan berkelanjutan, bukti-bukti otentik, akurat dankonsisten sebagai akuntabilitas publik. PBK mengidentifikasipencapaian kompetensi dan hasil belajar yang dikemukakanmelalui pernyataan yang jelas tentang standar yang harus dantelah dicapai disertai dengan peta kemajuan belajar mahasiswadan pelaporan. Penilaian ini dilaksanakan secara terpadu dengankegiatan belajar mengajar, oleh karena itu disebut penilaianberbasis kelas (PBK). PBK dilakukan dengan pengumpulan kerjamahasiswa (
 portofolio
), hasil karya (
 produk 
), penugasan (
 proyek 
),kinerja (
 performance
), dan tes tertulis (
 paper and pencil
).
2
 
B. Tujuan, Fungsi, dan Prinsip Penilaian dalam PBK 
Secara khusus penilaian (
assesment 
) bertujuan untukmemberikan:
1.
Informasi tentang kemajuan hasil belajar mahasiswa secaraindividual dalam mencapai tujuan belajar sesuai dengankegiatan belajar yang dilakukannya;
2.
Informasi yang dapat digunakan untuk membina kegiatanbelajar lebih lanjut, baik terhadap masing-masing mahasiswamaupun terhadap seluruh mahasiswa di kelas;
3.
Informasi yang dapat digunakan oleh dosen dan mahasiswauntuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa,menetapkan tingkat kesulitan/kemudahan untuk melaksanakankegiatan remedial, pendalaman atau pengayaan;
4.
Motivasi belajar mahasiswa dengan cara memberikan informasitentang kemajuannya dan merangsangnya untuk melakukanusaha pemantapan atau perbaikan;
5.
Informasi semua aspek kemajuan setiap mahasiswa dan padagilirannya dosen dapat membantu pertumbuhannya secaraefektif untuk menjadi anggota masyarakat dan pribadi yangutuh.Fungsi evaluasi dalam KBK bagi mahasiswa dan dosen adalahuntuk membantu: (a) mahasiswa dalam mewujudkan dirinyadengan mengubah atau mengembangkan perilakunya ke arahyang lebih baik dan maju; (b) mahasiswa mendapat kepuasan atasapa yang telah dikerjakannya; (c) dosen untuk menetapkanapakah metode mengajar yang digunakannya telah memadai; dan(d) dosen membuat pertimbangan dan keputusan administrasi.Dari jabaran di atas, seharusnya evaluasi dapat meningkatkanmutu pembelajaran. Secara garis besar, posisi evaluasi dalampeningkatan mutu pembelajaran diperlihatkan oleh bagan berikut:
3Berbagi &PengolahanInforamasiInternalisasiMekanismeBalikanEvaluasi

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ivan Suseno liked this
Abibatul Wafiroh liked this
cikngahiyul liked this
ayahaufa liked this
sukabawa liked this
dmustafa liked this
genkanti liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->