pendapatan nelayan. Dari penelitian ini diperoleh gambaran tentang pengaruh penggunaan jenis- jenis umpan alami yang berupa cumi-cumi, udang, kelapa, ikan rucah, dan tulang kambing,terhadap ikan yang tertangkap; selanjutnya dapat diketahui jenis umpan yang efektif untuk menangkap ikan-ikan yang bernilai ekonomis tinggi yang menjadi
major target
pada alat tangkapbubu karang.
2. BAHAN DAN METODE PENELITIAN
Penelitian dilakukan di perairan Pulau Puhawang, Kecamatan Punduh Pidada, KabupatenLampung Selatan pada bulan Maret-April 2005. Penempatan bubu dilakukan di 4 (empat) titik lokasi yang berupa gosong karang yang diduga merupakan habitat ikan karang. Adapun koordinatlokasi penelitian adalah sebagai berikut: a) S 05°41'31,6" - E 105°13'22"; b) S 05°41'51,0" - E105°13'04,8"; c) S 05°42'00,9" - E 105°13'16,9"; dan d) S 05°41'56,7" - E 105°13'24,7"(Lampiran 1).Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cumi-cumi, ikan tembang, kelapadibakar, udang putih, dan tulang kambing dengan berat masing-masing 1500 gram sebagaiumpan bubu. Bahan dan alat lainnya adalah: formalin 40% sebanyak 10 liter, tali PE berdiameter4 mm sepanjang 30 m, timbangan, buku identifikasi ikan, kamera, borang isian dan alat tulis,kapal motor dan perlengkapan selam (kompresor, masker, dan selang karet), serta 18 unit bubukarang. Bubu karang yang digunakan adalah bubu yang terbuat dari bahan kawat (
wire
)berukuran (pxlxt) 75x66x33 cm dan memiliki mulut (
funnel
) 1 buah. Kontruksi bubu dapatdilihat pada Gambar 1.
Gambar 1
.
Skema konstruksi bubu kawat
Indra Gumay Yudha:
Pengaruh perbedaan jenis umpan terhadap hasil tangkapan bubu karang (coral trap) di Perairan Pulau Puhawang, Lampung Selatan
3
Add a Comment