Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Ternate

Makalah Ternate

Ratings: (0)|Views: 174|Likes:
Published by Dianna ElgRand

More info:

Published by: Dianna ElgRand on Apr 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/26/2013

pdf

text

original

 
PERKEMBANGAN HISTORIOGRAFI DAN METODOLOGIDALAM PENELITIAN ILMU SEJARAHOleh
Prof. Dr A. Rasyid Asba, MA
GURU BESAR ILMU SEJARAHUNIVERSITAS HASANUDDINMakassar, Desember 2009
 
PERKEMBANGAN DAN HISTORIOGRAFI DAN METODOLOGIDALAM PENELITIAN ILMU SEJARAHProf. Dr. A. Rasyid Asba MA
1
1.Pengantar
Pada umumnya orang mengartikan "sejarah" sebagai perubahan, tetapi bukansekedar dalam pengertian "change", namun yang dimaksud sesungguhnya adalah"development". Antara "change" dan "development" terdapat perbedaan yang besar.Sejarah sebagai "change" saja bisa bersifat siklis, seperti umumnya terdapat dalammasyarakat tradisional. Dalam masyarakat tradisional sejarah diartikan sebagai berulang-ulangnya struktur sosial-budaya tradisional dari saat ke saat, sehingganampak seolah-olah masyarakat yang bersangkutan tidak mengenal perubahan baru.Dlam masyarakat modern pun kini muncul dengan subur wawasan sejarah yang siklisitu karena orang merasa khawatir dengan perubahan-perubahan yang sangat cepat dimasa kini sehingga seolah-olah masyarakat kehilangan pegangan. Masa lampau,dalam hal terakhir itu, lalu dijadikan model untuk masa kini, atau dengan kata lain,keinginan untuk mewujudkan masa lampau di masa kini."Change" dalam pengertian "development" adalah unsur budaya modern.Masyarakat modern yang mengalami perubahan yang terus-menerus tidak lagimengarahkan pandangan ke masa lampau tetapi ke masa depan dan meninggalkanwawasan sejarah siklis. Perubahan-perubahan sosial-ekonomi yang dahsyat yangdiakibatkan oleh munculnya kapitalisme, industrialisasi dan negara-bangsa,menyebabkan orang menjadi sangat sadar bahwa perubahan adalah kenyataan yangtidak bisa dihindari dan masa depan tidak bisa lagi merupakan sekedar pengulangandari masa lalu.Dalam pengertian sejarah tidak saja diartikan sebagai "development", tetapidiyakini pula bahwa perubahan itu disebabkan oleh manusia, atau manusialah yangmembuat sejarahnya sendiri. Ini merupakan pandangan yang muncul dalam masaEnlightenment di abad ke-18. Inilah yang sesungguhnya merupakan wawasan yangmelahirkan ilmu sejarah dalam abad ke-19. Bersamaan dengan itu sejarah dalam halini dilihat sebagai sejarah universal, karena yang dipentingkan adalah faktor-faktor yang universal, seperti kapitalisme, industrialisasi, negara-bangsa, dan lainnyamenjadi penting di sini.Perkembangan ilmu sejarah sejak itu hingga tahun-tahun 1970-an telahmelahirkan empat metodologi sejarah sosial berbeda-beda (Lloyed 1993: 66-88).Pertama adalah historiografi aliran empiris-positifis yang dalam tahun-tahun 1950-andihidupkan kembali oleh Carl Hempel (Hempel 1942). Kedua adalah aliran yangmelihat individu saja sebagai faktor utama perubahan sosial yang bersifat
1
Makalah ini di samapaikan dalam Kuliah Umum di hadapan Civitas Akademika Universitas SultanHairun Ternate 2009
 
internasional dengan hermeneutika sebagai metodologinya (Collingwood 1956; Dray1986). Ketiga adalah aliran struktural dari Prancis dikenal sebagai "aliran Annales"yang deterministis (Bloch 1989; Braudel 1979; Burke 1990: 1264). Keempattergolong struktural juga, tetapi lebih dikenal sebagai metodologi fungsional ataustruktural sistematis yang bertumpu pada "grand theory" dari Talcott Parsons dan Neil Smelser (Lloyed, loc.cit.).
2. Tolak Ukur Arah Historiografi Indonesia
Arah baru historiografi Indonesia sejak tahun 1980 an mengalami perkembangan yang pesat. Tema-tema mulai bergeser dari sejarah-orang besar ke sejarah orang-orang kecil atau rakyat biasa. Disertasi Sartono Kartodirdjomengenai pemberontakan Banten tahun 1888 dengan perspektif Indonesia sentrismemang mendapat perubahan yang besar khususnya pendekatan dan sumber-sumber yang digunakan, juga telah memperoleh banyak pengikut, terutama paramuridnya di Universitas Gajahmada dan para sejarawan Indonesia yang dididik diBelanda dalam program kerjasama Indonesia Belanda.Perkembangan historiografi tersebut jika dicermati ia tumbuh secaralinea, namun tidak stagnan apalagi gagal, akan tetapi bolehlah kalau kita lihatsebagai bahasa pesimis,lamban bila dibandingkan dengan kemajuaan perkembangan teori dan metodologi ilmu-ilmu sosial lainnya. Ada berbagaialasan yang mungkin bisa memperkuat bahwa historiografi Indonesia tumbuhmengalami kemajuaan. Sejak tahun 1980-an telah muncul sejarah pedesaandengan berbagai tema seperti gerakan petani, gerakan misianis, peranan para bekel, Tanam Paksa, studi berbagai komoditi pertanian seperti kopra, lada,tembakau , kopi, untuk meyebut beberapa di antaranya cukup memberikanvariasi dan diversifikasi yang kaya mengenai sejarah pedesaan Indonesia, Jawadan Luar jawa. Walaupun demikian , yang dipilih cenderung periodesasikolonial dengan penggunaan sumber-sumber Belanda yang cukup dominanKecenderungan menjadikan pedesaan sebagai obyek penelitian jugadilakukan oleh para Indonesianis baik yang ada di Belanda, Australia, Amerikadan Jepang. Apakah dalam rangka memberikan respon terhadap teoriinvolusinya Geertz mengenai petani Jawa ataupun reaksi terhadap pendekatanyang lebih sosiologis dari Jan .Breman mengenai desa-desa di Jawa. Yang jelastema-tema seperti kehidupan masyarakat petani di perkebunan tebu oleh olehRobert Elson, kaitan pemetaan geografis Jawa , lingkungan, dengan produksi pertanian dan penduduk oleh van der Eng, konjuntur produksi tanaman pokok, perkembangan demografi ekonomi pedesaan , diversifikasi ekonomi pedesaanJawa oleh Boomgaard, kaitan antara kemunculan elite dengan komersialisasi pertanian kopi di Sumatra barat oleh Elizabeth Graves, kontrol dan mobilisasi petani masa pendudukan Jepang oleh aiko Kurasawa, Buruh pertambangan diSulawesi Selatan pada pendudukan Jepang oleh A. Rasyid`Asba patut diakuisebagai arah baru yang kaya dalam perkembangan historiografi Indonesia di Era

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->