Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perkap No. 10 Tahun 2010 Tentang Tata Cara Pengelolaan Barang Bukti Di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia

Perkap No. 10 Tahun 2010 Tentang Tata Cara Pengelolaan Barang Bukti Di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia

Ratings: (0)|Views: 13 |Likes:
Published by Yonathan Gautama

More info:

Published by: Yonathan Gautama on Apr 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2014

pdf

text

original

 
PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIANOMOR 10 TAHUN 2010TENTANGTATA CARA PENGELOLAAN BARANG BUKTIDI LINGKUNGAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAKEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang:a.bahwa barang bukti merupakan benda sitaan yang perlu dikeloladengan tertib dalam rangka mendukung proses penyidikan tindakpidana;b.bahwa pengelolaan barang bukti di tingkat penyidikan sampai saatini masih belum tertib yang meliputi tata cara penerimaan,penyimpanan, pengamanan, perawatan, pengeluaran, danpemusnahannya;c.bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalamhuruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan KepalaKepolisian Negara Republik Indonesia tentang Tata CaraPengelolaan Barang Bukti di Lingkungan Kepolisian NegaraRepublik Indonesia;Mengingat:1.Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian NegaraRepublik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4168);2.Keputusan Presiden Nomor 70 Tahun 2002 tentang Organisasi danTata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan:
PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIKINDONESIA TENTANG TATA CARA PENGELOLAAN BARANGBUKTI DI LINGKUNGAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK
HSL RPT TGL 13 JULI 2009
 
2
INDONESIA.
BAB I …..
BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:1.Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya disingkat Polri adalahalat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertibanmasyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman,dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanandalam negeri.2.Penyidik adalah pejabat Polri yang diberi wewenang khusus oleh undang-undanguntuk melakukan penyidikan.3.Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut carayang diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) untukmencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terangtentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.4.Penyitaan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mengambil alih dan ataumenyimpan di bawah penguasaannya benda bergerak atau tidak bergerak,berwujud atau tidak berwujud untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan,penuntutan dan peradilan.5.Barang Bukti adalah benda bergerak atau tidak bergerak, berwujud atau tidakberwujud yang telah dilakukan penyitaan oleh penyidik untuk keperluanpemeriksaan dalam tingkat penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidangpengadilan.6.Barang Temuan sebagai barang bukti adalah benda bergerak atau tidakbergerak, berwujud atau tidak berwujud yang ditinggalkan atau ditemukanmasyarakat atau penyidik karena tersangka belum tertangkap atau melarikan diridan dilakukan penyitaan oleh penyidik.7.Pengelolaan Barang Bukti adalah tata cara atau proses penerimaan,penyimpanan, pengamanan, perawatan, pengeluaran dan pemusnahan bendasitaan dari ruang atau tempat khusus penyimpanan barang bukti.8.Pejabat Pengelola Barang Bukti yang selanjutnya disingkat PPBB adalahanggota Polri yang mempunyai tugas dan wewenang untuk menerima,menyimpan, mengamankan, merawat, mengeluarkan dan memusnahkan bendasitaan dari ruang atau tempat khusus penyimpanan barang bukti.
 
3
9. Tempat …..9.Tempat Penyimpanan Barang Bukti adalah ruangan atau tempat khusus yangdisiapkan dan ditetapkan berdasarkan surat ketetapan oleh Kepala Satuan Kerja(Kasatker) untuk menyimpan benda-benda sitaan penyidik berdasarkan sifat dan jenisnya yang dikelola oleh PPBB.
Pasal 2
Tujuan peraturan ini adalah:a.sebagai pedoman bagi penyidik dan PPBB untuk mengelola barang bukti dengantertib di lingkungan Polri; danb.terwujudnya tertib administrasi pengelolaan barang bukti dalam prosespenyidikan di lingkungan Polri.
Pasal 3
Prinsip-prinsip pengelolaan barang bukti dalam peraturan ini meliputi:a.legalitas, yaitu setiap pengelolaan barang bukti harus sesuai denganketentuan peraturan perundang-undangan;b.transparan, yaitu pengelolaan barang bukti dilaksanakan secara terbuka;c.proporsional, yaitu keterlibatan unsur-unsur dalam pelaksanaanpengelolaan barang bukti harus diarahkan guna menjamin keamanannya;d.akuntabel, yaitu pengelolaan barang bukti dapat dipertanggungjawabkansecara hukum, terukur, dan jelas; dane.efektif dan efisien yaitu setiap pengelolaan barang bukti harus dilakukandengan mempertimbangkan adanya keseimbangan yang wajar antara hasildengan upaya dan sarana yang digunakan.
BAB IIPENGGOLONGAN BARANG BUKTIPasal 4
Barang bukti dapat digolongkan berdasarkan benda:a.bergerak; danb.tidak bergerak.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->