KATA PENGANTAR
نإﺪﻤﺤﻟاﷲهﺪﻤﺤﻧﮫﻨﯿﻌﺘﺴﻧوهﺮﻔﻐﺘﺴﻧوذﻮﻌﻧوﷲﺎﺑﻦﻣروﺮﺷﺎﻨﺴﻔﻧأﻦﻣوتﺎﺌﯿﺳ،ﺎﻨﻟﺎﻤﻋأﻦﻣهﺪﮭﯾﷲاﻼﻓﻞﻀﻣ،ﮫﻟﻦﻣو
ﻞﻠﻀﯾﻼﻓيدﺎھ،ﮫﻟﺪﮭﺷأونأﻻﮫﻟإﻻإﷲاهﺪﺣوﻻﻚﯾﺮﺷ،ﮫﻟﺪﮭﺷأونأًاﺪﻤﺤﻣهﺪﺒﻋنإﻮﺳروﺪﻤﺤﻟاﷲهﺪﻤﺤﻧﮫﻨﯿﻌﺘﺴﻧو
هﺮﻔﻐﺘﺴﻧوذﻮﻌﻧو ﺑﷲﺎﻦﻣروﺮﺷﺎﻨﺴﻔﻧأﻦﻣوتﺎﺌﯿﺳ،ﺎﻨﻟﺎﻤﻋأﻦﻣهﺪﮭﯾﷲاﻼﻓﻞﻀﻣ،ﮫﻟﻦﻣوﻞﻠﻀﯾﻼﻓيدﺎھ،ﮫﻟﺪﮭﺷأونأ
ﻻﮫﻟإﻻإﷲاهﺪﺣوﻻﻚﯾﺮﺷ،ﮫﻟﺪﮭﺷأونأًاﺪﻤﺤﻣهﺪﺒﻋﮫﻟﻮﺳرو
.
ﻰﻠﺻﷲاﮫﯿﻠﻋوﻰﻠﻋﮫﻟاوﮫﺑﺎﺤﺻأﻦﯿﻌﻤﺟأ
.
ﺎﻣأﺪﻌﺑ
Jika kita memperhatikan kenyataan kaum muslimin saat ini, terutama dalam masalah ibadah mereka,maka kita akan merasa terharu, dimana banyak sekali diantara mereka yang melakukan sesuatu dariibadah apa yang tidak ada dasarnya, baik dalam Al Qur’an dan As Sunnah, maupun dalam amalan-amalan salaful ummah. Apa yang mereka kerjakan kebanyakan hanyalah dilandasi oleh perasaan, akaldan keinginan pribadi (hawa nafsu) mereka atau karena hanya bertaklid buta mengikuti adat kebiasaan(apa yang telah dirintis oleh orang-orang tua mereka). Karena itulah sehingga jika mereka ditanyatentang apa yang mereka lakukan itu, niscaya mereka akan menjawab: “Rasanya enak kalau kitamelakukan yang seperti ini”. Atau “Menurut saya ini adalah sesuatu yang baik”, atau “Beginilah yangdilakukan orang-orang tua kita, apakah anda mau merubah apa yang telah dirintis dengan susah payaholeh orang-orang tua kita dahulu?”. Padahal mereka tidak menyadari bahwa jawaban-jawaban yangmereka sebutkan itu semua tidak ada bedanya dengan jawaban-jawaban orang-orang jahiliyyah dahuluketika mereka ditanya, yang mana hal semacam itu telah dibantah oleh Alloh –subhanahu wa ta’ala-melalui lisan Rosululloh Muhammad –shallallohu ‘alaihi wa sallam- dengan ayat-ayatNya:
ِﻮَ ﻟَوَﻊَ ﺒﱠ ﺗاﱡﻖَ ﺤْ ﻟاْﻢُ ھءاَﻮْ ھَأِتَﺪَ ﺴَ ﻔَ ﻟُتاَوﺎَ ﻤﱠ ﺴﻟاُضْرَ ﺄْ ﻟاَوﻦَ ﻣَو ﯿِ ﻓﱠﻦِ ﮭْﻞَ ﺑﻢُ ھﺎَ ﻨْ ﯿَ ﺗَأْﻢِ ھِﺮْ ﻛِﺬِ ﺑْﻢُ ﮭَ ﻓﻦَ ﻋﻢِ ھِﺮْ ﻛِذِﻮَ ﻟَﻮَ ﻧﻮُ ﺿِﺮْ ﻌﱡ ﻣَﻊَ ﺒﱠ ﺗاﱡﻖَ ﺤْ ﻟا
ْﻢُ ھءاَﻮْ ھَأِتَﺪَ ﺴَ ﻔَ ﻟُتاَوﺎَ ﻤﱠ ﺴﻟاُضْرَ ﺄْ ﻟاَوﻦَ ﻣَوﱠﻦِ ﮭﯿِ ﻓْﻞَ ﺑﻢُ ھﺎَ ﻨْ ﯿَ ﺗَأْﻢِ ھِﺮْ ﻛِﺬِ ﺑْﻢُ ﮭَ ﻓﻦَ ﻋﻢِ ھِﺮْ ﻛِذَنﻮُ ﺿِﺮْ ﻌﱡ ﻣ
Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semuayang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan (Al Qur'an)mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu. (QS. Al Mu’minun: 71)Dalam ayat yang lain Alloh berfirman :
اَذِإَوَﻞﯿِ ﻗُﻢُ ﮭَ ﻟاﻮُ ﻌِ ﺒﱠ ﺗاﺎَ ﻣَلَﺰﻧَأُﮫﱠ ﻠﻟااﻮُ ﻟﺎَ ﻗْﻞَ ﺑُﻊِ ﺒﱠ ﺘَ ﻧﺎَ ﻣﺎَ ﻧْﺪَ ﺟَوِﮫْ ﯿَ ﻠَ ﻋﺎَ ﻧءﺎَ ﺑآْﻮَ ﻟَوَأَنﺎَ ﻛُنﺎَ ﻄْ ﯿﱠ ﺸﻟاْﻢُ ھﻮُ ﻋْﺪَ ﯾﻰَ ﻟِإِباَﺬَ ﻋِﺮﯿِ ﻌﱠ ﺴﻟااَذِإَوَﻞﯿِ ﻗ
ُﻢُ ﮭَ ﻟاﻮُ ﻌِ ﺒﱠ ﺗاﺎَ ﻣَلَﺰﻧَأُﮫﱠ ﻠﻟااﻮُ ﻟﺎَ ﻗْﻞَ ﺑُﻊِ ﺒﱠ ﺘَ ﻧﺎَ ﻣْﺪَ ﺟَوﺎَ ﻧِﮫْ ﯿَ ﻠَ ﻋﺎَ ﻧءﺎَ ﺑآْﻮَ ﻟَوَأَنﺎَ ﻛُنﺎَ ﻄْ ﯿﱠ ﺸﻟاْﻢُ ھﻮُ ﻋْﺪَ ﯾﻰَ ﻟِإِباَﺬَ ﻋِﺮﯿِ ﻌﱠ ﺴﻟا
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang diturunkan Allah". Mereka menjawab:"(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya". Danapakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalamsiksa api yang menyala-nyala (neraka)? (QS. Luqman: 21)Dalam ayat yang lain:
ْمَأْﻢُ ﮭَ ﻟءﺎَ ﻛَﺮُ ﺷاﻮُ ﻋَﺮَ ﺷﻢُ ﮭَ ﻟَﻦﱢ ﻣِﻦﯾﱢﺪﻟاﺎَ ﻣْﻢَ ﻟَ ﯾنَذْ ﺄِﮫِ ﺑُﮫﱠ ﻠﻟاﺎَ ﻟْﻮَ ﻟَوُﺔَ ﻤِ ﻠَ ﻛِﻞْ ﺼَ ﻔْ ﻟاَﻲِ ﻀُ ﻘَ ﻟْﻢُ ﮭَ ﻨْ ﯿَ ﺑﱠنِإَوَﻦﯿِ ﻤِ ﻟﺎﱠ ﻈﻟاْﻢُ ﮭَ ﻟٌباَﺬَ ﻋٌﻢﯿِ ﻟَأْمَأْﻢُ ﮭَ ﻟ
ءﺎَ ﻛَﺮُ ﺷاﻮُ ﻋَﺮَ ﺷﻢُ ﮭَ ﻟَﻦﱢ ﻣِﻦﯾﱢﺪﻟاﺎَ ﻣْﻢَ ﻟنَذْ ﺄَ ﯾِﮫِ ﺑُﮫﱠ ﻠﻟاﺎَ ﻟْﻮَ ﻟَوُﺔَ ﻤِ ﻠَ ﻛِﻞْ ﺼَ ﻔْ ﻟاَﻲِ ﻀُ ﻘَ ﻟْﻢُ ﮭَ ﻨْ ﯿَ ﺑﱠنِإَوﱠ ﻈﻟاَﻦﯿِ ﻤِ ﻟﺎْﻢُ ﮭَ ﻟٌباَﺬَ ﻋٌﻢﯿِ ﻟَأ
Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agamayang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah merekatelah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amatpedih. (QS. Asy Syuura: 21)
Leave a Comment