Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
viskositas 1

viskositas 1

Ratings: (0)|Views: 114|Likes:
viskosity
viskosity

More info:

Published by: Bagus Drajat Trimulyo on Apr 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/17/2014

pdf

text

original

 
Dasar Dasar Aliran Fluida
 setidaknya ada beberapa faktor fisik yang ada dalam tubuh fluida yang mempengaruhimekanisme transportasi fluida. dua yang paling penting adalah densitas dan viskositas yang akan kita bahas disini sebelum mengacu kepada faktor faktor lain (kinematikagerakan aliran fluida) yang dipengaruhi oleh dua karakter fisik ini.densitas fluida dilambangkan dengan
 
 ρ
 
(rho) merupakan massa per unit volume fluida.densitas mempengaruhi magnitud (tingkat) gaya yang bekerja dalam fluida dan diatas bed juga seiring dengan kemampuan partikel akan jatuh (settle) dalam fluida (lebihlambat di fluida yang leibh padat). densitas ini memiliki pengaruh khusus pada fluidaterutama yang di lereng yang disebabkan oleh gravitasi. densitas bervariasi pada fluida yang berbeda, dan hal ini akan mempengaruhi perilaku fluida dalam mengangkutsedimen juga berbeda sebagai contoh air memiliki densitas 0.998 g/mL padatemperatur 20° C, dan ternyata udara lebih kecil 700 kali dibandingin air densitasnya.maka bisa dibayangin benda yang jatuh bebas (tidak ada lagi aliran secara lateral) diudara pasti lebih cepat (plus gesekan udara diam) dibandingkan di air yang tenang.densitas fluida berkurang seiring dengan bertambahnya tempertur fluida. Viskositas diartikan sebagai ukuran kemampuan fluida untuk mengalir (Boggs, 2006),atau ukuran ketahanan fluida terhadap deformasi oleh shear stress dan tensile stress(Wikipedia LOL). atau di dalam mekanika fluida viskositas yang umum dari definisi inidikenal juga sebagai viskositas dinamik (Dynamic viscosity atau
 µ
) meski dikenal juga viskositas kinematik (Kinematic viscosity atau
v
). fluida dengan viskositas yang lebihtinggi (atau lebih kental) akan mengalir lebih lambat daripada yang viskositanya rendah(lebih encer), viskosiatas air lebih rendah dari madu silahkan liat yang mana yang lebihcepat ngalir di bidang miring air apa madu?? (jawabannya adalah kelereng wkwkwkwk).air memiliki viskositas 55 kali lebih besar dari udara pada suhu 20° C (Blatt, Middleton,Murray, 1980). sama kayak densitas viskositas juga akan menurun seiring dengan bertambahnya temperatur atau viskositas akan naik kalau tempertur turun . menurutBoggs (2006) viskoistas ini memegang peranan penting dalam mempengaruhiturbulensi air (kita bahas lebih detil nanti), dimana meningkatnya viskositas akanmenkan turbulensi arus (Boggs, 2006). menurunnya tubulensi juga akan menambahkemampuan air dalam meng
erosi dan meng’entrain’ sedimen. kita akan bahas
mengenai viskositas (dinamik) dibawah.
oh iye hampir lupe aye… di pembahasan mekanisme transport sedimen ini banyak 
istilah istilah yang sering dipakai untuk menjelaskan prosesnya ada erosion, weathering,entrainment, transportation, settling, dan deposition.. semuanya bahasa inggeris dan
 
pengertiannya berbeda satu sama lain, meski ada bahasa indonesianya tapi saya belum
tahu… weathering diartikan sebagai pengrusakan (wew gue gak tau kata kata pasnya
dari breaking down) atau hancurnya (lapuk) batuan menjadi partikel partikel yang lebihkecil akibat proses proses abrasi oleh: angin, air, panas (
heat expansion crack
andabrasion), dingin (
 frost wedging
),
hydraulic fracture
, aktivitas biogenik, dan prosestransportasi yang menghantam material terangkut didasar tubuh fluida (bed) saattransportasi terjadi.weathering dibagi dua yaitu chemical weathering dan mechanical weathering. Erosion diartikan sebagai pergerakan material yang telah lapuk tadi darisatu tempat ke tempat lain oleh agen agen erosi (yang juga agen agen transportasi yaituair, angin, es, gravitasi). transportasi diartikan sebagai proses pergerakan material solid(dalam hal ini sedimen) dalam fluida akibat kombinasi dari gravitasi dan pergerakanfluida itu sendiri. sedangkan Entrainment merupakan istilah untuk proses mekanis yang terjadi saat partikel sedimen akan bergerak pertama kali (sesaat sebelumtransportasi terjadi). Settling secara harfiah artinya tenang, tenggelam, jatuh,pengendapan, dan lain lain tapi di proses geologi kita artikan settling sebagai
‘tenggelam’ alias jatuhnya sedimen karena sudah tidak ada lagi gaya yang
mengankutnya (arus tenang) tentu saja dipengaruhi oleh densitas fluida dan geometridan densitas dari butiran. terakhir Deposition secara harfiah artinya pengendapankarena artinya itu ya itulah dia bukan bukan, deposition adalah prosespengendapan material material yang terangkut oleh fluida ke lingkungan pengendapan(artinya pengendapan terjadi setelah proses proses tadi; weathering, erosion,entraintment, transportation, dan settling terjadi alias terhenti). oke sip???
lanjuuuuuttt….
 
kita mulai dari mana yah??? mmm….. oke sebelumnya mari kentut dulu….
 
 Viskositas dinamik 
 dari definisi kita tahu kalau viskositas ini berhubungan dengan shear stress atau tensilestress yang terjadi pada fluida, bagaimana ilmuwan menjelaskan hal ini?pemahaman mengenai viskoistas dan penjelasan detailnya bisa dipahami melaluipercobaan sederhana dua plate yang bergerak saling berlawanan pada permukaan (atasdan dasar) fluida.
 
 
dua plat yang berada membatasi tubuh fluida (atas dan bawah) yang atasnya gerak anggap aja yang bawahnya
diem… dan fluida yang berada di dalamnya akan merespon ‘shearing force’ ini dengan tingkat viskositasnya
dipengaruhi oleh perkalian gaya gesek (shear) terhadap jarak antar plat (dy) dibagi jarak pergeseran plat yang
bergerak (du) dari titik awal atau µ=τ/(du/dy)(pusing ya?? haha)
 
Oke, dari gambar diatas kita bisa simpulkan ada dua plat yang membatasi fluida plat yang bawah statis (diam) plat yang diatas bergerak. gaya pergeseran (shear stress)alias
τ 
(thou) diartikan sebagai besarnya gaya yang diperlukan untuk menggeser plat yang diatas melawan gaya viskositas molekuler fluida (
 µ dibaca: myu
) terhasdapseberapa besar pergeseran. diekspresikan dalam persamaan dibawah ini:
τ 
=
 µ
(du/dy)………………………………………… (1)
 dimana:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->