Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Skripsi BAB II - IV - Pengaruh Profesionalisme dan Kompensasi Guru Terhadap Kinerja Guru di MTs HM Tribakti Kediri.docx

Skripsi BAB II - IV - Pengaruh Profesionalisme dan Kompensasi Guru Terhadap Kinerja Guru di MTs HM Tribakti Kediri.docx

Ratings: (0)|Views: 1,622|Likes:
Published by Rafi Barca
Skripsi BAB II - IV - Pengaruh Profesionalisme dan Kompensasi Guru Terhadap Kinerja Guru di MTs HM Tribakti Kediri
Skripsi BAB II - IV - Pengaruh Profesionalisme dan Kompensasi Guru Terhadap Kinerja Guru di MTs HM Tribakti Kediri

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Rafi Barca on Apr 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/03/2013

pdf

text

original

 
BAB IIKAJIAN PUSTAKAA.
 
Profesionalisme guru
1.
 
Pengertian profesionalisme guruKata profesi dapat diartikan dalam dua makna,menurut maknaetimologi dan terminology
 – 
secara etimologi, profesi berasal dari istilah bahasa Inggris profession atau bahasa latin profecus, yang artinyamengalami, pengakuan, menyatakan mampu, atau ahli dalam melakukan pekerjaan tertentu. Sedangkan menurut makna terminology profesi dapatdiartikan sebagai suatu pekerjaan yang mempersyaratkan pendidikantinggi bagi pelakunya.
1
 Menurut istilah profesionalisme ialah yang mengajarkan bahwasetiap pekerjaan harus dilakukan oleh orang yang professional, orang yang professional ialah orang yang memiliki profesi
2
 Dari diskirpsi diatas dapat di ambil sebuah kesimpulan bahwa profesionalisme adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara professionaloleh seseorang yang memiliki keahlian tertentu, adanya keseimbanganantara hak yang diterima seseorang dengan kewajiban yang harusdilaksanakannya. Dan pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan penuh rasatanggung jawab serta mengandung konsekuensi logis ( beban moral ).Dalam dunia pendidikan pelaksanaan profesi disebut dengan guru atau pendidikan.Adapun pengertian guru professional adalah orang yang memilikikemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga mampumelakukan tugas dan fungsinya sebgai guru dengan kemampuan yangmaksimal atau dengan kata lain guru professional adalah orang yangterdidik dan terlatih dengan baik serta memiliki pengalaman yang kayadibidangnya. Yang dimaksud dengan terlatih dan terdidik bukan hanyamemperoleh pendidikan formal tetapi juga harus menguasai berbagai
9
Saudarman Danim,
Inovasi Pendidikan ,dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme TenagaKependidikan
. Bandung. Pustaka Setia 2002 hal 20
 –
21
2
Ahmad Tafsir.
Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam
. Bandung Remaja. Rosdakarya hal 107
 
strategi atau teknik didalam kegiatan belajar mengajar serta menguasailandasan
 – 
landasan kependidikan.Menurut office of educational Research and Improvement ( 1991 )untuk mendapatkan status professional memerlukan ilmu sebagai ukuranatau standar 
 – 
pelaksanaan kegiatan itulah yang akan di pakai sebagaiukuran untuk menilai cara mengajar seseorang yang selanjutnya akandiukur dan dijadikan tolak ukur atau standar dalam penilaian profesimengajar. Rumusan dari tolak ukur ini akan diperlukan untuk menilai bagaimana pengajar itu memenuhi pemahaman ilmu dasar dan untuk menilai bagaimana pengajar itu memenuhi pemahaman ilmu dasar danuntuk pemberian sertifikat kepada guru yang telah memenuhi standarttertentu.2.
 
Beberapa jenis kompetensi yang harus dimiliki guruKeberhasilan guru bisa dilihat apabila kriteria
 – 
kriteria yang adatelah mencapai secara keseluruhan. Dalam hal ini guru harus memilikikompetensi yang akan dapat menunjang kelancaran dalam proses belajar mengajar. Kemampuan yang harus di miliki guru sebab Standar NasionalPendidikan pasal 28 ayat 3 yang berbunyi :Kompetensi sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikandasar dan menengah serta pendidikan anak usia dini meliputi :a.
 
Kompetensi peadagogik  b.
 
Kompetensi kepribadianc.
 
Kompetensi profesionald.
 
Kompetensi sosial
3
 Adapun penjelasan dari ke empat dari kompetensi tersebut adalah :a.
 
Kompetensi Paedagogik Adalah mengenai bagaimana kemampuan guru dalammengajar, dalam Peraturan Pemerintah RI No 19 Tahun 2005tentang Standar Nasional Pendidikan dijelaskan kemampuan ini
meliputi “kemampuan mengelola pembelajaran yang meliputi
 pemahaman terhadap peserta didik, perancang dan pembelajaran,evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya
.
4
 
3
 
Peraturan pemerintah
 
RI NO 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan
(Jakarta : CV EkoJaya,2005)h.26
4
 
Peraturan Pemerintah
 RI No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
. Hal. 73
 
Kompetensi paedagogik ini berkaitan pada saat gurumengadakan proses belajar mengajar di kelas. Mulai dari membuatskenario pembelajaran memilih metode, media juga alat evaluasi bagi anak didiknya. Karena bagaimanapun dalam proses belajar mengajar sebagian besar hasil belajar peserta didik ditentukan oleh peranan guru. Guru yang cerdas dan kreatif akan mampumenciptakan suasana belajar yang efektif dan efisien sehingga pembelajaran tidak berjalan sia
 – 
sia.Jadi kompetensi peadagogik ini berkaitan dengan kemampuanguru dalam proses belajar 
 – 
mengajar yakni persiapan mengajar yang mencakup merancang dan melaksanakan skenario pembelajaran, memilih metode, media, serta alat evaluasi bagianak didik agar tercapai tujuan pendidikan baik pada tanahkognitif, afektif, maupun psikomotorik siswa. b.
 
Kompetensi KepribadianBerperan sebagai guru memerlukan kepribadian yang unik.Kepribadian guru ini meliputi kemampuan kepribadian yangmantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibaha, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia.Seorang guru harus mempunyai peran ganda. Peran tersebutdiwujudkan sesuai dengan situasi dn kondisi yang dihadapi.Adakalanya guru harus berempati pada siswanya danadakalanya guru harus bersikap kritis. Berempati maksudnya guruharus dengan sabar menghadapi keinginan siswanya juga harusmelindungi dan melayani siswanya tetapi disisi lain guru jugaharus bersikap tegas jika ada siswanya berbuat salah.Menurut Moh. Uzer Usman kemampuan kepribadian guru meliputihal
 – 
hal berikut :1)
 
Mengembangkan kepribadian2)
 
Berinteraksi dan berkomunikasi3)
 
Melaksanakan bimbingan.4)
 
Melaksanakan penelitian sederhana untuk keperluan pengajaran.
5
 
5
Moh.Uzer Usman,
Menjadi Guru Profesional 
. (Bandung : PT Remaja Rosda Karya, 2003 ), h. 16

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->