Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Naskah Drama 7 orang

Naskah Drama 7 orang

Ratings: (0)|Views: 209 |Likes:
Published by Dwi Ayu Mujiani
tugas drama bahasa indonesia ibu Karlina
tugas drama bahasa indonesia ibu Karlina

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Dwi Ayu Mujiani on Apr 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/01/2013

pdf

text

original

 
Naskah drama
Proudly present
“ya! Ini keluarga ku”
 
 Actor & actress by :
 
 Ayu karlina : Ibu nya ira
 
Dwi ayu mujiani : Dwi
 
 M. asyraf : Asyraf 
 
 M. soleh nugroho ; soleh
 
 Shabira.c : Ira
 
 Syahroni : Ayah Zahra
 
Zahra karimah : Zahra Sman 22 jakarta
 
Di pagi yang cukup cerah, diselimuti embun yang masih belum beranjak rupanya.Tidak ada alasan siapapun untuk merubah damai nya energi positif yangdiberikan kali ini. Tetapi tidak dengan keluarga Zahra, mungkin hanya keluargaini yang bisa merubah hal itu.Zahra : Ayah! Kenapa hanya membangunkanku sekali? Kalau tidak niat, janganlakukan! (nada emosi terdengar lantang seketika Zahra menghampiri ayah &kakaknya di meja makan)Ayah : bukan maksud ayah, ayah hanya ...Asyraf : kakak yang menyuruh ayah. Sudah cukup kamu membentak ayah sepertiitu. Tidak sopan.Zahra : terus saja kalian seperti ini, seperti bukan keluarga. Seharusnya akutidak ikut dengan ayah
Asyraf : (tertawa kecil) ‘seharusnya aku tidak ikut dengan ayah’ sana pergi kalau
kamu menyesalAyah : cukup kalian berdua! (ayah meninggalkan meja makan)Zahra dan asyraf terdiam lalu Zahra segera pergi ke sekolahAsyraf : keluarga ini bukan keluarga karena kamu!Berbeda dengan keluarga Zahra yang tidak pernah menikmati tenangnya pagi.Keluarga Ira adalah sebuah keluarga yang tidak pernah kekurangan kecerahandan kebahagiaan apapun yang terjadi.Ibu : bang, kamu sudah bangunkan adikmu? (ibu masih menggoreng)Ira : aku disini! (ira datang mengagetkan ibu di dapur)Ibu : masyaAllah perawan ibu, bikin kaget sajaSoleh : ra, abang sepertinya tidak bisa mengantar kamu ke sekolah. Maaf yaabang harus segera tiba di kampus pagi iniIra : yah.. ya sudah kalau abang memang tidak sempat, aku jalan sendiri sajaSoleh : aduh adik abang yang satu ini memang yang paling paling. Pulang akanabang bawakan sesuatu untukmuIra : tidak perlu bang, lebih baik uangnya disimpan untuk yang lainnyaIbu : benar itu bang. Ya sudah sana kamu berangkat nanti telatTak lama Soleh meninggalkan rumah, Ira pun berpamitan kepada ibu untukberangkat sekolah.
 
Keluarga Zahra memang tak seharmonis keluarga Ira, tetapi semua pasti akan
berubah, karena ‘tak’ takan selamanya menjadi ‘tak’
 Kebetulan Zahra dan Ira bersekolah di sekolah yang sama dan berada di kelasyang sama. Walaupun begitu mereka berdua jarang sekali bertegur sapa.(di ruang kelas)Dwi : ira.. lihat deh sini(ira segera menghampiri Dwi yang berada di depan papan tulis)Ira : ada apa? Ha? Inikan pembagian kelompok tim belajar untuk 1 bulan.Umm..Dwi : iya ra, dan kamu harus lihat ini ( Dwi menunjukan sebuah nama)Ira : Zahra? Wah bagus dong kita satu tim sama dia.Dwi : kok bagus? Ih dia kan sombong banget raIra : bagus lah jadinya kita bisa lebih kenal dia nantinya. Siapa tahu dia itutidak sama yang kamu pikir.Dwi : tapi kalau dia benar sombong orangnya, terus pasti akan menyebalkan..(tiba-tiba Ira menginjak kaki Dwi)Ira : husst...Ternyata Zahra baru saja masuk ke dalam kelas, dan langsung saja Iramenghampiri Zahra yang saat itu langsung duduk di bangkunya.Ira : hei Zah, um ternyata kita 1 tim belajar.Zahra : ya? Siapa saja?Dwi : aku!Zahra : oh ya sudah. Kita bicarakan nanti saja.Tanpa panjang lebar Zahra langsung beranjak dari bangkunya dan meninggalkanmereka berdua.Dwi : oh. Sang putri berbicara seperlunya dia.. lihat kan di seperti itu raIra : (hanya tersenyum) ya sudah kita ke kantin?Dwi dan Ira menuju kantin. Dan seperti itulah sikap Zahra kepada teman-temannya. Entah karena apa dia seperti itu.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->