Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PSA No. 73 Informasi Keuangan Interim SA Seksi 722

PSA No. 73 Informasi Keuangan Interim SA Seksi 722

Ratings: (0)|Views: 3 |Likes:
Published by Hadi Pranggono
Pernyataan Standar Akuntansi Indonesia. Pernyataan ini digunakan untuk teman-teman yang bekerja di dunia akuntansi dan auditor...
Pernyataan Standar Akuntansi Indonesia. Pernyataan ini digunakan untuk teman-teman yang bekerja di dunia akuntansi dan auditor...

More info:

Published by: Hadi Pranggono on Apr 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/05/2013

pdf

text

original

 
INFORMASI KEUANGAN INTERIM
Sumber:
PSA No. 73
PENDAHULUAN
01 Seksi ini memberikan pedoman mengenai sifat, saat, dan lingkup proseduryang hares diterapkan oleh akuntan publik dalam melakukan
review
atas informasikeuangan in-terim, sebagaimana didefinisikan dalam paragraf 02 dan ataspelaporannya sesuai dengan perikatan yang bersangkutan. Seksi ini juga menetapkanpersyaratan komunikasi tertentu bagi akuntan yang mengadakan perikatan untukmelaksanakan jasa tertentu yang berkaitan dengan informasi keuangan interimsebagaimana dijelaskan dalam paragraf 05.02 Dalam Seksi ini , istilah
informasi atau laporan keuangan interim
berarti informasikeuangan atau laporan keuangan untuk jangka waktu kurang dari setahun penuh atauuntuk jangka waktu dua belas bulan namun berakhir pada tanggal selain tanggal akhirtahun buku perusahaan.
KETERTERAPAN
03 Seksi ini hanya berlaku bagi:
a.
Perikatan untuk
me-review
informasi atau laporan keuangan interim yangditerbitkan oleh entitas publik yang disajikan tersendiri baik dalam bentuk laporankeuangan atau dalam bentuk ringkasan.
 ________________________________________ 1
Dalam Seksi ini, yang dimaksud dengan entitas publik meliputi semua entitas (a) yangsekuritasnya diperdagangkan dalam pasar publik, baik dalam pasar modal (dalam negeri atau luarnegeri) atau
over-the-counter market,
termasuk sekuritas yang ditawarkan secara lokal atauregional, (b) yang melakukan pendaftaran kepada pihak yang berwenang dalam persiapan untukmenjual golongan sekuritas apa saja dalam pasar publik, atau (c) yang merupakan anakperusahaan,
 joint venture,
atau entitas yang dikendalikan oleh entitas yang termasuk dalam (a)atau (b). Jika suatu entitas publik tidak memiliki laporan keuangan tahunan auditan, akuntan publikmungkin diminta untuk me-review laporan keuangan tahunan atau interim. Dalam hal ini, akuntanpublik dapat melakukan
review,
dan jika demikian ia harus mengacu ke pedoman yang diaturdalam Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan
Review.
Pernyataan tersebut berisi standar,prosedur, dan bentuk laporan auditor bagi perikatan semacam itu.2 Standar Jasa Akuntansi dan
Review
memberikan panduan yang berkaitan dengan laporan
722.1
 
Standar Profesional Akuntan Publik
 b.
Informasi keuangan interim yang menyertai, atau dimasukkan dalam catatan ataslaporan keuangan auditan suatu entitas publik.
c.
Informasi keuangan interim yang dimasukkan dalam catatan atas laporan keuanganauditan suatu entitas nonpublik
3
.04 Seksi ini juga memberikan pedoman bagi pelaporan oleh akuntan publik bilamanadata keuangan masa interim tertentu yang harus disajikan dalam laporan keuangantahunan auditan tidak disajikan atau disajikan namun belum
di-review.
05 Pedoman yang mengharuskan komunikasi tertentu sebagaimana dijelaskan dalamparagraf
20
sampai dengan paragraf
22
berlaku hanya (a))ika laporan akuntan
4
yangmenyertai laporan keuangan tahunan terakhir auditan
yang
diserahkan kepada badanpengatur tertentu, atau akuntan mengadakan perikatan untuk mengaudit laporankeuangan tahunan entitas tersebut untuk tahun berjalan, sebagaimana dinyatakandalam dokumen yang diserahkan oleh entitas tersebut kepada badan pengaturtertentu (misalnya Bapepam), dan (b) akuntan mengadakan perikatan:a.Untuk membantu entitas dalam penyusunan informasi keuangan interim.
 b.
Untuk melaksanakan prosedur yang dijelaskan dalam paragraf 13 atas informasikeuangan interim. Namun, hanya dengan membaca informasi keuangan interimbukan merupakan prosedur
yang
cukup untuk memenuhi persyaratankomunikasi sebagaimana dijelaskan dalam paragraf
20
sampai dengan
22.
06 Seksi ini tidak berlaku atas penyajian secara komparatif data keuangan auditandengan data keuangan yang tidak diaudit sebagaimana dijelaskan dalam SA Seksi
504[PSA
No.
52] Pengaitan Nama Auditor dengan Laporan Keuangan.
 __________________________ 3 Entitas nonpublik seringkali memasukkan informasi keuangan interim sebagai informasitambahan. Jika informasi tersebut dimasukkan dalam dokumen yang diserahkan oleh auditoryang berisi laporan keuangan pokok, akuntan publik harus mengacu ke SA Seksi 551 [PSA No.361
Pelaporan Informasi yangMenyertai Laporan Keuangan Pokok aalam Dokumen yangDiserahkan olehAuditor.
 Jika informasi tersebut dimasukkan dalam dokumen yang dibuatoleh klien yang berisi laporan keuangan auditan, auditor harus mengacu ke SA Seksi 550[PSA
No.
44] Informasi Lain dalam Dokumen yang Berisi Laporan Keuangan Auditan;
 jikainformasi yang dimasukkan daLam dokumen yang dibuat oleh klien merupakan satu set laporankeuangan lengkap, akuntan dapat melaksanakan
review
sesuai dengan Standar JasaAkuntansi dan
Review
dan membuat laporan atas pelaksanaan
review
tersebut.
4
lstilah akuntan digunakan untuk menunjukkan akuntan publik yang menerima perikatanselain perikatan audit atas laporan keuangan. Jika akuntan publik menerima perikatanaudit dan melaksanakan ekeraan audit maka is disebut denan istilah auditor. Dalam
722.2
 
PEMAHAMAN KLIEN
07 Klien perlu memahami dengan jelas sifat prosedur
review
yang dilaksanakanoleh akuntan terhadap informasi keuangan interim. Oleh karena itu, akuntan harusmenegaskan sifat dan lingkup perikatannya dalam suatu surat yang ditujukan kepadaklien. Pada umumnya, surat tersebut berisi (a) gambaran umum prosedur, (b)penjelasan bahwa prosedur tersebut luasnya jauh di bawah yang dilaksanakan dalamperikatan audit berdasarkan standar auditing
yang
ditetapkan Ikatan AkuntanIndonesia, (c) penjelasan bahwa informasi keuangan merupakan tanggung jawabmanajemen perusahaan, (d) gambaran bentuk laporan, jika ada.
KARAKTERISTIK INFORMASI KEUANGAN INTERIM08
Karakteristik informasi keuangan interim mempengaruhi sifat, saat, danlingkup prosedur yang diterapkan oleh akuntan dalam
review
informasi tersebut.Ketepatan waktu merupakan unsur penting dalam pelaporan informasi keuanganinterim. Informasi keuangan interim biasanya disediakan bagi investor dan pihak lainlebih cepat dibandingkan dengan informasi keuangan tahunan. Ketepatan waktupenyajian informasi keuangan interim biasanya menghalangi penyusunan informasidan pendokumentasian seluas sebagaimana yang diterapkan terhadap informasikeuangan tahunan. Oleh karena itu, karakteristik informasi keuangan interim ditandaidengan berbagai taksiran pendapatan, kos
(cost),
dan beban yang lebih banyakdibandingkan dengan untuk tujuan informasi keuangan tahunan. Karakteristik laininformasi keuangan interim adalah dalam hubungannya dengan informasi keuangantahunan. Penundaan pengakuan pendapatan dan beban
(deferrals),
akrual
(accruals),
dan estimasi pada akhir masing-masing periode interim seringkali dipengaruhi olehpertimbangan pada tanggal interim tentang hasil usaha yang diperkirakan untuk sisawaktu periode tahunan.
TUJUAN
 REVIEW 
ATAS
 
INFORMASI KEUANGAN INTERIM
09 Tujuan
review
informasi keuangan interim adalah untuk memberikan dasar bagiakuntan dalam melaporkan apakah perlu dilakukan modifikasi material atas informasitersebut agar sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
Review
tersebut dilakukan dengan menerapkan secara objektif pengetahuan akuntanmengenai praktik pelaporan keuangan terhadap masalah akuntansi signifikan yangditemukannya melalui permintaan keterangan dan prosedur analitik. Tujuan
review
informasi keuangan interim sangat berbeda dengan tujuan audit atas laporankeuangan berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia.Tujuan suatu audit adalah untuk memberikan dasar memadai bagi pernyataanpendapat atas laporan keuangan secara keseluruhan.
Review
atas informasi keuanganinterim bukanlah dasar bagi pemberian pendapat semacam itu, karena
review
tersebuttidak mencakup (a) penyujian catatan akuntansi melalui inspeksi, pengamatan, ataukonfirmasi, (b) pemerolehan hal yang bersangkutan dengan bukti yang menguatkanhasil
an
dieroleh dari ermintaan keteranan c eneraan rosedur tertentu lain
722.3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->