Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Membuat Legal Opinion

Membuat Legal Opinion

Ratings: (0)|Views: 12 |Likes:
Published by Adjust Firdaus

More info:

Published by: Adjust Firdaus on Apr 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/11/2013

pdf

text

original

 
MEMBUAT LEGAL OPINION
 
PENDAHULUANA.1. Defenisi
Bahwa pada dasarnya advokat mempergunakan hampir sebagian besar dari waktunya untuk memberikan nasehat hukum, baik secara lisanmaupun tertulis dalam membantu para kliennya, baik untuk menghindaritimbulnya sengketa-sengketa maupun untuk penyelesaian sengketa-sengketa. Salah satu bentuk dari nasehat hukum yang diberikan olehseorang advokat bagi kliennya adalah melalui Pendapat Hukum
(Legal Opinion)
.Istilah Legal Opinion dalam bahasa latin disebut dengan
Ius Opinio
,dimana Ius artinya Hukum dan Opinio artinya pandangan ataupendapat. Legal opinion adalah istilah yang dikenal dalam sistem hukum
Common Law (Anglo Saxon)
, sedangkan dalam sistem hukum
EropaKontinental (Civil Law)
dikenal dengan istilah
Legal Critics
yangdipelopori oleh aliran Kritikus Hukum.Bahwa sebelum kita lebih jauh membahas tentang
Legal Opinion
, adabaiknya terlebih dahulu kita mengetahui apa defenisi dari Legal Opinion.Sampai saat ini tidak ada defenisi yang baku mengenai
Legal Opinion
diIndonesia. Tetapi apabila mengacu pada literatur yang telah adasebelumnya dan yang telah berlaku secara internasional, defenisi
Legal Opinion
adalah:
A written document in which an attorney provides his or her understanding of the law as applied to assumed facts. The attorney may be a private attorney or attorney representing the state or othegovernmental antity”. A party may entitled to rely on a legal opinion,depending on factors such as the identity of the parties to whom theopinion was addressed and the law governing these opinion” ( Black’sLaw Dictionary, Edisi VII, Henry Campbell Black).(Sekumpulan dokumen tertulis yang dijadikan padanan aplikasi bag para pengacara atau pengertian pendapat hukum yang berkaitandengan berbagai masalah hukum dari para pihak terkait sesuai denganfakta-faktanya. Seorang pengacara bisa saja secara pribadi mewakili berbagai aspek peraturan entita hukum yang mengatur tentang hal itu.Salah satu pihak berhak untuk meyakinkan pendapat hukum, tergantung dari faktor-faktor identitas para pihak terkait yang dibuat oleh seorang  pengacara melalui pendapat hukum dan undang-undang yang mengaturnya).
Setelah melihat defenisi di atas maka dapat disimpulkan bahwapengertian
Legal Opinion
secara umum adalah suatu dokumen tertulisyang dibuat oleh advokat untuk kliennya dimana advokat tersebutmemberikan/ menuangkan pandangan atau pendapat hukumsebagaimana yang diterapkannya terhadap suatu fakta hukum tertentudan untuk tujuan tertentu.
 
A.2. Tujuan
Bahwa adapun tujuan dibuatnya suatu Legal opinion adalah untukmemberikan pendapat hukum atas suatu persoalan hukum yang sedangdihadapi oleh klien agar didapat suatu keputusan atau tindakan yangtepat atas persoalan hukum yang ada tersebut.
B. PEMBAHASAN
Pada dasarnya, advokat adalah profesi yang terhormat
(Officum Nobile)
sehingga seorang advokat harus memiliki reputasi serta dedikasi tinggidalam mengemban gelar dan dalam melaksanakan tugasnya. Denganreputasi dan dedikasi tinggi tersebut, seorang advokat tidak bolehbertindak gegabah dalam memberikan pendapat hukum
(Legal Opinion)
. Agar seorang advokat dapat memberikan pendapat hukum yang baik,pertama kali ia harus mengerti dan memahami apa masalah hukum yangada dan mengapa masalah itu terjadi. Untuk memahami itu maka seorangadvokat harus pula mendapatkan data dan informasi yang lengkap danakurat disertai dengan bagaimana aturan hukum yang mengaturnya,setelah itu baru dapat menentukan apa yang harus diberikan, dan yangterakhir bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut dengan tuntassecara hukum. Berikut ini akan dibahas lebih lanjut mengenai Prinsip-Prinsip dalam pembuatan
Legal Opinion
, Format Penyusunan LegalOpinion serta Permasalahan yang ditemui advokat dalam membuat
Legal Opinion.
B.1. Prinsip-Prinsip dalam pembuatan Legal Opinion
Bahwa dalam menyusun Legal Opinion, biasanya advokat berpegangpada prinsip-prinsip sebagai berikut:
a. Legal Opinion dibuat dengan mendasarkan pada hukumIndonesia.
 Advokat yang berpraktek dalam wilayah Republik Indonesia dimanahukum yang dikuasai adalah hukum Indonesia, tidak berkompetenuntuk menyampaikan pendapat hukum yang didasarkan padahukum selain hukum Indonesia.
b. Legal Opinion disampaikan secara lugas, jelas dan tegasdengan tata bahasa yang benar dan sistematis.
Legal Opinion disampaikan secara lugas, jelas dan tegas, artinyalegal opinion tersebut harus mudah dipahami oleh klien atau bagipihak yang membacanya. Karena disampaikan dengan bahasa yangbaik dan sistematis serta tegas maka Legal Opinion tersebut tidakmenimbulkan tafsiran berganda (bias) dan diharapkan melalui LegalOpinion tersebut terciptalah suatu kepastian hukum.
c. Legal Opinion tidak memberikan jaminan terjadinya suatukeadaan.
Dalam Legal opinion, advokat tidak boleh memberikan jaminan ataukepastian akan kondisi suatu penyelesaian persoalan dalampraktek. Hal ini sesuai pula dengan ketentuan yang terdapat dalamPasal 4 butir c Kode Etik Advokat yang berbunyi: “Advokat tidak
 
dibenarkan menjamin kepada kliennya bahwa perkara yangditanganinya akan menang”. Dilihat dari isi Kode Etik Advokattersebut dapat disimpulkan bahwa advokat di dalam LegalOpinionnya tidak dapat memberikan jaminan kepada klien bahwaperkara yang ditanganinya akan menang.
d. Legal Opinion harus diberikan secara jujur dan lengkap.
Jujur, artinya Legal Opinion harus disampaikan kepada kliensebagaimana adanya, tidak dibuat-buat dan tidak semata-matamemberikan pendapat hanya untuk mengakomodir keinginan klien.Jika berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku keinginan klientidak dapat terpenuhi, maka hal tersebut harus dikemukakan dengan jelas dalam Legal Opinion, tanpa ada yang ditutupi.Penjelasan dalam Legal Opinion harus diberikan denganselengkapnya. Dalam Legal Opinion advokat tidak memberikanpendapat yang mengharuskan klien untuk melakukan tindakantertentu. Legal Opinion hanya bersifat memberikan pendapatmengenai tindakan-tindakan apa yang harus dilakukan oleh klientetapi klien sendiri yang akan memutuskan apakah akan melakukantindakan tersebut atau tidak. Oleh karena itu Legal Opinion harusmemberikan penjelasan yang selengkapnya, sehingga klien memilikibahan pertimbangan yang cukup untuk mengambil suatu keputusan.
e. Legal Opinion tidak mengikat bagi advokat dan bagi klien
 Advokat bertanggung jawab atas isi dan juga bertanggung jawabatas kebenaran dari Legal Opinion yang dibuatnya., tetapi advokattidak dapat dimintakan pertanggungjawaban atas kerugian yangtimbul akibat klien mengambil tindakan berdasarkan Legal Opiniontersebut. Legal Opinion yang dibuat oleh advokat yang ditunjuktersebut tidak mengikat klien atau pihak-pihak yang meminta LegalOpinion untuk melaksanakan sebagian atau seluruh isi dari LegalOpinion. Keputusan untuk mengambil atau tidak mengambiltindakan berdasarkan Legal Opinion, sepenuhnya tergantung dariklien yang bersangkutan dan menjadi tanggung jawab daripengambil keputusan.
B.2. Format Penyusunan Legal Opinion
Sampai saat ini Indonesia belum memiliki format dan standar baku yangmengikat bagi seluruh Advokat Indonesia berkenaan dengan bentukLegal Opinion. Sehubungan dengan tidak adanya format dan standar baku pembuatan Legal Opinion yang mengikat seluruh advokat diIndonesia, dalam prakteknya bentuk Legal Opinion yang baik setidak-tidaknya mempunyai kerangka dasar yang memuat hal-hal sebagaiberikut:1. Pendahuluan2. Permasalahan yang dimintakan Legal Opinion.3. Bahan-bahan yang berkaitan dengan permasalahan yang ada sepertiinformasi, data-data dan dokumen-dokumen.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->