Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kliping korupsi

kliping korupsi

Ratings: (0)|Views: 232 |Likes:
Published by Indah Rahma Putri

More info:

Published by: Indah Rahma Putri on Apr 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2013

pdf

text

original

 
 
Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia
~ Seperti yg kita ketahui, saat ini di negara kitaIndonesia banyak sekali orang-orang yg tak bertanggung jawab. Atau yg main hakim sendiri,tidak memikirkan ke sesamanya contohnya kita bahas saja korupsi. Betul? Nah berbicaramengenai korupsi, kita ada ide buat Anda yg mungkin sedang membutuhkan juga artikel inisesuai judul "Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia".
 
A. PENGERTIAN KORUPSI
 Korupsi dalam pengertian paling umum adalah pengabaian atau penyisihan atas suatu standar yang seharusnya ditegakkan.Secara sempit korupsi diartikan sebagai pengabaian standar perilakutertentu oleh pihak yang berwenang demi memenuhi kepentingan diri sendiri.
B. CIRI-CIRI KORUPSI
 a. Perbuatan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat negara b. Perbuatan yang merugikan negarac. Tindakan yang merugikan kepentingan umum dan masyarakatd. Tindakan memperkaya diri sendiri dengan jalan menyalahgunakan kekuasaan
C. WILAYAH-WILAYAH RAWAN KORUPSI
 
 
Wilayah penegakan hukummisalnya : keadilan yang diperdagangkan, rendahnya anggaran pengadilan, campur tangan politik dan lemahnya yuridikasi
 
Wilayah partai politik misalnya : sumbangan yang tidak terpantau, uang pelicin dari pelaku dan tidak adanyakebijakan apapun dari partai berkenaan dengan hal-hal yang berpeluang terjadinyakorupsi
 
 
Wilayah lembaga legislatif misalnya : anggota DPR menerima suap, anggota tidak punya kode etik, anggota DPR tidak mewakili pemilih dan tidak adanya pengawasan terhadap anggota DPR 
 
Wilayah pemerintah daerahmisalnya : warisan korupsi dari pemerintah pusat, eksekutif menyuap legislatif danDPRD tidak dapat melakukan supervisi kepada eksekutif 
D. STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI
 
 
Dari sisi politik dalam bentuk adanya kemauan politik 
(political will)
dari pimpinannasional dan turun kepada pimpinan setiap organisasi
 
Dengan menegakkan hukum secara adil
 
Membangun lembaga-lembaga yang mendukung upaya pencegahan korupsi
 
Membangun mekanisme yang menjamin dilaksanakannya praktek good governance
 
Memberikan pendidikan, baik dalam kontek formal maupun sosial
 
Lewat pendekatan religi
E. DASAR HUKUM PEMBERANTASAN KORUPSI
 -
 
UU No. 3/1971 tentang pemberantasan korupsi-
 
UU No. 28/1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari KKN-
 
UU No. 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi-
 
PP No.71/2000 tentang tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi-
 
UU No. 15/2002 tentang komisi pemberantasan tindak pidana korupsi-
 
UU No. 30/2002 tentang komisi pemberantasan tindak pidana korupsi-
 
UU No. 7/2006 tentang
United Nation Convention Againest Corruption
 -
 
Instruksi presiden RI No.5/2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi
F. BENTUK-BENTUK KORUPSI
 1.
 
Korupsi jalan pintas, yaitu korupsi dalam hal penggelapan uang negara, perantaraekonomi dan politik, ektor ekonomi, membayar untuk keuntungan politik 2.
 
Korupsi upeti, yaitu bentuk korupsi akibat jabatan strategis3.
 
Korupsi kontrak yaitu korupsi dalam upaya mendapatkan proyek atau pasar 4.
 
Korupsi pemerasan, yaitu korupsi yang terkait dengan jaminan keamanan dan urusan-urusan gejolak internal ataupun eksternal, pencantuman nama perwira tinggi militer dalam dewan komisaris perusahaan bahkan pemerasan langsung dalam perusahaanddengan alasan keamanan
 
 
Pada 17 Oktober 2006, Kejaksaan Agung Republik Indonesia mulai menayangkan fotodan menyebarkan data para buronan tindak pidana korupsi yang putusan perkaranyatelah berkekuatan hukum tetap. Data dan foto 14 belas koruptor tersebut direncanakanditayangkan di televisi dan media massa dengan frekuensi seminggu sekali.Mereka adalah:1. Sudjiono Timan - Dirut PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI)2. Eko Edi Putranto - Direksi Bank Harapan Sentosa (BHS)3. Samadikun Hartono - Presdir Bank Modern4. Lesmana Basuki - Kasus BLBI5. Sherny Kojongian - Direksi BHS6. Hendro Bambang Sumantri - Kasus BLBI7. Eddy Djunaedi - Kasus BLBI8. Ede Utoyo - Kasus BLBI9. Toni Suherman - Kasus BLBI10. Bambang Sutrisno - Wadirut Bank Surya11. Andrian Kiki Ariawan - Direksi Bank Surya12. Harry Mattalata alias Hariram Ramchmand Melwani - Kasus BLBI13. Nader Taher - Dirut PT Siak Zamrud Pusako14. Dharmono K Lawi - Kasus BLBIdaftar kasus korupsi di Indonesia.* Kasus dugaan korupsi Soeharto: dakwaan atas tindak korupsi di tujuh yayasan* Pertamina: dalam Technical Assistance Contract dengan PT Ustaindo Petro Gas* Bapindo: pembobolan di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) oleh Eddy Tansil* HPH dan dana reboisasi: melibatkan Bob Hasan, Prajogo Pangestu, sejumlahpejabat Departemen Kehutanan, dan Tommy Soeharto.* Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI): penyimpangan penyaluran dana BLBI* Abdullah Puteh: korupsi APBD
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->