Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU No 33 tahun 2004

UU No 33 tahun 2004

Ratings: (0)|Views: 163|Likes:
Published by Kelly Moore

More info:

Published by: Kelly Moore on Apr 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/08/2013

pdf

text

original

 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 33 TAHUN 2004TENTANGPERIMBANGAN KEUANGAN ANTARA PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAHAN DAERAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945mengamanatkan diselenggarakan otonomi seluas-luasnya dalamkerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia;b. bahwa hubungan keuangan, pelayanan umum, pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya lainnya antara Pemerintah Pusat danPemerintahan Daerah, dan antar Pemerintahan Daerah perlu diatur secara adil dan selaras;c. bahwa untuk mendukung penyelenggaraan otonomi daerah melaluipenyediaan sumber-sumber pendanaan berdasarkan kewenanganPemerintah Pusat, Desentralisasi, Dekonsentrasi, dan TugasPembantuan,perlu diatur perimbangan keuangan antara PemerintahPusat dan Pemerintahan Daerah berupa sistem keuangan yang diatur berdasarkan pembagian kewenangan, tugas, dan tanggung jawab yang jelas antarsusunan pemerintahan;d. bahwa Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang PerimbanganKeuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah sudah tidak sesuaidengan perkembangan keadaan, ketatanegaraan serta tuntutanpenyelenggaraan otonomi daerah, sehingga perlu diganti;e. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a, huruf b, huruf c danhuruf d, perlu ditetapkan Undang-Undang tentang PerimbanganKeuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah;
 
Mengingat : 1. Pasal 1 ayat (1), Pasal 18, Pasal 18A, Pasal 20, Pasal 21, Pasal 23,Pasal 23C, dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);4. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang PemeriksaanPengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437);Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PERIMBANGAN KEUANGAN ANTARAPEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAHAN DAERAH.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1. Pemerintah Pusat, yang selanjutnya disebut Pemerintah, adalahPresiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahanNegara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
 
2. Pemerintahan Daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahanoleh Pemerintah Daerah dan DPRD menurut asas otonomi dan TugasPembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem danprinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksuddalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.3. Perimbangan keuangan antara Pemerintah dan Pemerintahan Daerahadalah suatu sistem pembagian keuangan yang adil, proporsional,demokratis, transparan, dan efisien dalam rangka pendanaanpenyelenggaraan Desentralisasi, dengan memper-timbangkan potensi,kondisi, dan kebutuhan daerah, serta besaran pendanaan penyelenggaraanDekonsentrasi dan Tugas Pembantuan.4. Pemerintah Daerah adalah gubernur, bupati, atau walikota, danperangkat Daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah.5. Daerah otonom, selanjutnya disebut Daerah, adalah kesatuanmasyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah berwenangmengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentinganmasyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasimasyarakat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.6. Kepala Daerah adalah gubernur bagi daerah provinsi atau bupati bagidaerah kabupaten atau walikota bagi daerah kota.7. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disebut DPRDadalah lembaga perwakilan rakyat daerah sebagai unsur penyelenggaraPemerintahan Daerah.8. Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan olehPemerintah kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurusurusan pemerintahan dalam sistem Negara Kesatuan RepublikIndonesia.9. Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang dari Pemerintah kepadagubernur sebagai wakil Pemerintah.10. Tugas Pembantuan adalah penugasan dari Pemerintah kepada Daerahdan/atau desa atau sebutan lain dengan kewajiban melaporkan danmempertanggungjawabkan pelaksanaannya kepada yang menugaskan.11. Penerimaan Daerah adalah uang yang masuk ke kas daerah.12. Pengeluaran Daerah adalah uang yang keluar dari kas daerah.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->