Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Artikel Ilmiah Budaya Org, Motivasi, Kepuasan Terhadap Kinerja

Artikel Ilmiah Budaya Org, Motivasi, Kepuasan Terhadap Kinerja

Ratings: (0)|Views: 157|Likes:
Published by Yani Adi Handaya

More info:

Published by: Yani Adi Handaya on Apr 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/19/2013

pdf

text

original

 
1
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA(Studi Pada Karyawan non-Medik Rumah Sakit Islam Unisma Malang) Yani Adi handaya
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang
Abstract:
 This study was conducted in RSI Unisma Malang on September 2012and the sample of this study is non medical employees which reach 63 employees. The sampling technique employed is saturated sample and the data analysis ispath analysis. In this study, the independent variables including organizationalculture (X
1
) and working motivation (X
2
), the intervening variable is jobsatisfaction (Z), and the dependent variable is employee performance (Y). Theresults of this study show that, (1) there is significant direct effect of organizational culture on job satisfaction with a
β
of 0,290 and Sig 0,023, (2)there is significant direct effect of working motivation on job satisfaction with a
β
of 0,276 and Sig 0,030 (3) there is insignificant direct effect of organizationalculture on working motivation with
a β
of 0,064 and sig 0,580 (4) there issignificant effect of working motivation on employee performance with a
β
of 0,428 and sig 0,000, (5) there is significant direct effect of job satisfaction onemployee performance with a
β
of 0,327 and sig 0,004, (6) there is indirect effectof organizational culture on performance through job satisfaction of 0,094 with atotal coefficient of determination remained and the effect of working motivationon performance through job satisfaction of 0,090 with a total coefficientdetermination 0,518. According to the study, the suggestions can be given that thedirection can take into consideration of aspects from the independent variables toimprove employee performance. Such activities, like outwardbound would bebeneficial in creating a sense of solidarity and kinship.
Key words:
Organizational culture, working motivation, job satisfaction,employee performance
Abstrak:
Penelitian ini dilaksanakan di RSI Unisma Malang bulan September2012 dan subjek penelitian adalah karyawan non-medik. Teknik pengambilansampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan sampel sebanyak 63 orang.Analisis data yang dipakai adalah analisis jalur (
path analysis
). Dalam penelitianini variabel bebas yaitu budaya organisasi (X
1
) dan motivasi kerja (X
2
), variabelinterveningnya kepuasan kerja (Z), variabel terikat yaitu kinerja karyawan (Y).Hasil dari penelitian ini dapat diketahui, (1) ada pengaruh langsung yang
signifikan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dengan β sebesar 0,290 dan
Sig 0,023, (2) ada pengaruh langsung yang signifikan motivasi kerja terhadap
kepuasan kerja dengan β sebesar 0,276 dan Sig 0,030 (3) ada pengaruh langsung
namun tidak signifikan antara budaya organisasi terhadap kinerja karyawan
dengan β sebesar 0,064 dan sig 0,580
(4) ada pengaruh langsung yang signifikan
motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan β sebesar 0,428 dan sig 0,000,
(5) ada pengaruh langsung yang signifikan kepuasan kerja terhadap kinerja
karyawan dengan β sebesar 0,327 dan sig 0,004, (6) pengaruh t
idak langsungbudaya organisasi terhadap kinerja melalui kepuasan keja sebesar 0,094 dengan
 
2
koefesien determinasi total tetap dan pengaruh motivasi kerja terhadap kinerjamelalui kepuasan keja sebesar 0,090 dengan koefesien determinasi total sebesar0,518. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan bahwa pimpinan dapatmempertimbangkan aspek-aspek dari variabel independen untuk meningkatkankinerja karyawannya. Kegiatan-kegiatan seperti
outwardbound
akan bermanfaatmenciptakan rasa solidaritas dan kekeluargaan.
Kata Kunci:
Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, KinerjaKaryawanMelihat tantangan-tantangan dimasa saat ini dan masa datang, perusahaanperlu memperhatikan dan menjaga sumber daya manusia (SDM) yang dimilikiyakni karyawan agar terus dapat menjadi aset terpenting suatu perusahaan.Karyawan baik secara individu maupun kelompok perlu mendapat perhatiankhusus dalam upaya mencapai tujuan perusahaan. Perusahaan diharapakanmampu mengantisipasi segala perubahan agar kinerja karyawan dengan segalaketerbatasannya dapat dengan optimal diberdayakan.Kinerja karyawan merupakan tuntutan utama perusahaan agarkelangsungan hidup atau operasionalnya dapat terjamin. Koesmono (2005)mengungkapkan “Persoalan yang ada adalah bagaimana dapat menciptakansumberdaya manusia yang dapat menghasilkan kinerja yang optimal sehinggatujuan perusahaan dapat tercapai.” Selanjutnya Rivai (2010:547) mengatakan“prestasi kerja karyawan dipengaruhi oleh bermacam-macam ciri pribadi darimasing-masing individu. Dalam perkembagan yang kompetitif dan mengglobal,perusahaan membutuhkan karyawan yang berprestasi tinggi.” Terdapat beberapafaktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, antara lain adalah budayaorganisasi, motivasi kerja dan kepuasan.Untuk mengelola karyawan dengan karakter yang berbeda-beda tidaklahmudah. Perusahaan perlu menciptakan iklim organisasi yang baik agar karyawanbekerja dalam lingkungan yang mereka mampu untuk beradaptasi. Kreitner &Kinitcki (2005:79) menyimpulkan “budaya organisasi adalah satu wujudanggapan yang dimiliki, diterima secara implisit oleh kelompok dan menentukanbagaimana kelompok tersebut rasakan, pikirkan, dan bereaksi terhadaplingkungannya yang beraneka ragam.” Budaya organisasi memiliki keterkaitanyang erat dengan kinerja seperti yang diungkap Djokosantoso dalam Soedjono(2005) bahwa “semakin baik kualitas faktor-faktor yang terdapat dalam budayaorganisasi semakin baik kinerja organisasi tersebut.” Selanjutnya Soedjono (2005)menyimpulkan bahwa budaya organisasi akan menjadi instrumen keunggulanyang kompetitif bila budaya organisasi mampu mendukung strategi organisasi danmampu mengatasi tantangan lingkungan. Dalam penelitiannya, Koesmono (2005)mengungkapkan adanya pengaruh positif signifikan antara budaya organisasiterhadap kinerja karyawan.Sementara itu secara umum teori motivasi membahas bagaimana suatuorganisasi memberikan dorongan gairah kerja terhadap karyawan agar optimaldalam memberikan kemampuan dan ketrampilan yang mereka miliki untukmewujudkan tujuan organisasi. Robbins dan Judge (2009:209) mendefiniskan
motivation as the processes that account for an individuals intensity, direction,and persistence of effort toward attaining a goal.”
Berdasar uraian Robbins dan judge, motivasi sebagai proses yang mengukur intensitas individu, pengarahan,
 
3
dan ketekunan usaha guna mencapai tujuan (dalam hal ini perusahaan). Tigaelemen kunci yakni
intensity
yang mana menaruh perhatian terhadap seberapakeras seseorang mencoba,
direction
yang mana menjadi faktor penting dalammengoptimalkan
intensity,
dan
persistence
yang mengukur seberapa lamaseseorang dapat mempertahankan usahanya.Maslow mengusulkan bahwa motivasi adalah fungsi dari lima kebutuhandasar yakni fisiologis, keamanan, cinta, penghargaan, dan aktualisasi diri(Kreitner & Kinicki, 2005:252). Suatu kebutuhan yang terpuaskan mungkin akanmenghilangkan potensi motivasionalnya, oleh karena itu para manajer disarankanuntuk memotivasi karyawannya. Motivasi merupakan hal yang penting dalampencapaian produktifitas kerja, dengan adanya motivasi, diharapkan setiap idividumau berusaha keras dan antusias dalam mencapai produktifitas kerja yang tinggi.Dalam penelitian Koesmono (2005), menunjukkan adanaya pengaruh positisignifikan antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan.Kepuasan kerja atau
 job satisfaction
adalah keadaan emosional yangmenyenangkan atau tidak menyenangkan dengan mana para karyawanmemandang pekerjaannya (Handoko dalam Moedjono, 2005). Kepuasan kerjamerupakan cerminan perasaan pekerja akan pekerjaannya, sehingga diharapkansegera ada perbaikan ketika indikasi ketidakpuasaan mulai muncul. Hal palingpenting yang manajer bisa lakukan untuk meningkatkan kepuasan karyawanadalah fokus pada hakekat bagian-bagian pekerjaan mereka seperti membuatpekerjaan lebih menantang dan menarik (Robbins dan Judge, 2009:126).Selanjutnya Robbins dan Judge menambahkan bahwa meningkatkan gajikaryawan dapat menciptakan lingkungan kerja yang memuaskan. Selain dua halyang diungkap Robbins dan Judge diatas, Soedjono (2005) menambahkan rekankerja karyawan, promosi, dan supervisi memiliki peran penting dalampeningkatan kepuasan karyawan. Rekan kerja mengisi kebutuhan interaksi sosialantar karyawan. Sehingga memliki rekan kerja yang sesuai menghantar kepadakepuasan kerja yang meningkat. Promosi terjadi ketika seseorang berpindah darisuatu pekerjaan keposisi yang lebih tinggi. Promosi memungkinkan perusahaanmendayagunakan kemampuan karyawan setinggi mungkin. Supervisiberhubungan dengan karyawan secara langsung dan mempengaruhi karyawandalam melakukan pekerjaannya.Dari alur pemikiran di atas, maka hipotesis penelitian yang dirumuskanadalah sebagai berikut:1. Budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerjakaryawan non-Medik Rumah Sakit Islam Unisma Malang.2. Motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerjakaryawan non-Medik Rumah Sakit Islam Unisma Malang.3. Budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawannon-Medik Rumah Sakit Islam Unisma Malang.4. Motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan non-Medik Rumah Sakit Islam Unisma Malang.5. Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawannon-Medik Rumah Sakit Islam Unisma Malang.6. budaya organisasi dan motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadapkinerja karyawan non-Medik melalui kepuasan kerja kayawan Rumah SakitIslam Unisma Malang.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->