Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
7Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
3. Makalah Terstruktur l.m. Arifin.

3. Makalah Terstruktur l.m. Arifin.

Ratings: (0)|Views: 3,915|Likes:
Published by L.M. ARIFIN

More info:

Published by: L.M. ARIFIN on Apr 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/01/2013

pdf

text

original

 
1
 
MAKALAH TERSTRUKTUR 
(Diajukan sebagai Bukti Pemenuhan Syarat Calon Anggota KPU Kabupaten Wakatobi)
OLEH:LA ODE MUHAMAD ARIFIN, S.Pd.,M.Si
Saya menilai kemampuan kepemimpinan saya 99. Mengapa? Karena pengalaman saya dalam memimpin organisasi, dapat saya manajemen dengan baik dan pertanggungjawabkan sampai akhir periode jabatan. Kepemimpinandalam pemahaman saya merupakan amanah yang sangat ditentukan oleh kualitas pemimpinnya. Pemimpin harus memberikan inspirasi bagi yang dipimpinnya,menyelesaikan pekerjaan dan mengembangkan yang dipimpinnya, memberikancontoh kepada yang dipimpinnya bagaimana melakukan pekerjaan, menerimakewajiban-kewajiban, dan memperbaiki segala kesalahan atau kekeliruan.Pemimpin dapat mempengaruhi moral dan kualitas kehidupan kerja dan terutamatingkat prestasi suatu organisasi yang dipimpinnya. Demikian juga bahwa antara pemimpin dan yang dipimpin harus terjalin kerjasama yang baik. Saya memahami bahwa kepemimpinan yang saya lakukan harus ditunjang oleh kemampuan danintensitas kinerja saya yang tinggi dan harus menjadi contoh bagi yang saya pimpin. Kemampuan dan keterampilan kepemimpinan saya dalam mengarahkanorganisasi adalah faktor utama efektifitas kerja. Kepemimpinan membutuhkan penggunaan kemampuan secara aktif untuk mempengaruhi pihak lain dan dalammewujudka tujuann organisasi yang telah ditetapkan lebih dahulu.Kepemimpinan akan berjalan dengan baik jika pemimpinnya menyadari bahwa menjadi pemimpin harus mempunyai keterampilan manajemen(
managerial skill 
) dan keterampilan teknis (
technical skill 
). Semakin rendahkedudukan seorang teknis pemimpin dalam organisasi maka keterampilan lebihmenonjol dibandingkan dengan keterampilan manajemen, artinya bahwa semakintinggi kedudukan seorang pemimpin dalam organisasi maka semakin dituntut dari padanya kemampuan berpikir secara konsepsional strategis dan menyeluruh.Selain itu, bahwa semakin tinggi kedudukan seseorang dalam organisasi maka iasemakin generalis, sedang semakin rendah kedudukan seseorang dalam organisasimaka ia menjadi spesialis.Pemimpin timbul sebagai hasil dari persetujuan anggota organisasi yangsecara sukarela menjadi pengikut. Pemimpin sejati mencapai status mereka karena pengakuan sukarela dari pihak yang dipimpin. Seorang pemimpin harus mencapaiserta mempertahankan kepercayaan orang lain. Dengan sebuah surat keputusan,maka seseorang dapat diberikan kekuasaan besar tetapi hal tersebut tidak secaraotomatis membuatnya menjadi seorang pemimpin dalam arti yang sebenarnya.Pengalaman yang membuktikan kualitas dan karakter kepemimpinan sayayaitu sejak di sekolah dasar sampai di sekolah menengah, saya dua kali menjadiKetua kelas, di perguruan tinggi menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa ProgramStudi, di bidang kepemiluan, yaitu dua kali menjadi Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dua kali menjadi Anggota PanitiaPemilihan Kecamatan (PPK), dan dua kali menjadi Ketua Panitia Pemilihan
 
2
 
Kecamatan (PPK), di keluarga menjadi kepala keluarga, serta dalam tugas pokok saya menjadi seorang guru.Ukuran kualitas kepemimpinan yang saya terapkan dalam memimpin,yaitu:1. Mampu mengambil keputusan; Jika kita gagal mengambil keputusan, makaitupun juga sebuah keputusan, tapi jika kita terlatih dan berhasil, maka kitaakan memiliki keputusan yang berkualitas.2. Mampu memberikan arah; Petunjuk jalan yang benar selalu menolong sayauntuk mencapai tujuannya. Begitu pula saya dalam memimpin, selalu berusahauntuk tangguh, selalu berlatih untuk melihat jauh ke depan. Mau kemana, mau jadi seperti apa, itulah kemampuan yang terus menerus saya latih dan terustingkatkan.3. Tegas dan konsisten
;
Ketegasan selalu menjadi problem klasik bagi para pemimpin yang gagal. Mereka mampu memutuskan tapi mudah dipengaruhi,sehingga mudah berubah. Perubahan situasi akan selalu menjadi tantangansetiap pemimpin yang telah berhasil mengambil keputusan. Perubahan adalahsebuah tantangan bagi sebuah ketegasan. Konsistensi adalah keberanian untuk menanggung segala konsekuensi, akibat apapun, akibat sebuah keputusan.Resiko adalah tantangan sebuah keputusan. Perubahan adalah resiko sebuahketegasan yang rapuh. Mungkin saja ketegasan berbuahkan resiko. Tapikonsistensilah yang akan menyelamatkan sebuah ketegasan.4. Kemampuan menjaga martabat; Menurut saya, nilai-nilai yang jelas dan benar akan menolong saya sebagai pemimpin untuk menjaga martabatnya diri danorganisasi. Kegagalan utama seorang pemimpin adalah ketidak mampuannyamenjaga martabatnya. Kompromi adalah musuh martabat. Kemampuanmenjaga martabat dimulai dari hal-hal sederhana seperti menjaga ucapannya,menjaga tindakannya, menjaga responnya, menjaga penampilannya, danmenjaga moralnya.5. Kecerdasan kepemimpinan (
 Leadership Quotient 
); Menurut saya harusdibangun oleh empat integrasi kualitas yaitu perlu dilatih, perlu diasah, perludikembangkan dan jangan pernah berhenti mempertajamnya (
 Decision
,
 Direction,
 
 Decisive, dan Dignity
).Sedangkan karakter kepemimpinan saya, yaitu dengan maksimal bekerja pada organisasi yang saya pimpin dalam menggerakannya, berusahamenselaraskan kepentingan dan tujuan pribadi dengan kepentingan organisasi,senang menerima saran, pendapat bahkan kritik dari yang saya pimpin, mentolerir anggota yang dipimpin yang membuat kesalahan dan memberikan pendidikankepadanya agar jangan berbuat kesalahan dengan tidak mengurangi dayakreativitas, inisiatif dan prakarsa darinya, lebih menitik beratkan kerjasama dalammencapai tujuan, selalu berusaha untuk menjadikan yang saya pimpin lebih suksesdari padanya, dan selalu berusaha mengembangkan kapasitas diri sebagai pemimpin.Saya menilai tingkat integritas saya 99. Karena saya merasa memilikiharga diri yang tinggi, rasa syukur dengan keadaan keuangan, nilai-nilaikehidupan positif sebagai sistem pendukung moral yang kuat, dan kemampuandiri hidup dalam keseimbangan pribadi dan sosial yang kuat. Saya merasa bahwa
 
3
 
ada keutuhan dan kekuatan dari jati diri yang asli, artinya tidak ada kepalsuan dari pikiran, suasana hati, ucapan, tindakan, dan sikap. Jati diri selalu konsisten bertindak dengan integritas diri untuk melakukan apa yang benar melaluikejujuran yang saya miliki.Saya berprinsip untuk selalu memberdayakan kepribadian dan karakter saya untuk berperilaku secara konsisten dengan standar nilai-nilai yang menjadidasar dari integritas, melalui nilai-nilai kehidupan yang membawa makna untuk kebajikan, kasih sayang, kepedulian, ketergantungan, kedermawanan, kejujuran,kemanusiaan, kebaikan, anti korupsi, anti manipulasi, anti kolusi, anti nepotisme,anti kekerasan, kesetiaan, kedewasaan, objektifitas, kepercayaan, kehormatan, dankebijaksanaan.Menurut saya, integritas pribadi selalu akan diuji oleh realitas sosial.Integritas pribadi adalah sesuatu yang dihasilkan dari dalam diri, maka kekuatandi luar diri bisa saja tidak memiliki integritas. Sering sekali realitas kehidupansosial, politik, ekonomi selalu mempersembahkan integritas yang sangat miskindan lemah. Dampaknya, integritas pribadi yang kuat harus menjadi sangat bermoral dan berkualitas tinggi. Untuk itu, saya memberanikan diri agar dapatmengalahkan tantangan dari realitas integritas di luar diri, yang lemah dan tak  berdaya.Keberanian saya untuk menerima tanggung jawab pribadi, selalu saya ikutidengan kemampuan untuk memperkuat integritas pribadi, dan saya harus dapatmenjadi pribadi yang dibutuhkan banyak orang untuk mengekspresikan kejujuran,keadilan, menghormati pandangan yang berbeda dengan integritas pribadi untuk kemanusiaan dan cinta.Integritas adalah apa yang menyediakan nilai kehidupan dari dalam diriuntuk mengubah kesadaran ke dalam tindakan. Saya selalu berusaha untuk meningkatkan integritas diri dengan panduan etika yang unggul dan konsisten,sehingga saat ada ujian dari luar diri, diri saya akan memiliki kekuatan untuk membangkitkan keberanian agar memenangkan integritas pribadi dari ujianrealitas sosial, politik, dan ekonomi kepentingan. Sedangkan etika itu sendiriadalah sebuah sistem eksternal melalui aturan, hukum, dan kode etik. Jadi, diriyang unggul dengan integritas pribadi adalah diri yang secara internal pribaditelah memiliki sebuah sistem kejujuran diri sendiri terhadap nilai-nilai yangdiyakini.Integritas pribadi adalah dasar bagi implementasi etika perilaku. Perilakukerja yang etis akan mendorong kesempurnaan integritas pribadi. Hubungan yangsaling memperkuat antara integritas dan etika, akan menjadi dasar yang sangatkuat untuk menghasilkan kehidupan kerja yang harmonis dalam kinerja maksimalsehingga mampu mengembangkan standar integritas pribadi yang tinggi pastiakan menjadi pribadi teladan.Pengalaman yang membuktikan derajat integritas saya adalah dalam setiapaktivitas yang saya lakukan, baik sebagai pribadi, kepala keluarga, pemimpinorganisasi maupun bagian dari masyarakat, mulai dari hal-hal kecil sampai hal-hal besar, saya selalu berkomitmen bahwa apa yang saya bicarakan kepada orang lainharus sesuai dengan bukti yang ada pada diri saya, dimana serta kapanpun serta bersama siapapun. Dalam aktivitas sehari-hari di keluarga, saya berusaha untuk 

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Salmon Tambunan liked this
Taryadi liked this
Agung Cahyono liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->