Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB-II

BAB-II

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 771|Likes:
Published by darmonosumarlan

More info:

Published by: darmonosumarlan on Mar 22, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2014

pdf

text

original

 
PERIODISASI PEMERINTAHAN
II - 1
SEJARAH KEHUTANAN PAPUA
BAB-IIPERIODISASI KEPEMERINTAHAN
2.1. SEKILAS TENTANG TANAH PAPUA
Catatatan sejarah yang ada tentang Papua dimulai pada abad ke VII. Padaabad ke VII diberitakan bahwa para pedagang Sriwijaya telah sampai didaerah ini dan menyatakan bahwa Papua termasuk Wilayah KerajaanSriwijaya yang mereka berinama Janggi. Keterangan tersebut dapatdipahami, mengingat pada waktu itu Kerajaan Sriwijaya merupakan pusatperdagangan dan pusat agama Budha yang berhubungan dengan bangsaCina dan India. Dengan armadanya yang kuat Sriwijaya mengunjungiMaluku dan Papua untuk memperdagangkan rempah-rempah, wangi-wangian, mutiara dan bulu-bulu burung Cendrawasih.Buku tahunan Cina menyebutkan bahwa Raja Sriwijaya yang bernamaMaharaja Sri Indrawarman telah mengirimkan utusannya ke Kaisar Cinadan mempersembahkan bulu-bulu burung yang indah. Sementara ituseorang musafir cina Chon You Kwa menulis, bahwa di kepulauanIndonesia sekarang terdapat suatu daerah yang bernama Tungki danmerupakan bagian dari Maluku. Kalau nama Tungki itu dipakai untukmenyebut nama Janggi, maka hal tersebut memperkuat keterangantentang adanya hubungan Papua dengan Kerajaan Sriwijaya.Di Dalam kitab Nagara Kartagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca (1365)Papua termasuk Wilayah Majapahit atau Majapahit ke delapan. Di dalamsyair ke XIV didapati kata-kata Ewanin, yang menurut beberapa sarjanabahasa merupakan sebutan untuk Onim, sedang Sian untuk Kowai yangkedua-duanya terletak di teluk Bintuni yang sekarang daerah KabupatenManokwari.Suku-suku bangsa di Papua sudah sejak dahulu mempunyai hubungandengan suku-suku bangsa di bagian Barat, yaitu Kerajaan di Maluku. PadaAbad ke XV seluruh pantai utara Papua sampai dengan perbatasandengan PNG-Papua dan pantai Barat sampai dengan Namatota di sebelahselatan serta Pulau di sekitarnya menjadi daerah kekuasaan Sultan Tidore.
 
PERIODISASI PEMERINTAHAN
II - 2
SEJARAH KEHUTANAN PAPUA
Sultan Ibnu Mansur (1443) sebagai
Sultan Papua Pertama
melakukanekspedisi kora-kora dari negeri Gam Raange (Patani, Maba dan Weda) diPulau Halmahera menuju Waigeo, Batanta, Salawati, Misool (Kolano Fat)atau Kepulauan Raja Ampat bersama armada perang yang dipimpin KapitaSyah Mardan. Di Wilayah Misool Raja Ampat, Sultan Ibnu Mansyurmengangkat Kapita War putera Sultan Bacan dengan gelar KapitaGurabessi. Kapita Gurabessi kemudian dikawinkan dengan puteri SultanIbnu Mansur bernama Boki Tayyibah.Pasca Pemerintahan Sultan Ibnu Mansur, Sultan Nuku (1780) memperluaswilayah wilayah ekspansinya dengan menguasai kepulauan Papua daripesisir utara sampai selatan (membentang dari Irian Barat ke Papua NewGuinea. Kaicil Nuku dikenal sebagai Sultan Papua, Seram, Tidore atau
Sultan Papua Kedua
.Atas dasar
histories 
inilah kerajaan Belanda mengakui legitimasikesultanan Tidore melalui keputusan
Staadblad 
tertanggal 24 Juni 1824,dan tanggal 20 Agustus 1848 dimana secara
staad recheterlijk 
kesultananTidore memiliki kedaulatan atas Pulau Papua termasuk PNG
.Sultan Zainal Abidin Syah atau
Sultan Papua III,
adalah Sultan Tidoreterakhir setelah berdirinya Negara Republik Indonesia dan dilantik padatahun 1956 oleh Presiden Indonesia Soekarno sebagai Gubernur IrianBarat Pertama yang ber Ibukota sementara di Soasio Tidore, dengan tugasutama mengembalikan Irian Barat ke Pangkuan NKRI.Bangsa Barat yang mula-mula melihat Pantai Utara Papua adalah duaorang pelaut Portugis Antonio D, Anease dan Fransisco Sorreano padatahun 1511, dalam pelayarannya mencari rempah-rempah, namun merekatidak mendarat di Pulau tersebut. Don Jorge de Menezes seorang pelautPortugis merupakan orang Barat pertama yang mendarat, dia menamakanpulau dengan Papua. Kata Papua berasal dari bahasa Melayu kuno,
“Papuah” yang berarti “Orang berambut keriting”.
Orang yang pertama memberi nama New Guini pada pada Pulau Papuaadalah Ynigo Ortis de Retes, ketika ia berlabuh di muara SungaiMambramo di pantai utara Paua. Ynigo Ortis de Retes menamakannya
dengan “Nueva Guinea” karena melihat penduduknya berkulit hitam seperti
penduduk pantai Afrika Barat. Sebutan yang diberikan oleh de Retestersebut ditulis dalam peta Abad XVI dalam bentuk Lat
in, yaitu “NovaGuinea.” Dalam catatan sejarah penamaan Papua dan New Guinea biasa
dipakai bersama-sama.
 
PERIODISASI PEMERINTAHAN
II - 3
SEJARAH KEHUTANAN PAPUA
Bukti lain yang menyatakan, bahwa sejak jaman dahulu Irian Barat
(Papua) masuk ke dalam wilayah Indonesia, yaitu dari Buku “Ramayana”karya “Maharesi Walmiki”, seorang punjangga India tersohor dimana
dikatakan tentang kepulauan Indonesia di Bagian Samudera bagiantenggara. Daerah ini sangat kaya, memiliki emas, perak, rempah-rempahdan sebagainya. Dikatakannya pula, bahwa pada bagian ujung kepulauanitu terdapat gunung salju yang puncaknya mencakar langit. Tentumaksudnya pegunungan Jaya Wijaya.Ketika Sriwijaya menaungi persatuan Nusantara abad ke-6 sampai akhirabad ke-12, Papua termasuk dalam lingkungan wilayahnya. Waktu ituPapua disebut
Janggi 
. Dalam perpustakaan kuno Indonesia disebutkandaerah
Janggi 
merupakan bagian dari Nusantara, sebutan untuk Indonesiawaktu itu. Kemudian kerjaan Majapahit dari Jawa Timur dengan PatihGajah Mada yang menginginkan persatuan kepulauan NusantaraIndonesia, dimana lewat jalur perdagangan antara Jawa dan Maluku jugaIrian. Dalam bukunya Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca disebutkan
batasan kerajaan itu dimana tertera nama “Wanin ri Seram”.
Nama-nama tesebut merupakan nama-nama daerah di Irian seperi Waninyang dimaksudkan adalah Onim. Daerah ini dekat Kokas di Pantai IrianBarat atau dapat juga dicapai dari teluk Mac Cluer arah Barat ke laut danSeram sekarang dikenal sebagai Kowliai terletak di bagian selatan PulauIrian.Begitu pula setelah aliansi Aceh, Demak, Ternate, bahkan sejak jamanpurbakala dan di awal tahun permulaan VOC di Negara Indonesia, merekatelah mengakui kedaulatan Kesultanan Tidore atas Irian Barat.Kata
Janggi 
dalam bahasa Ibu Negeri Ternate/Tidore adalah namapemberian dari Sultan Ternate Mansyhur Malamo (1257 M); Padakepulauan Malukuj Kie Raha dipimpin oleh orang-orang terpercaya dandihormati dengan gelar Kolano, sedangkan pada kepulauan Raja Ampatyang merupakan kesinambungan dari Maluku Kie Raha disebut Koranoyang memimpin dan membawahi negeri-negeri di Waegeo, Salawati, Miouldan Seram.Kemudian setelah persekutuan antara Ternate-Tidore (Uli Lima
 –
Uli Siwa)dimana terjadi kesepakatan utuk ekspansi meluaskan daerah keduakerajaan tersebut. Kepulauan yang diliputi salju abadi di tahun 1443Masehi di Jaman Sultan Ibnu Masyhur berubah nama menjadi Papua.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->