Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
0Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tarif Listrik Naik, Liberalisasi Terus Berjalan

Tarif Listrik Naik, Liberalisasi Terus Berjalan

Ratings: (0)|Views: 96|Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on Apr 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/10/2013

pdf

text

original

 
10 April 201329 Jumadil awal 1434
(http://hizbut-tahrir.or.id/)HOME (HTTP://HIZBUT-TAHRIR.OR.ID/) AL ISLAM(HTTP://HIZBUT-TAHRIR.OR.ID/CATEGORY/ALISLAM/)
Editorial (http://hizbut-tahrir.or.id/category/editorial/)Berita (http://hizbut-tahrir.or.id/category/news/)Syari’ah (http://hizbut-tahrir.or.id/category/shariah/)
Tarif Listrik Naik, Liberalisasi Terus Berjalan
(http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/07/listrik-tdl.jpg)Upayapemerintah untuk mengurangi subsidi dengan menaikkan harga jual merupakan tindakan yangzalim.Di bulan Aprilmasyarakat dibenturkanlagi dengankenaikan tarif tenaga listrik sebesar 4,3 persen. Kenaikanini sejalan dengan keputusan MenteriEnergi dan Sumber Daya Mineral(ESDM) yang merencanakan kenaikan listriksebesar 15 persen dalam satu tahun.Dan kenaikan iniakan direncanakan lagi di bulan, Juli dan Oktober 2013.Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan kenaikan tarif listrik ini merupakan kenaikanlistrik tahap kedua dari empat tahap yang direncanakan sejak 1 Januari 2013. “Hari ini(1/4) listrik naik lagi, tapi kami minta masyarakat untuk tidak panik terhadap kenaikan listrik ini, sebabkami telah menyosialisasikannya,” ujar Nur di Jakarta, Senin (1/4).Pengamat ekonomi Muhammad Ishak menilai alasan yang digunakan pemerintah untuk menaikkan harga listrikadalah harga jual listrik PLN kepada konsumen lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara di kawasan ASEAN.Memang kenyataannya harga listrik Indonesia sedikit lebih tinggi dibandingkan Singapura, Malaysia danThailand. Meskipun demikian, harga itu masih lebih murah dibandingkan dengan negara-negara seperti Vietnam,Filipina dan Brunai Darussalam.Namun, menurut anggota Lajnah Maslahiyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu, harga tersebut diukur berdasarkan daya beli penduduk melalui pendekatan PDB per kapita. “Maka beban yang ditanggung olehkonsumen di Indonesia masih lebih besar dibandingkan dengan konsumen di negara-negara yang listriknyamurah tersebut,” jelasnya.Sebagai contoh harga listrik per kwh di Indonesia dan Malaysia untuk rumah tangga masing-masing sebesar 8,2dan 9,9 sen dolar. Namun demikian PDB per kapita Malaysia yang mencapai US$16,200 jauh di atas Indonesiayang hanya US$4,700.
Pemerintah Zalim
Upaya pemerintah untuk mengurangi subsidi dengan menaikkan harga jual, menurut Ishak, merupakan tindakanyang zalim. Sebab, penyebab tingginya biaya produksi listrik semata-mata karena kegagalan pemerintah sendiriseperti penjualan energi murah seperti gas lebih berpihak kepada swasta/asing dan inefisiensi di tubuh PLNsendiri. Lebih dari itu, upaya pencabutan subsidi listrik merupakan upaya sistematis pemerintah untuk memuluskanlangkah liberalisasi di sektor kelistrikan. “Dengan demikian semakin banyak pihak swasta yang dapat terlibatdalam bisnis kelistrikan dan peran pemerintah menjadi lebih minimal,” terangnya kepada Media Umat.Pada pasal 11 UU No 30 Tahun 2009, pihak swasta diberi kesempatan untuk mengusahakan penyediaan listrikbaik pembangkit, transmisi, distribusi dan penjualan dalam satu wilayah atau pemecahan usaha (unbundling)secara horizontal. Adapun harga jualnya ditetapkan oleh pemerintah daerah yang disetujui oleh DPRD. Jika tidakditetapkan maka mengikuti aturan pemerintah pusat.
Search
 (http://hizbut-tahrir.or.id/informasi-muktamar-khilafah-2013/) (http://www.hizb-ut-tahrir.info/info/index.php/category/categ_84)
The Blind Nationalism of Malaysia hasCaused the Bloodshed of MuslimWomen and Children in Sabah(http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/06/the-blind-nationalism-of-malaysia-has-caused-the-bloodshed-of-muslim-women-and-children-in-sabah/)Capitalism’s Exploitation of Millions of Vulnerable People as DomesticWorkers (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/06/capitalisms-exploitation-of-millions-of-vulnerable-people-as-domestic-workers/)Expensive Democracy is The Source of Corruption (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/03/19/expensive-democracy-is-the-source-of-corruption/)
index
>>
(http://hizbut-tahrir.or.id/category/english-section/)
Syura(http://hizbut-tahrir.or.id/2013/03/04/syura/)
Syari’ah
 
Komentar:
Hal ini, menurut Ishak, harga listrik di suatu wilayah bisa berbeda dengan wilayah lain, dengan itu negosiasi tarif listrik oleh investor dengan DPRD bisa jadi bukan lagi memperhatikan aspek kondisi masyarakat tapikeuntungan ekonomi.“Regulasi ini memang bertujuan untuk merangsang minat swasta untuk berinvestasi di sektor kelistrikan. Dankenyataannya memang demikian. Hingga akhir tahun 2011, sebanyak 28 perusahaan swasta yang diistilahkandengan Independent Power Producer (IPP) memasok listrik kepada PLN dengan kontribusi 22 persen dari totalproduksi listrik PLN,” tuturnya.Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya permintaan listrik. Harga jual IPP kepadaPLN tentu saja berdasarkan harga yang menguntungkan IPP sebab orientasi mereka murni kepentingan bisnis.Di sisi hulu, kata Ishak, pemerintah berupaya agar subsidi listrik diminimalkan bahkan dihapus secara bertahap.Dengan demikian, PLN tidak perlu menanggung kerugian dari akibat menjual listrik lebih murah dibandingkandengan harga belinya dari IPP. PLN juga tidak perlu repot memproduksi listrik sendiri cukup membeli dariswasta.“Jika harga jual telah dianggap menguntungkan, maka investor swasta dipastikan tidak hanya akan masuk keusaha pembangkitan, namun juga transmisi, distribusi hingga penjualan,” pungkasnya.[]
fatih mujahid
 
TweetTweet
23
 (http://addthis.com/bookmark.php?pub=&url=http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/tarif-listrik-naik-liberalisasi-terus-berjalan/&title=Tarif Listrik Naik, Liberalisasi TerusBerjalan) (http://digg.com/submit?phase=2&url=http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/tarif-listrik-naik-liberalisasi-terus-berjalan/&title=Tarif Listrik Naik, Liberalisasi Terus Berjalan) (http://google.com/bookmarks/mark?op=add&bkmk=http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/tarif-listrik-naik-liberalisasi-terus-berjalan/&title=Tarif Listrik Naik, Liberalisasi Terus Berjalan) (http://myweb2.search.yahoo.com/myresults/bookmarklet?t=Tarif Listrik Naik, Liberalisasi TerusBerjalan&u=http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/tarif-listrik-naik-liberalisasi-terus-berjalan/) (http://reddit.com/submit?url=http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/tarif-listrik-naik-liberalisasi-terus-berjalan/&title=Tarif Listrik Naik, Liberalisasi Terus Berjalan) (http://stumbleupon.com/submit?url=http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/tarif-listrik-naik-liberalisasi-terus-berjalan/&title=Tarif Listrik Naik,Liberalisasi Terus Berjalan&newcomment=Tarif Listrik Naik, Liberalisasi Terus Berjalan) (http://technorati.com/faves?add=http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/tarif-listrik-naik-liberalisasi-terus-berjalan/)
Baca juga :
1.Tarif Listrik Naik Mulai 1 April (http://hizbut-tahrir.or.id/2012/01/31/tarif-listrik-naik-mulai-1-april/)2.2011, Tarif Listrik Naik Lagi (http://hizbut-tahrir.or.id/2010/08/18/2011-tarif-listrik-naik-lagi/)3.Tarif Listrik Naik Berjenjang (http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/13/tarif-listrik-naik-berjenjang/)4.Tarif Listrik Naik, Kado Pahit di Awal Tahun (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/01/31/tarif-listrik-naik-kado-pahit-di-awal-tahun/)5.Menkeu: Mulai Mei Tarif Listrik Naik 3% Tiap 3 Bulan (http://hizbut-tahrir.or.id/2012/03/08/menkeu-mulai-mei-tarif-listrik-naik-3-tiap-3-bulan/) 
 Artikel ini diposting pada tanggal 10 April 2013 pukul 14:49 pada kategoriEkonomi (http://hizbut-tahrir.or.id/category/ekonomi/).
Nama(required)E-Mail(required)Website
Submit
 
Share
6
Di dalam Lisân al-’Arab, karya Ibn al-Manzhur dinyatakan, “Syâwartu-hu fî al-amr (Saya berembug dengan dia ...
Index Syari’ah (http://hizbut-tahrir.or.id/category/shariah/)
Merajut PelindungAurat (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/merajut-pelindung-aurat/)
Dr. Fahmi Amhar Komisi Perlindungan Anak Indonesia mengatakan bahwa hari-hari ini Indonesia sudah memasukikondisi “Darurat ...
Index Khilafah (http://hizbut-tahrir.or.id/category/seputar-khilafah/)
Hizbut Tahrir Adalah PartaiPolitik Yang BerdiriSendiri TidakMewakili danTidak Diwakili OlehSiapapun (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/08/hizbut-tahrir-adalah-partai-politik-yang-berdiri-sendiri-tidak-mewakili-dan-tidak-diwakili-oleh-siapapun/)
Peringatan dan Penjelasan Hizbut Tahrir  Adalah Partai Politik Yang Berdiri SendiriTidak Mewakili dan Tidak Diwakili ...
Index Hizbut Tahrir (http://hizbut-tahrir.or.id/category/hizbut-tahrir/)
PemerintahanTransisi GhassanHitto: Salah SatuRangkaianKonspirasiAmerika terhadapRevolusi di Suriah (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/03/24/pemerintahatransisi-ghassan-hitto-salah-satu-rangkaian-konspirasi-amerika-terhadap-revolusi-di-suriah/)
 ﯾ Pemerintahan TransisiGhassan Hitto: Salah Satu RangkaianKonspirasi Amerika terhadap Revolusi di...
Index Nasyrah (http://hizbut-tahrir.or.id/category/leaflet/)
Cover Story:
Pengantar [BahayaNasionalisme danSeparatisme](http://hizbut-tahrir.or.id/2013/03/31/pengantar/)
Fokus:
Pengantar [Bahaya Nasionalisme danSeparatisme] (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/03/31/pengantar/)
Index
>
(http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/)
KhilafahHizbut Tahrir Nasyrah
 
Wujudkan RasaKeadilan BrantasPremanisme(http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/wujudkan-rasa-keadilan-brantas-premanisme/)
Index
>
(http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/)
(http://hizbut-tahrir.or.id/category/buku/) 
Poling
Revolusi Syam di Suriah akankahmembawa perubahan besar untukdunia ? Ya, insya Allah Daulah Khilafahakan segera berdiri, dengankepemimpinan Khalifah yg adil
(95%, 4,008 Votes)
Tidak, itu cuma sekedar politikkekuasaan menuju pemerintahanyang lebih demokratis
(4%, 151Votes)
 Abstain, tidak memahami masalahpolitik
(1%, 49 Votes)
Total Voters:
4,208
Artikel Terbaru
Sabar dan Ridha Terhadap Qadha’(http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/sabar-dan-ridha-terhadap-qadha/)Pedasnya Aroma Cabe (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/pedasnya-aroma-cabe/)Tarif Listrik Naik, Liberalisasi TerusBerjalan (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/tarif-listrik-naik-liberalisasi-terus-berjalan/)Merajut Pelindung Aurat (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/merajut-pelindung-aurat/)HTI Jakarta Tolak Disahkannya RUUOrmas (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/hti-jakarta-tolak-disahkannya-ruu-ormas/)Surat Terbuka Seorang MuslimahUntuk Femen: Mari Bicara Tentang Apa Arti Sesungguhnya PembebasanWanita (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/04/10/surat-terbuka-seorang-muslimah-untuk-femen-mari-bicara-tentang-apa-arti-sesungguhnya-pembebasan-wanita/)Rezim Penguasa DispotisBerjatuhan Seperti Batu Domino(http://www.facebook.com/mediacenterhti)(http://m.hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/bb/htimobile.jad)(http://www.twitter.com/hizbuttahrirID)(http://www.youtube.com/htiinfokom)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->