Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peran Guru Dalam Inovasi Pembelajaran

Peran Guru Dalam Inovasi Pembelajaran

Ratings: (0)|Views: 25 |Likes:
Published by Marlis Siregar

More info:

Published by: Marlis Siregar on Apr 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2013

pdf

text

original

 
Problematika Pendidikan 1
MAKALAHTUGAS MAKALAH LANDASAN DAN PROBLEMATIKAPENDIDIKANINOVASI PENDIDIKANPERAN GURU DALAM INOVASI PEMBELAJARANOLEHMARLIS SIREGAR  NIM :06122503047DOSEN PENGASUH : Dr. Aisyah A.R, M.PdDr. Yosef Barus
MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKANFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS SRIWIJAYA2012
 
Problematika Pendidikan 2
INOVASI PENDIDIKANPERAN GURU DALAM INOVASI PEMBELAJARANMARLIS SIREGAR 
Globalisasi telah melahirkan persaingan dalam berbagai bidang, termasuk  bidang ketenagakerjaan. Kondisi ini menuntut kualitas SDM yang tinggi,sementara mutu pendidikan kita rendah. Prestasi pembelajaran
 
siswa
 
menurut bank dunia, Indonesia terus mendapat prestasi yang rendah dalam uji berstandar internasional atas prestasi siswa, bahkan setelah memperhitungkan kondisi sosialekonomi. Di tahun 2003, Indonesia mendapat posisi ke-33 dari 45 negara dalamThird International Mathematics Science Study (TIMSS). Di tahun 2006, Programfor International Student Assessment (PISA), yang menilai seberapa baik kesiapansiswa berumur 15 tahun dalam menghadapi kehidupan, Indonesia mendapat peringkat 50 dari 57 negara dalam bidang ilmu pengetahuan, membaca danmatematika. Tidak ada pilihan bagi guru kecuali melakukan inovasi pembelajarankarena secara langsung yang melakukan pembelajaran di dalam kelas ialah guru,apa yang terjadi di kelas tergantung dari guru tersebut. Keberhasilan pembelajaransebagian besar ialah tanggung jawab guru.Berbagai forum diadakan untuk mensosialisasikan gagasan tentanginovasi pembelajaran dengan partisipan atau subjek sasaran para guru. Bahkan,dalam diklat sertifikasi guru, sebagai tindak lanjut penanganan para pesertasertifikasi yang tidak lolos lewat jalur portofolio, inovasi pembelajaranmerupakan salah satu mata diklat. Namun, di sisi lain, ada keengganan atauketerpaksaan pada sebagian guru untuk mengikuti perkembangan atau mendalamiinovasi pembelajaran. Apa yang mereka tekuni selama ini seolah-olah sudahcukup dan tidak perlu diubah lagi. Padahal, merupakan suatu keharusan bagi guruuntuk secara terus-menerus melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan mutudan hasil pembelajaran, lebih-lebih setelah memasuki era global seperti sekarang.
 
Problematika Pendidikan 3
PEMBAHASAN
Landasan Hukum Guru Berkualitas
Guru atau pendidik dalam Bab I Pasal 1 Ayat 6 Undang-undang No. 20
tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dinyatakan bahwa “Pendidik 
adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yangsesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan
 pendidikan.”. Selanjutnya pada
Bab XI Pasal 39 ayat 2, dinyatakan bahwa:
”Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan
melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi”.
Merujuk pada Undang-undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 yangdimaksud dengan guru yang berkualitas adalah guru yang profesional. Ada beberapa istilah yang bertautan dengan kata profesional, yaitu profesi, profesionalisme, profesionalitas dan profesionalisasi. Tantangan baru yangmuncul kemudian dalam rangka pelaksanaan tugas keprofesionalan seorang guruatau pendidik, seiring dengan terbitnya UU No. 14 Tahun 2005 dan PP No. 19tahun 2005 adalah tantangan normatif berupa sertifikasi guru sebagai jaminanlulus uji kompetensi sebagai guru profesional.Meskipun di dalamnya ada harapan baru berkaitan dengan tingkatkesejahteraan guru, tetapi sekaligus menjadi buah kecemasan dan penantian yang belum pasti bagi pendidik atau guru. Guru harus berkualitas menurut standar tertentu. Bukti kualitas menurut standar tertentu yang menjamin seseorang dapatdikatakan sebagai guru profesional adalah selembar sertifikat. Pemerolehansertifikat sebagai guru profesional harus melalui dan lulus uji kompetensi guru.
Inovasi Pendidikan
Menurut Roger inovasi adalah suatu gagasan, objek benda atau kegiatanyang dianggap baru. Bagi Drucker inovasi adalah perubahan, ide atau gagasanyang mendorong seseorang sebagai penggunanya bekerja dan berkarya dan lebih baik dari sebelumnya atau menghasilkan dimensi kinerja baru. Inovasi terjadisecara beriringan dengan timbulnya tantangan, karena setiap inovasi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->