Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Geometri Euclid (2)

Geometri Euclid (2)

Ratings: (0)|Views: 177 |Likes:

More info:

Published by: Feramulya Pratamasari on Apr 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2013

pdf

text

original

 
BAB IIPEMBAHASAN
2.1 Istilah-istilah Dalam Geometri Euclid
Titik, garis, dan relasi merupakan unsur dasar dalam pembahasan geometriEuclid. Unsur-unsur di atas tidak terlepas dari aksioma dan teorema yang akandipelajari. Oleh karena itu harus di pahami terlebih dahulu istilah-istilah tersebut.Untuk selanjutnya geometri Euclid di tulis denan geometri saja.Titik dan garis unsur-unsur yang tidak didefinisikan dalam geometri. Salah saturelasi pada geometri adalah relasi di antara, misalnya titik B di antara A dan C. Jikadigambarkan adalah sebagai berikut: CA B CA Ba. )
Gambar 2.1.1
 b,)1.
 
Titik Titik merupakan unsur yang tidak didefinisikan. Titik dituliskan dengan huruf 
capital tunggal, seperti A, B, C, D, E…… dan seterusnya. Tidak boleh di tuliskan
dengan huruf kecil.2.
 
GarisGaris juga merupakan unsur yang tidak didefinisikan. Garis dituliskan denan huruf 
kecil seperti g, h, I, j, k, l…… seterusnya. Atau dengan menggunakan dua titik pada
garis itu, misalnya garis AB dituliskan dengan symbol .A B
Gambar 2.1.2
3.Relasi Gabungan AntaraTitik B di antara titik A dan C dapat dituliskan A-B-C, jika A, B, dan Cmerupakan titik yang berbeda dan letaknya segaris. Sehingga dapat juga dituliskansebagai C-B-A.4.Ruas Garis
 
Ruas garis digambarkan sebagai berikut:A B
Gambar 2.1.
 Definisi ruas garis:
 Ruas garis AB adalah himpunan titik yan memuat titik A,titik B dan titik-titik diantarakedua titik itu.
Ruas garis pada gambar 2.1.3 di atas dinyatakan sebagai ruas garis AB serta diberisymbol . Titik A dan B masing-masing disebut ujung-ujung ruas garis.5. Sinar Sinar digambarkan sebagai berikut:P Q
Gambar 2.1.4
 Definisi sinar:
Sinar PQ adalah himpunan titik-tiik yang merupakan gabungan suatu titik tetap dantitik-titik yang sepihak terhadap titik tetap itu.
Sinar PQ disimbolkan dengan . Titik P disebut pangkal sinar.6. SudutTitik dan garis merupakan unsure-unsur yang membentuk sudut.Definisi Sudut:
Sudut adalah himpunan titik-titik yang merupakan gabungan dari dua sunar yang bersekutu dititik pangkalnya.
Contoh: AB C
Gambar 2.1.5
Gambar di atas menggambarkan sudut ABC dan ditulis . Sinar BA dansinar BC disebt kaki-kaki sudut B adalah titik sudut.7. Ukuran Ruas GarisUntuk setiap garis g dapat dikawankan dengan satu bilangan real, demikian pulasetiap bilangan real dapat dikawankan dengan satu titik pada garis g. jadi terdapatkorespodensi satu-satu antara titik-titik pada garis dengan himpunan bilangan real. Pada
 
 pembahasan selanjutnya hal ini disebut sebagai aksioma. Korespodensi satu-satu itudisebut Sistem Koordinat, sedangkan bilangan yang menandai letak suatu titik padagaris disebut Koordinat. Pandang ruas garis beikut:
A B C D E0 1 2 3 4 g
Gambar 2.1.6
Definisi Ukuran Ruas Garis:
Ukuran ruas garis adalah koordinat salah satu ujungnya jika ujung yang lainberkoordinat nol 
 8. Titik TengahPerhatikan gambar berikut:
A M B
 
Gambar 2.1.7
M adalah titik tengah garis AB. Dari gambar di atas diperoleh definisi dari titik tengah.Definisi Titik tengah:
Titik tengah adalah titik pada ruas garis sehingga membentuk dua ruas garis yang berukuran sama.
 Terdapat banyak sekali garis yang melalui titik tengah suatu ruas garis. Garis yangmemotong ruas garis dititik tengahnya disebut
Bisektor ruas garis
atau garis bagigaris.Contoh:A M B
 
Bisektor ruas garis AB
 
Gambar 2.1.9

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->