Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
askep ctev

askep ctev

Ratings: (0)|Views: 103 |Likes:
Published by Katherine Frost

More info:

Published by: Katherine Frost on Apr 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/16/2013

pdf

text

original

 
2.1 Definisi Congenital Talipes Equino Varus (CTEV)CTEV adalah salah satu anomali ortopedik kongenital yang sudah lamadideskripsikan oleh Hippocrates pada tahun 400 SM (Miedzybrodzka, 2002)CTEV/ Club Foot adalah deformitas yang meliputi fleksi dari pergelangan kaki,inversi dari tungkai, adduksi dari kaki depan, dan rotasi media dari tibia (Priciples of Surgery, Schwartz).
 
2.2 EtiologiSampai saat ini penyebab utama terjadinya kaki bengkok ( CTEV ) tidak diketahuisecara pasti. Namun telah terbukti bahwa perkembangan tulang, sendi, jaringanikat, persarafan, pembuluh darah dan otot masing-masing terlibat dalam prosespatofisiologi. Mihran (2008) dan Hita (2008) menjelaskan beberapa teori penyebabterjadinya CTEV/kaki bengkok :a. Kebiasaan ibu waktu hamil merokok.b. Teori embrionik, antara lain perubahan bentuk primer yang terjadi pada selgerminativum yang dibuahi yang mengimplikasikan perubahan bentuk . Terjadiantara masa konsepsi dan pada minggu ke-12 usia kehamilanc. Perkembangan tumbuh kembang yang terhambatd. Teori neurogenik, yaitu teori yang menjelaskan bahwa perubahan bentukprimer terjadi pada jaringan neurogenik.e. Teori amiogenik, yang menjelaskan bahwa perubahan bentuk primer terjadipada jaringan otot dan terjadi penebalan kapsul fibrosa sendi.f. Faktor Keturunan
 
2.3 Klasifikasi1. Postural Club Foot2. Congenital Club Foot :SimpleRigid → pada kasus yang rigid, perlu tindakan operasi.3. Syndromic Club foot associated with :Artrogryposis Multiplex Congenital atau amioplasia → suatu kelainan kongenitalyang berkaitan dengan penggantian otot dengan jaringan fibrosa pada saat lahir,sehingga mengakibatkan hilangnya mobilitas sendi, dan berkaitan dengandeformitas seperti misalnya CHD, talipes equinovarus, dislokasi lutut.Myelomeningocel. Pada kasus ini terjadi imbalance otot sehingga terjadi club foottipe rigid.
 
2.4 Manifestasi Klinis
1. positional equinovarus
, yaitu terpuntirnya kaki kearah dalam karena posisi bayipada saat didalam kandungan.
2.
Deformitas serupa terlihat pada
myelomeningocele andarthrogryposis.
Ankle
equinus
dan kaki supinasi (varus) dan adduksi (normalnyakaki bayi dapat dorso fleksi dan eversi, sehingga kaki dapat menyentuh bagiananterior dari tibia). Dorso fleksi melebihi 90° tidak memungkinkan.
 
2.5 Patofisiologi
 
Penyebab pasti dari clubfoot sampai sekarang belum diketahui. Beberapa ahlimengatakan bahwa kelainan ini timbul karena posisi abnormal atau pergerakanyang terbatas dalam rahim. Ahli lain mengatakan bahwa kelainan terjadi karenaperkembangan embryonic yang abnormal yaitu saat perkembangan kaki ke arahfleksi dan eversi pada bulan ke-7 kehamilan. Pertumbuhan yang terganggu padafase tersebut akan menimbulkan deformitas dimana dipengaruhi pula oleh tekananintrauterine.
 2.6 Diagnosis
Kelainan ini mudah didiagnosis, dan biasanya terlihat nyata pada waktu lahir (earlydiagnosis after birth). Pada bayi yang normal dengan equinovarus postural, kakidapat mengalami dorsifleksi dan eversi hingga jari-jari kaki menyentuh bagiandepan tibia. "Passive manipulation dorsiflexion → Toe touching tibia → normal".Bentuk dari kaki sangat khas. Kaki bagian depan dan tengah inversi dan adduksi.Ibu jari kaki terlihat relatif memendek. Bagian lateral kaki cembung, bagian medialkaki cekung dengan alur atau cekungan pada bagian medial plantar kaki. Kakibagian belakang equinus. Tumit tertarik dan mengalami inversi, terdapat lipatankulit transversal yang dalam pada bagian atas belakang sendi pergelangan kaki.Atrofi otot betis, betis terlihat tipis, tumit terlihat kecil dan sulit dipalpasi. Padamanipulasi akan terasa kaki kaku, kaki depan tidak dapat diabduksikan dandieversikan, kaki belakang tidak dapat dieversikan dari posisi varus. Kaki yang kakuini yang membedakan dengan kaki equinovarus paralisis dan postural ataupositional karena posisi intra uterin yang dapat dengan mudah dikembalikan keposisi normal. Luas gerak sendi pergelangan kaki terbatas. Kaki tidak dapatdidorsofleksikan ke posisi netral, bila disorsofleksikan akan menyebabkan terjadinyadeformitas
rocker-bottom
dengan posisi tumit equinus dan dorsofleksi pada senditarsometatarsal. Maleolus lateralis akan terlambat pada kalkaneus, pada plantarfleksi dan dorsofleksi pergelangan kaki tidak terjadi pergerakan maleoulus lateralisterlihat tipis dan terdapat penonjolan korpus talus pada bagian bawahnya. Tulangkuboid mengalami pergeseran ke medial pada bagian distal anterior tulangkalkaneus. Tulang navicularis mengalami pergeseran medial, plantar dan terlambatpada maleolus medialis, tidak terdapat celah antara maleolus medialis dengantulang navikularis. Sudut aksis bimaleolar menurun dari normal yaitu 85° menjadi55° karena adanya perputaran subtalar ke medial. Terdapat ketidakseimbangan otot-otot tungkai bawah yaitu otot-otot tibialis anteriordan posterior lebih kuat serta mengalami kontraktur sedangkan otot-otot peroneallemah dan memanjang. Otot-otot ekstensor jari kaki normal kekuatannya tetapiotot-otot fleksor jari kaki memendek. Otot triceps surae mempunyai kekuatan yangnormal. Tulang belakang harus diperiksa untuk melihat kemungkinan adanya spina bifida.Sendi lain seperti sendi panggul, lutut, siku dan bahu harus diperiksa untuk melihatadanya subluksasi atau dislokasi. Pmeriksaan penderita harus selengkap mungkinsecara sistematis seperti yang dianjurkan oleh R. Siffert yang dia sebut sebagaiOrthopaedic checklist untuk menyingkirkan malformasi multiple.2.7 Diagnosa banding
Postural clubfoot-
disebabkan oleh posisi fetus dalam uterus. Kaki dapat dikoreksi secara manual oleh pemeriksa.Mempunyai respon yang baik dan cepat terhadap
serial casting 
dan jarang akan kambuh kembali
 
Metatarsus adductus (atau varus)-
adalah deformitas pada metatarsal saja. Kaki bagian depan mengarah ke bagianmedial dari tubuh. Dapat dikoreksi dengan manipulasi dan mempunyai responterhadap
serial casting
.Penatalaksanaan
Sekitar 90-95% kasus club foot bisa di-treatment dengan tindakan non-operatif. Penanganan yangdapat dilakukan pada club foot tersebut dapat berupa : Non-Operative :
Pertumbuhan yang cepat selama periode infant memungkinkan untuk penangananremodelling. Penanganan dimulai saat kelainan didapatkan dan terdiri dari tigatahapan yaitu : koreksi dari deformitas, mempertahankan koreksi sampaikeseimbangan otot normal tercapai, observasi dan follow up untuk mencegahkembalinya deformitas.Koreksi dari CTEV adalah dengan manipulasi dan aplikasi dari serial "cast" yangdimulai dari sejak lahir dan dilanjutkan sampai tujuan koreksi tercapai. Koreksi iniditunjang juga dengan latihan stretching dari struktur sisi medial kaki dan latihankontraksi dari struktur yang lemah pada sisi lateral.Manipulasi dan pemakaian "cast" ini diulangi secara teratur (dari beberapa harisampai 1-2 bulan dengan interval 1-2 bulan) untuk mengakomodir pertumbuhanyang cepat pada periode ini. Jika manipulasi ini tidak efektif, dilakukan koreksi bedah untuk memperbaikistruktur yang berlebihan, memperpanjang atau transplant tendon. Kemudianektremitas tersebut akan di "cast" sampai tujuan koreksi tercapai. Serial Plastering(manipulasi pemasangan gibs serial yang diganti tiap minggu, selama 6-12minggu). Setelah itu dialakukan koreksi dengan menggunakan sepatu khusus,sampai anak berumur 16 tahun.Perawatan pada anak dengan koreksi non bedah sama dengan perawatan padaanak dengan anak dengan penggunaan "cast". Anak memerlukan waktu yang lamapada koreksi ini, sehingga perawatan harus meliputi tujuan jangka panjang dantujuan jangka pendek. Observasi kulit dan sirkulasi merupakan bagian penting padapemakaian cast. Orangtua juga harus mendapatkan informasi yang cukup tentangdiagnosis, penanganan yang lama dan pentingnya penggantian "cast" secarateratur untuk menunjang penyembuhan.Perawatan "cast" (termasuk observasi terhadap komplikasi), dan menganjurkanorangtua untuk memfasilitasi tumbuh kembang normal pada anak walaupun adabatasan karena deformitas atau therapi yang lama.Perawatan "cast" meliputi :Biarkan cast terbuka sampai keringPosisi ektremitas yang dibalut pada posisi elevasi dengan diganjal bantal pada haripertama atau sesuai intruksi .Observasi ekteremitas untuk melihat adanya bengkak, perubahan warna kulit danlaporkan bila ada perubahan yang abnormal .Cek pergerakan dan sensasi pada ektremitas secara teratur, observasi adanya rasanyeriBatasi aktivitas berat pada hari-hari pertama tetapi anjurkan untuk melatih otot-otot secara ringan, gerakkan sendi diatas dan dibawah cast secara teratur.Istirahat yang lebih banyak pada hari-hari pertama untuk mencegah trauma Jangan biarkan anak memasukkan sesuatu ke dalam cast, jauhkan benda-bendakecil yang bisa dimasukkan ke dalam cast oleh ana

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->