Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH HNP.docx

MAKALAH HNP.docx

Ratings: (0)|Views: 217 |Likes:
Published by DEDE MAIDA

More info:

Published by: DEDE MAIDA on Apr 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/27/2013

pdf

text

original

 
1
KATA PENGANTAR 
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas bimbingan sehingga kami dapatmenyelesaikan
makalah ini yang berjudul “
Herniasi Nukleus pulposus (HNP
)”
. Makalah inidibuat dalam rangka mewujudkan salah satu tugas kelompok sebagai tambahan untuk melengkapi tugas akhir peraktek kerja lapangan (PKL).Pada kesempatan ini tim penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga pembuatan makalah ini dapat terselesaikan dengan baik dan lancar tepat waktu. Selain itu, tim penulis juga mengucapan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada Yth :1.
 
Karumkit RSAL Mintohardjo2.
 
Depwat RSAL Mintohardjo3.
 
Diklat RSAL Mintohardjo4.
 
Karu RSAL Mintohardjo5.
 
CI RSAL Mintohardjo6.
 
Dosen Pembimbing STIKes KESOSI7.
 
Perawat Ruangan RSAL MintohardjoTiada gading yang tidak retak, begitu juga dengan pembuatan makalah ini masihsangat banyak kekurangan yang terdapat di dalamnya. Oleh sebab itu, kami sangatmembutuhkan kritik dan saran demi penyempurnaan makalah ini.
 
2
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .................................................................... 1DAFTAR ISI.....................................................................................2PENDAHULUAN.............................................................................3PEMBAHASAN................................................................................4KASUS............................................................................................... 18KESIMPULAN DAN SARAN......................................................... 34
 
3
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang
Diskus intervertebral dibentuk oleh dua komponen yaitu; nucleus pulposus yangterdiri dari serabut halus dan longgar, berisi sel-sel fibroblast dan dibentuk oleh annulusfibrosus yang mengelilingi nucleus pulposus yang terdiri dari jaringan pengikat yang kuat. Nyeri tulang belakang dapat dilihat pada hernia diskus intervertebral pada daerahlumbosakral, hal ini biasa ditemukan dalam praktek neurologi. Hal ini biasa berhubungandengan beberapa luka pada tulang belakang atau oleh tekanan yang berlebihan, biasanyadisebabkan oleh karena mengangkat beban/ mengangkat tekanan yang berlebihan (berat).
 
Hernia diskus lebih banyak terjadi pada daerah lumbosakral, juga dapat terjadi padadaerah servikal dan thorakal tapi kasusnya jarang terjadi.
 
HNP sangat jarang terjadi padaanak-anak dan remaja, tetapi terjadi dengan umur setelah 20 tahun. Menjebolnya (hernia)nucleus pulposus bisa ke korpus vertebra diatas atau di bawahnya. Bisa juga menjebollangsung ke kanalis vertbralis. Menjebolnya sebagian dari nucleus pulposus ke dalam korpusvertebra dapat dilihat dari foto roentgen polos dan dikenal sebagai nodus Schmorl. Robekansirkumferensial dan radikal pada nucleus fibrosus diskus intervertebralis berikut dengan
terbentuknya nodus schomorl merupakan kelainan mendasari “low back pain” sub kronik 
atau kronik yang kemudian disusun oleh nyeri sepanjang tungkai yang dikenal sebagaikhokalgia atau siatika.HNP sering terjadi pada daerah L4-L5 dan L5
 – 
S1 kemudian pada C5-C6 dan paling jarang terjadi pada daerah torakal, sangat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja tapikejadiannya meningkat dengan umur setelah 20 tahun. Insiden terbanyak adalah pada kasusHernia Lumbo Sakral lebih dari 90 %, dan diikuti oleh kasus Hernia Servikal 5-10 % . Nyeri penggung bawah dapat mengenai siapa saja, tanpa mengenal jenis umur dan jeniskelami. Sekitar 60-80 % dari seluruh penduduk dunia pernah mengalami paling tidak satuepisode nyeri punggung bawah selama hidupnya. Kelompok studi nyeri (pokdi nyeri)PORDOSSI (Persatuan dokter spesialis saraf Indonesia) melakukan penelitian pada bulan mei2002 di 14 rumah sakit pendidikan, dengan hasilmenunjukan bahwa kejadian nyeri punggung bawah meliputi 18,37 % di sluruh kasus nyeri ditangani

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->