Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Connected 1

Connected 1

Ratings: (0)|Views: 25|Likes:
Published by alul85

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: alul85 on Mar 23, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/16/2009

pdf

text

original

 
Rabu, 8 Oktober 2008 | 01:03 WIBKALAU bicara soal dunia Internet, mustahil untuk melewatkan trilogi film The Matrix. Inilah film yang membedahmasalah teknis dan filosofi dalam dunia cyber. Film garapan dua bersaudara Larry dan Andy Wachowski inisudah menjadi cult film bagi para geeks seperti para hacker dan cyberpunk.Film fiksi-ilmiah ini ceritanya memang agak-agak rumit; secara garis besar berpusat tokoh jagoan utamanya,Neo alias “The One”, yang diperankan oleh Keanu Reeves. Ia mati-matian melawan para musuhnya, baik ituberupa mesin, manusia, dan terutama “manusia” virtual. Untuk menghadapi para musuh ini, Neo harus keluar-masuk dunia nyata dan dunia virtual.Memang, dunia nyata dan dunia virtual dalam film ini keduanya digambarkan berdampingan secara paralel. Jikaingin masuk ke dunia virtual, Neo dan rekan-rekannya harus dipasangi sebuah mesin yang disambungkan keotak mereka. Sementara jika mereka sedang di dunia virtual dan ingin kembali ke dunia nyata, mereka harusmengangkat panggilan telepon yang berasal dari rekan mereka di dunia nyata.Ketika para tokoh ini ada di dunia virtual, tubuh fisiknya tetap ada di dunia nyata (yang tersambung ke mesintadi), namun “roh”-nya ada di dunia virtual. Walaupun dunianya sudah terpisah, antara tubuh fisik dan “roh” inisebenarnya masih menyatu. Jika “roh”-nya yang sedang bertarung melawan para musuh di dunia virtual terlukaatau mati, tubuh fisiknya juga bisa terluka dan mati. Sebaliknya, jika tubuh fisiknya terputus sambungannyadengan mesin, “roh”-nya bisa mati.Nah, The Matrix ini bisa memberikan inspirasi bahwa di era New Wave Marketing ini koneksi (connection) antaradunia virtual (online) dan dunia nyata (offline) harus selalu tersambung tanpa jeda dan putus, always-onconnection. Koneksi ini juga harus berupa mobile connection, bukan lagi fixed connection. Karena itu puladibutuhkan mobile connector agar kita bisa semakin mudah mengakses perubahan-perubahan yang terjadi dilanskap bisnis.Mobile connector ini bentuknya bisa berupa telepon seluler, laptop, smartphone ataupun perangkat lainnya yangbisa membuat orang melakukan koneksi online secara wireless, misalnya saja perangkat Kindle dariAmazon.com.Saat ini memang semakin banyak orang yang menjadi road warrior. Lokasi kerja tidak lagi terbatas di kantor, tapibisa di rumah, di kafe-kafe, di tempat klien, atau bahkan ketika sedang di jalan mengendarai mobil.Hal ini juga didorong oleh kemajuan teknologi yang membuat perangkat mobile connector semakin nyamandigunakan. Laptop semakin lama beratnya semakin ringan dan daya hidup baterainya juga semakin lama.Smartphone juga semakin mudah digunakan dan fitur-fiturnya semakin mendukung akses Internet. Pendeknya,dari sisi penawaran dan permintaan terhadap mobile connector ini sudah saling mendukung.Berdasarkan offering-nya, mobile connector ini bisa dibagi menjadi tiga tipe, yaitu Ad-based, Content-based, danReward-based. Ad-based adalah berbagai bentuk iklan yang ditawarkan melalui mobile connector kita.Bentuknya bisa berupa teks seperti SMS, gambar, foto, atau bisa juga berupa video.Namun, mengutip istilah Seth Godin, tentu saja sudah harus berupa permission marketing, bukan lagiinterruption marketing. Iklan-iklan yang masuk ke telepon seluler atau ke laptop saat sedang online sedapatmungkin tidak mengganggu dan malah menguntungkan si pemakai.Hal ini sudah dipraktikkan Virgin Mobile di Amerika tahun 2007 lalu. Operator seluler ini menawarkan penggunauntuk memilih antara menerima iklan SMS atau melihat iklan video 45 detik ketika browsing Internet di ponselmereka. Sebagai imbalan, mereka mendapatkan talk-time gratis selama 1 menit. Dan bagi mereka yang maumengisi kuesioner online akan mendapatkan tambahan talk-time gratis selama 5 menit.Content-based merupakan layanan yang menawarkan konten kepada si pemakai. Misalnya saja yang palingpopuler adalah ring back tone. Atau kalau di iPhone adalah aplikasi-aplikasi seperti iLightr yang bisamenampilkan nyala api seperti dari korek api untuk dilambai-lambaikan saat konser musik atau Koi Pond yangmenampilkan ikan koi yang sedang berenang di kolam.Sementara reward-based adalah layanan-layanan yang memberikan reward, bukan hanya kepada pelanggan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->