Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
1Activity

Table Of Contents

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Maksud, Tujuan dan Sasaran
1.2.1. Maksud
1.2.2. Tujuan
1.2.3. Sasaran
1.3. Lingkup Kajian
1.4. Pengertian
1.4.1. Definisi
1.4.2. Singkatan-Singkatan
1.5. Dasar Kebijakan
1.6. Pendekatan, Kebijakan dan Strategi
1.6.1. Pendekatan
1.6.2. Kebijakan
1.6.3. Strategi
BAB II IDENTIFIKASI LOKASI
2.1. Gambaran Umum Kegiatan Identifikasi
2.2. Penetapan Lokasi Kajian (Sebagai Input)
2.2.1. Inventarisir Daftar Desa yang akan Didata
2.2.2. Inventarisir Pulau-Pulau Kecil yang akan Didata
2.3. Tata Cara Peliputan Data dan Informasi
2.3.1. Peliputan Sekunder
2.3.3. Hasil Peliputan Data dan Informasi
BAB III IDENTIFIKASI LOKASI DESA TERPENCIL
3.1. Definisi Desa Terpencil
3.2. Kriteria Desa Terpencil
3.3. Parameter Desa Terpencil Berdasarkan Kriteria
3.4. Instrumen Penilaian (Scoring Tools) Desa Terpencil
3.5. Rumusan Kelompok Tipologi Desa Terpencil
BAB IV IDENTIFIKASI LOKASI DESA TERTINGGAL
4.1. Definisi Desa Tertinggal
4.2. Kriteria Desa Tertinggal
4.3. Parameter Desa Tertinggal Berdasarkan Kriteria
4.4. Instrumen Penilaian (Scoring Tools) Desa Tertinggal
4.5. Rumusan Kelompok Tipologi Desa Tertinggal
BAB V IDENTIFIKASI LOKASI PULAU-PULAU KECIL
5.1. Definisi Pulau-Pulau Kecil
5.2. Kriteria Pulau-Pulau Kecil
5.3. Parameter Pulau-Pulau Kecil Berdasarkan Kriteria
5.4. Instrumen Penilaian (Scoring Tools) Pulau-Pulau Kecil
5.5. Rumusan Kelompok Tipologi Pulau-Pulau Kecil
BAB VI IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DAN POTENSI KAWASAN
6.1. Identifikasi Permasalahan
6.1.1. Permasalahan Desa Terpencil
6.1.2. Permasalahan Desa Tertinggal
6.1.3. Permasalahan Pembangunan Pulau-Pulau Kecil
6.2. Identifikasi Potensi
6.2.1. Potensi Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil
6.2.2. Potensi Kawasan Non Pesisir
6.3. Pentingnya Identifikasi Karakteristik Daerah (Permasalahan dan Potensi)
BAB VII SKENARIO PENANGANAN
7.1. Penanganan dengan Pendekatan Kawasan (Regional Approach)
7.2. Penanganan dengan Pendekatan Daerah (Territorial Approach)
7.3. Indikasi Bentuk Penanganan
7.3.1. Indikasi Bentuk Penanganan Penyelesaian Permasalahan
7.3.2. Indikasi Bentuk Penanganan Pengembangan Potensi Kawasan
7.4. Identifikasi Pengelolaan Penanganan
7.4.1. Penanganan Pembangunan Kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota
7.4.2. Sumber Pendanaan
7.4.3. Langkah Penanganan Pembangunan
7.5. Strategi Prioritas Penanganan
7.5.1. Rumusan Prioritas Penanganan Permasalahan
7.5.2. Rumusan Prioritas Penanganan Pengembangan Potensi Daerah
7.5.3. Skema Strategi Prioritas Penanganan
7.5.4. Keberlangsungan Program (Sustainibility )
BAB VIII PENYAJIAN HASIL IDENTIFIKASI
8.1. Penyajian Hasil Kajian
8.1. Matriks Penanganan Daerah Terpencil
8.2. Matriks Penanganan Kawasan Tertinggal
8.3. Matriks Penanganan Pulau-Pulau Kecil
8.4. Matriks Pengembangan Potensi Daerah
8.2. Legalisasi Hasil Identifikasi
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Panduan Teknis Ident. Desa Terpencil,Desa Tertinggal Dan Pul

Panduan Teknis Ident. Desa Terpencil,Desa Tertinggal Dan Pul

Ratings: (0)|Views: 172 |Likes:
Published by Widiana Safaat
p
p

More info:

Published by: Widiana Safaat on Apr 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2014

pdf

text

original

You're Reading a Free Preview
Pages 4 to 17 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 21 to 70 are not shown in this preview.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->