Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian Murabahah

Pengertian Murabahah

Ratings: (0)|Views: 38 |Likes:
Published by syaikhu68_156290350
makalah prosedur perdagangan dan pencatatan saham
makalah prosedur perdagangan dan pencatatan saham

More info:

Categories:Business/Law
Published by: syaikhu68_156290350 on Apr 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2013

pdf

text

original

 
Apa itu Murabahah? Murabahah adalah transaksi penjualan barangdengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan (margin) yang disepakatioleh penjual dan pembeli.Pembayaran atas akad jual beli dapat dilakukansecara tunai maupun kredit. Hal yang membedakan murabahah dengan jualbeli lainnya adalah penjual harus memberitahukan kepada pembeli hargabarang pokok yang dijualnya serta jumlah keuntungan yang diperoleh.Penjualan dapat dilakukan secara tunai atau kredit , jika secara kreditharus dipisahkan antara keuntungan dan harga perolehan .Keuntungan tidakboleh berubah sepanjang akad , kalau terjadi kesulitan bayar dapat dilakukanrestrukturisasi dan kalau kesulitan bayar karma lalai dapat dikenakan denda.Denda tersebut akan dianggap sebagai dana kebajikan . Uang muka juga dapatditerima , tetapi harus dianggap sebagai pengurang piutang.[1] 
2. JENIS MURABAHAH
2.1.Murabahah Berdasarkan Pesanan (Murabahah to the purcase order)Murabahah ini dapat bersifat mengikat atau tidak mengikat.Mengikat bahwa apabila telah memesan barang harus dibeli sedangkan tidakmengikat bahwa walaupun telah memesan barang tetapi pembeli tersebuttidak terikat maka pembeli dapat menerima atau membatalkan barangtersebut .2.2.Murabahah Tanpa PesananMurabahah ini termasuk jenis murabahah yang bersifat tidakmengikat. Murabahah ini dilakukan tidak melihat ada yang pesan atau tidaksehingga penyediaan barang dilakukan sendiri oleh penjual.[2] 
3. RUKUN DAN SYARAT MURABAHAH
3.1.Pengertian Rukun MurabahahRukun adalah suatu elemen yang tidak dapat dipisahkan dari suatukegiatan atau lembaga, sehingga bila tidak ada salah satu elemen tersebutmaka kegiatan terdebut dinyatakan tidak sah atau lembaga tersebut tidakeksis.[3]Menurut Jumhur Ulama ada 4 rukun dalam murabahah, yaitu Orangyang menjual(Ba'I'),orang yang membeli(Musytari),Sighat dan barang atausesuatu yang diakadkan.[4] 
 
3.2.Syarat Murabahah1.Pihak yang berakad,yaitu Ba'i' dan Musytari harus cakap hukum ataubalik (dewasa), dan mereka saling meridhai (rela)2.Khusus untuk Mabi' persyaratanya adalah harus jelas dari segi sifatjumlah, jenis yang akan ditransaksikan dan juga tidak termasuk dalamkategori barang haram.
3.
Harga dan keuntungan harus disebutkan begitu pula systempembayarannya, semuanya ini dinyatakan didepan sebelum akad resmi(ijab qabul) dinyatakan tertulis.[5]
4
 
DASAR HUKUM MURABAHAH
Dalam islam,perdagangan dan perniagaan selalu dihubungkan dengan nilai-nilaimoral,sehingga semua transaksi bisnis yang bertentangan dengan kebajikantidaklah bersifat islami.[6] · Al-Qur'an[7]"Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan (mengambil)harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dengan jalanperniagaan yang berlaku dengan suka rela diantaramu. . . . ." (QS.4:29) "Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba"(QS.2:275)· Al-HadistDari Abu Sa'id Al-Khudri , bahwa Rasullulah Saw bersabda: "Sesungguhnya jualbeli itu harus dilakukan suka sama suka".(HR.al-Baihaqi,Ibnu Majah dan Shahimenurut Ibnu Hibban)
5
 
KETENTUAN UMUM MURABAHAH
1. Jual beli murabahah harus dilakukan atas barang yang telah dimilikiatau hak kepemilikan telah berada ditangan penjual.2. Adanya kejelasan informasi mengenai besarnya modal (harga pembeli)dan biaya-biaya lain yang lazim dikeluarkan dalam jual beli..3. ada informasi yang jelas tentang hubungan baik nominal maupunpresentase sehingga diketahui oleh pembeli sebagai salah satu syarat sahmurabahah
 
4. dalam system murabahah, penjual boleh menetapkan syarat kepadapembeli untuk menjamin kerusakan yang tidak tampak pada barang, tetapilebih baik syarat seperti itu tidak ditetapkan.5. transaksi pertama (anatara penjual dan pembeli pertama) haruslah sah,jika tidak sah maka tidak boleh jual beli secara murabahah (anatara pembelipertama yang menjadi penjual kedua dengan pembeli murabahah.[8] 
6
.
APLIKASI MURABAHAH DI LKS (lembaga keuangan syariah)
6.1. pengertian dan maknaDalam daftar istilah himpunan fatwa DSN (dewansyariah nasional) dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan murabahah adalahmenjual suatu barang dengan menegaskan harga belinya kepada pembeli danpembeli membayarnya dengan harga yang lebih sebagai laba.Murabahah merupakan bagian terpenting dari jual belidan prinsip akad ini mendominasi pendapatan bank dari produk-produk yangada di semua bank islam. Dalam islam, jual beli sebagai sarana tolongmenolong antara sesama umat manusia yang diridhai oleh Allah SWT. "
 Allahtelah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba" 
(QS. Al-baqarah :275).[9]6.2. Rukun dan syaratRukun murabahah dalam perbankan adalah samadengan fiqih dan hanya dianalogikan dalam pratek perbankannya.Mengenai syarat yang diminta oleh bank adalah sesuaidengan kebijakan bank syariah yang bersangkutan.umumnya persyaratantersebut menyangkut tentang barang yang diperjual belikan, harga dan ijabqobul (akad). Rasulallah SAW. Bersabda: "kaum muslimin boleh melangsungkansesuatu berdasarkan ketentuan yang mereka tetapkan". (HR. Abu daud &Hakim)6.3. Harga dan Keuntungano Bank menjual harga barang sesuai harga pokok yang dibeli dari pemasokditambah dengan keuntungannya yang disepakati bersama .o Selama akad belum berakhir, maka harga jual beli tidak boleh berubah.o System pembayaran dan jangka waktunya yang disepakati bersama.[10]

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->