Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
POLA KOMUNIKASI DALAM KELUARGADENGAN KENAKALAN REMAJA
(Studi Korelatif Di Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten SemarangJawa Tengah Tahun 2007)
SKRIPSI
Diajukan Guna Memenuhi Kewajiban Dan SyaratUntuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Agama IslamDalam Ilmu TarbiyahOleh:
NUR YADDIEN
 ______________________________ 
NIM : 111 04 011JURUSAN TARBIYAHPROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAMSEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN(SALATIGA2008
1
 
2
 
BAB IPENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
.Dalam kehidupan manusia, pada hakikatnya semua manusia inginmemenuhi kebutuhannya seperti kebutuhan kesehatan, kekuasaan, pendidikan,kedudukan dan peranan baik dalam segi biologis lahiriah maupun batiniah.Kebutuhan manusia itu tidak lepas dari tindakan komunikasi. Berdasarkanhubungan komunikasi tersebut manusia dapat diterima atau ditolak sesuaidengan sikap perilakunya. Komunikasi menyebabkan berbagai konsekuensihubungan sosial masyarakat yang terdiri dari dua orang atau lebih yang saling berhubungan, sehingga terjadi interaksi di masyarakat.Masyarakat terbentuk dari kumpulan unit terkecil yaitu keluarga.Sebagai komunitas masyarakat, keluarga memiliki arti penting dan strategisdalam pembangunan komunitas masyarakat yang lebih luas. Oleh karena itu,kehidupan keluarga yang harmonis perlu dibangun di atas dasar sisteminteraksi yang kondusif sehingga pendidikan dapat berlangsung dengan baik.Peran komunikasi dalam keluarga sangat penting sebagai wahanauntuk mentransfer nilai-nilai dan sebagai agen transformasi kebudayaan.Komunikasi tersebut dapat berlangsung secara vertikal maupun horizontal.Kedua model komunikasi ini berjalan silih berganti; bisa dari orang tua keanak atau anak ke orang tua, dari anak ke anak serta interaksi denganlingkungan yang lebih luas.1
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more