Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
IKHTIOLOGITuesday

IKHTIOLOGITuesday

Ratings: (0)|Views: 219|Likes:
Published by Irvandus Siboro

More info:

Published by: Irvandus Siboro on Apr 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2013

pdf

text

original

 
IKHTIOLOGITuesday, March 10, 2009 6:35 PM1.1 Pengertian IkhtiologiIlmu mengenai perikanan di Indonesia relatif masih baru. Akhir-akhir ini ilmu tentang perikanan banyak dipelajari mengingat ikan merupakan salah satu sumberdaya yang penting. Sebelum kitamembahas lebih
lanjut pengertian ikhtiologi, sebaiknya perlu diketahui tentang “Apakah Ikan itu?“. Ikan
merupakan salahsatu jenis hewan vertebrata yang bersifat poikilotermis, memiliki ciri khas pada tulang belakang,insangdan siripnya serta tergantung pada air sebagai medium untuk kehidupannya. Ikan memilikikemampuan didalam air untuk bergerak dengan menggunakan sirip untuk menjaga keseimbangan tubuhnyasehinggatidak tergantung pada arus atau gerakan air yang disebabkan oleh arah angin. Dari keseluruhanvertebrata,sekitar 50,000 jenis hewan, ikan merupakan kelompok terbanyak di antara vertebrata lainmemiliki jenisatau spesies yang terbesar sekitar 25,988 jenis yang terdiri dari 483 famili dan 57 ordo. Jenis- jenis ikan inisebagian besar tersebar di perairan laut yaitu sekitar 58% (13,630 jenis) dan 42% (9870 jenis)darikeseluruhan jenis ikan. Jumlah jenis ikan yang lebih besar di perairan laut, dapat dimengertikarena hampir 70% permukaan bumi ini terdiri dari air laut dan hanya sekitar 1% merupakan perairan tawar.Setelah kita mendefinisikan pengertian tentang ikan, dapatlah dimengerti mengapa ilmu tentang perikanan perlu dipelajari. Selain ikan merupakan salah satu sumberdaya yang penting, nilai-nilaikepentinganyanglain dari ikan antara lain dapat memberikan manfaat untuk rekreasi, nilai ekonomi atau bernilai
 
komersial, dan ilmu pengetahuan untuk masayarakat. Ikhtiologi atau “Ichthyology“ merupakan
salah satucabang ilmu biologi yang mempelajari ikan secara ilmiah dengan penekanan pada taksonomi danaspek-aspek lainnya. Kata ikhtiologi berasal dari pengertian ichtio = ikan dan logos = ilmu, jadidi dalamikhtiologi ini dicakup beberapa aspek baik mengenai aspek biologi maupun ekologi ikan.Dalam mempelajari ihktiologi ini tidak terlepas dari ilmu-ilmu yang lain karena saling berkaitan.Beberapacabang ilmu pengetahuan yang sangat terkait dengan ikhtiologi ini antara lain TaksonomiVertebrata,Morfologi dan Anatomi Hewan, Fisiologi, Genetika, dan Evolusi.1.2 Sejarah IkhtiologiIkhtiologi pada awal diperkenalkan oleh Aristoteles (384-322 SM). Aristoteles melakukanobservasi untuk membedakan dan membuat ciri-ciri ikan hingga diperoleh sekitar 115 jenis. Dalam penelitiantersebut, pertama kali dikemukakan tentang beberapa hal mengenai ikan misal kelamin ikan hiu dapatditentukandari struktur sirip perut. Setelah periode Aristoteles tidak banyak penelitian mengenai ikan, baru pada abadke 16 muncul nama-nama beberapa peneliti antara lain Pierre belon (1517-1564), H. Salviani(1514-1572)dan G. Rondelet (1507-1557). P. Belon telah mempublikasikan tentang ikan pada tahun 1551,denganmengklasifikasikan 110 jenis berdasarkan ciri-ciri anatomi ikan. Pada tahun 1554 hingga 1557,Salviani berhasil mempublikasikan 92 spesies ikan. Pada tahun 1554 dan 1555 Rondelet pertama kalimempublikasikan hasil penelitiannya dalam sebuah buku Ikhtiologi.
 
Selanjutnya pengetahuan tentang ikan berkembang cukup pesat, dengan diterbitkannya buku
“Natural
 
History of the Fishes of Brazil” pada tahun 1648. Peter Artedi (1705
-1735) membuat suatusistemklasifikasi ikan yang diberi judul Father of Ichthyology. Akhirnya Carolus Linnaeus berhasilmembuatSystema Naturae dengan mengadopsi system klasifikasi Artedi dan menjadi dasar darikeseluruhan sistemklasifikasi ikan. Pada pertengahan abad ke 20 Iktiologi semakin berkembang denganmenggabungkan beberapa bidang ilmu seperti Ekologi, Fisiologi dan Tingkah laku dalam perkembangan anatomidansistematika ikan. Akhirnya beberapa ahli ikhtiologi seperti C.T Regan, Leo S Berg (1876-1905)dan Carl LHubbs (1894-1982) memberikan sumbangan yang besar dalam bidang sistematika ikan. Padatahun 1940Berg membuat klasifikasi ikan (Classification of Fish) yang menjadi standar dalam pengklasifikasian ikanhingga sekarang.1.3 Klasifikasi IkanInformasi yang digunakan dalam mempelajari hubungan evolusioner ikan berawal dari pengetahuantaksonomi terutama deskripsi ikan. Pengetahuan tersebut menjadi dasar dalam iktiologi dan juga bidangbidanglain seperti ekologi, fisiologi. Metode yang digunakan dalam bidang taksonomi terbagi menjadienam kategori yaitu 1) pengukuran morfometrik, 2) ciri meristik, 3) ciri-ciri anatomi, 4) polawarna, 5)kariotipe, dan 6) elektroforesis.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->