Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporn Pendahuluan Demam Typoid

Laporn Pendahuluan Demam Typoid

Ratings: (0)|Views: 150|Likes:
Published by yanzhe
LP Demam Thypoid
LP Demam Thypoid

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: yanzhe on Apr 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/05/2014

pdf

text

original

 
 SEMINAR ASUHAN KEPERAWATAN SISTEM PENCERNAAN
PADA TN “M”DENGAN KASUS “
DEMAM TYPOID
” DI RUANG AL
-KAUTSAR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH HAJIMAKASSAR OLEH
KELOMPOK V
CI INSTITUSI CI LAHAN( ) ( )
PROGRAM PROFESI NERSSTIKES MEGA REZKY MAKASSAR 2013
 
BAB IDEMAM THYPOID
I.
 
Konsep Dasar Medis
 
A.
 
Pengertian
 
Demam typoid adalah penyakit infeksi akut yang biasanya mengenai salurancerna dengan gejala demam lebih dari tujuh hari, gangguan pada saluran cerna dangangguan kesa
daran“. (Mansjoer, 2000: 432).
 
“Demam typoid
adalah penyakit menular yang bersifat akut, yang ditandaidengan bakteremia, perubahan pada sistem retikuloendotelial yang bersifat difus, pembentukan mikroabses dan ulserasi nodus peyer di distal ileum. Disebabkansalmonella thypi, ditandai adanya demam 7 hari atau lebih, gejala saluran pencernaandan gangguan kesa
daran”. (Soegijanto, 2002: 1).
 
B.
 
Etiologi
Menurut Lewis, Et al (2000: 192) “Penyakit
demam typoid disebabkan olehin
feksi kuman Salmonella typhi”.
Sedangkan menurut Arif Mansjoer, dkk (1999: 421)etiologi dari demam typoid adalah Salmonella typhi, sedangkan demam paratipoiddisebabkan oleh organisme yang termasuk dalam spesies salmonella enteretidis bioseratife para typhi B, salmonella enteretidis bioseratife C. Kuman-kuman ini lebihdikenal dengan nama salmonella paratyphi A, salmonella schottmueller dansalmonella hirscfeldii.Menurut Ruth F, Craven dan Constance J, Hirni (2002: 1011) tentang penyebab dari demam typoid adalah bakteri Salmonella typhi.
C.
 
Patofisiologi
 Kuman salmonella thypi masuk bersama makanan/ minuman setelah berada didalam usus halus mengadakan invasi ke jaringan limfoid usus halus (terutama plak  peyer) dan jaringan limfoid mesenterika. Setelah menyebabkan keradangan dannekrosis setempat kuman lewat pembuluh darah limfe masuk ke darah (bakterimia primer) menuju organ retikuloendotelial system (RES) terutama hati dan limfa. Ditempat ini kuman difagosit oleh sel-sel fagosit RES dan kuman yang tidak difagosit berkembang biak. Pada akhir masa inkubasi 5-9 hari kuman kembali masuk ke darahmenyebar keseluruh tubuh (bakteremia sekunder) dan sebagian kuman masuk keorgan tubuh terutama limpa, kandung empedu yang selanjutnya kuman tersebut di
 
keluarkan kembali dari kandung empedu ke rongga usus dan menyebabkan reinfeksidi ususDalam masa bakteremia ini kuman mengeluarkan endotoksin yang susunankimia nya sama dengan somatik antigen (lipopolisakarida), yang semula diduga bertanggung jawab terhadap terjadinya gejala-gejala dari demam typoid. (Suriadi,2001: 281).Demam typoid disebabkan karena salmonella thypi dan endotoksinnya yangmerangsang sintesis dan pelepasan zat pirogen oleh leukosit pada jaringan yangmeradang. Selanjut zat pirogen yang beredar di darah mempengaruhi pusattermoregulasi di hipotalamus yang mengakibatkan timbulnya gejala demam.
D.
 
Tanda dan Gejala
 Menurut Ruth F Craven dan constance J, Hirnie (2002: 1011) tanda dan gejalademam typoid adalah sakit kepala, panas, sakit perut, diare dan muntah.Gejala-gejala yang timbul bervariasi. Dalam minggu pertama, keluhan dangejala serupa dengan penyakit infeksi akut pada umumnya, yaitu demam, nyerikepala, pusing, nyeri otot, anoreksia, mual, muntah, obstipasi atau diare, perasaantidak enak di perut, batuk dan epistaksis. Pada pemeriksaan fisik hanya didapatkan peningkatan suhu badan.Dalam minggu kedua gejala-gejala menjadi lebih jelas berupa demam, bradikardi relatif, lidah typoid (kotor di tengah, tepi dan ujung merah serta tremor),hepatomegali, splenomegali, meteorismus, gangguan kesadaran berupa samnolenkoma, sedangkan reseolae jarang ditemukan pada orang Indonesia. (Mansjoer, 1999:422).Menurut Ngastiyah (2005: 237), demam typoid pada anak biasanya lebihringan daripada orang dewasa. Masa tunas 10-20 hari, yang tersingkat 4 hari jikainfeksi terjadi melalui makanan, sedangkan jika melalui minuman yang terlama 30hari. Selama masa inkubasi mungkin ditemukan gejala prodromal, perasaan tidak enak badan, lesu, nyeri, nyeri kepala, pusing dan tidak bersemangat, kemudianmenyusul gejala klinis yang biasanya ditemukan, yaitu:1.)
 
DemamPada kasus yang khas, demam berlangsung 3 minggu bersifat febris remittendan suhu tidak tinggi sekali. Minggu pertama, suhu tubuh berangsur-angsur naik 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->