Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
04 PIN Energi

04 PIN Energi

Ratings: (0)|Views: 156|Likes:
Published by Yusep Sismaryanto

More info:

Published by: Yusep Sismaryanto on Apr 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/26/2013

pdf

text

original

 
Bab-4: Energi IV-1
4. Energi
4.1. Definisi Energi4.2. Fungsi Energi untuk Ternak4.3. Sumber Energi untuk Ternak4.4. Karbohidrat4.5. Lipid4.6. Penggunaan dan Partisi Energi dari Pakan4.7. Sistem dan Satuan Energi Pakan
Energi sangat diperlukan pada setiap langkah mahluk hidup, tanpaadanya energi berarti tidak ada kehidupan. Sebagian besar porsi darimakanan/pakan yang dikonsumsi oleh ternak atau manusia digunakan untukmemenuhi kebutuhan energi, karena reaksi anabolik dan katabolik dalam tubuhmemerlukan energi. Kleiber menggambarkan bahwa energi adalah
the fire of life
 (api kehidupan). Supaya kita dapat memahami dan menggunakan energi untukkehidupan ternak (baik ternak non-ruminansia dan rumiansia) maupun kitasendiri secara arif, maka dalam pokok bahasan energi ini harus mampumenjawab beberapa pertanyaan di bawah ini:1. Energi itu apa?2. Apa fungsi energi untuk ternak?3. Apa dan dari mana sumber energi untuk ternak?4. Apakah ada perbedaan antara ternak ruminansia dan non ruminansiadalam menggunakan pakan sebagai sumber energi?5. Bagaimana penggunaan energi yang berasal dari pakan di dalamtubuh ternak ruminansia dan non-ruminansia?6. Apakah sistem satuan energi yang digunakan untuk ternak non-ruminansia sama atau berbeda dari ternak ruminansia?7. Bagaimana mengetahui bahwa suatu bahan pakan nilai energinyatinggi atau rendah untuk ternak non-ruminansia maupun ternakruminansia?
4.1. Definisi Energi
Istilah energi merupakan kombinasi dari dua suku kata Yunani (Greek),yaitu:
en
, artinya
in
(bahasa Inggris) atau di dalam (bahasa Indonesia) dan
ergon
, artinya work (bahasa Inggris) atau kerja (bahasa Indonesia). Darikombinasi kata tersebut, Scott
et al
.(1982) mendefinisikan bahwa ENERGIadalah sesuatu yang dapat menimbulkan kerja. Yang dimaksud kerja disinicakupannya sangat luas, dari mulai melakukan kegiatan yang sangat ringan(misalnya hanya menulis sesuatu atau bahkan hanya istirahat tanpa melakukansesuatu kecuali bernapas dan berkedip) sampai kepada kegiatan yang memerasbanyak keringat.Terdapat berbagai macam definisi dan deskripsi tentang energi,tergantung dari sudut pandang ilmu yang menggunakannya, misalnya apakah
 
Bab-4: Energi IV-2
energi digunakan dalam ilmu fisika atau biologi. Di dalam ilmu fisika, energiadalah segala sesuatu yang bisa dikonversi menjadi kerja. Dalam ilmu biologi,kerja (work), biasanya mendefinisikan hanya satu atau beberapa penggunaandari energi, terutama pada hewan hidup.
4.2. Fungsi Energi untuk Ternak
Energi sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup ternak diantaranyaadalah untuk: (1) kerja secara mekanis dari aktivitas muskular yang esensial; (2)kerja secara kimiawi seperti pergerakan zat terlarut melawan gradienkonsentrasi; dan (3) sintesis dari konstituen tubuh seperti enzim dan hormon.Energi diperlukan untuk mempertahankan fungsi-fungsi tubuh (respirasi, alirandarah dan fungsi sistem syaraf), untuk pertumbuhan dan pembentukan produk(susu, telur, wool, daging).
4.3. Sumber Energi untuk Ternak
Sebagian besar energi yang ada di bumi berasal dari matahari, walaupunenergi molekuler merupakan bentuk energi paling penting dan berguna untukternak. Pada dasarnya, para ahli nutrisi sepakat dengan konversi energi kimiayang tersimpan dalam molekul pakan (karbohidrat, protein, lemak) menjadienergi kinetik pada reaksi kimia dalam metabolisme dan dari kerja serta panas.Terbentuknya energi kimia berupa karbohidrat, protein dan lemak dalam molekulpakan terjadi karena adanya proses fotosintesis dalam tanaman dengan bahanbaku klorofil yang ada dalam daun, CO
2
yang diserap tanaman dari udara, air dan mineral yang diserap oleh akar dari tanah serta cahaya matahari(dilustrasikan pada Gambar 4.1.)
Gambar 4.1.Matahari sebagaisumber energi
 Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sumber energi untuk ternakadalah zat makanan karbohidrat, lemak dan protein. Karbohidrat terdiri atas2(dua) fraksi, yaitu serat kasar dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN/pati).Terdapat perbedaan yang sangat mendasar antara ternak non-ruminansia danruminansia dalam menggunakan zat makanan sebagai sumber energi. Sumber energi utama untuk ternak non-ruminansia (seperti unggas, babi) adalah BETN,sedangkan sumber energi utama untuk ternak ruminansia adalah serat kasar.Perbedaan dasar antara ternak ruminansia dan non ruminansia padametabolisme sumber energi berupa karbohidrat dan protein, oleh karena adanya
 
Bab-4: Energi IV-3
mikroorganisme (bakteri, protozoa dan fungi) di dalam rumen dan retikulumruminansia. Pada ruminansia, karbohidrat mengalami fermentasi oleh mikrobamembentuk VFA (volatile fatty acids = asam lemak terbang) dan produk inimerupakan energi utama untuk ruminansia.Perbedaan antara ruminansia dan non-ruminansia dalam metabolismeenergi yang berasal dari lemak adalah: ternak non-ruminansia hanya dapatmemanfaatkan senyawa lemak sederhana (trigliserida), sedangkan ruminansiadapat memanfaatkan senyawa yang lebih kompleks seperti fosfolipid (lesitin).Pada ternak non-ruminansia, trigliserida dimetabolis menjadi asam-asam lemakbebas dan bersama-sama garam-garam empedu membentuk misel, terus masukke usus dalam bentuk trigliserida dan bergabung bersama
β
-lipoproteinmembentuk kilomikron, kemudian masuk ke saluran limpa.Pada ruminansia, lesitin dimetabolis menjadi lisolesitin, bersama asam-asam lemak bebas yang berasal dari metabolisme senyawa lemak sederhanadan garam-garam empedu bergabung membentuk misel, terus masuk ke ususdalam bentuk lesitin dan bergabung bersama trigliserida dan lipoproteinmembentuk kilomikron, kemudian masuk ke saluran limpa.
4.4. Karbohidrat
Karbohidrat melingkupi senyawa-senyawa yang secara kimia berupahidroksi aldehida dan hidroksi keton. Karbohidrat adalah komponen utama didalam jaringan tanaman: lebih dari 70 % terdapat pada hijauan, dan lebih dari85 % terdapat pada biji-bijian/ serealia. Melalui proses fotosintesis, tanamandapat mensintesa karbohidrat. Pada ternak, karbohidrat terdapat dalam bentukglukosa dan glikogen yang meliputi kurang dari 1 % dari bobot ternak.
 
Klasifikasi karbohidrat
Kabohidrat diklasifikan dalam 5 jenis, yaitu: monosakarida, disakarida,trisakarida, polisakarida dan mixed polisakarida. Pada literatur lain,monosakarida dan oligosakarida (disakarida, trisakarida dan tetrasakarida)biasanya disebut kelompok
sugar 
, sedangkan polisakarida yang terdiri darihomoglukan (arabinan, xilan, glukan, fruktan, galaktan, mannan dan glukosamin)dan heteroglukan (pektin, hemiselulosa, gum, musilago asam, asam hialuronikdan kondroitin) disebut kelompok ’non sugar’. Pada Tabel 4.1. diperlihatkanklasifikasi secara lengkap klasifikasi karbohidrat.
Monosakarida, yang terpenting adalah glukosa. Glukosa dan fruktosaterdapat melimpah sebagai monosakarida bebas. Glukosa adalah sumber energi vital terpenting berupa cairan tubuh ternak, berperan dalam sistemsyaraf, jaringan dan janin.
Laktosa merupakan gula air susu. Laktosa yang mengalami prosesfermentasi oleh sejumlah mikroorganisme termasuk
Streptococcus lactis
 akan dikonversi menjadi asam laktat, misalnya dalam memproduksi yakultmelalui peran
Laktobacillus casei sirota
atau memproduksi yogurtmelalui peran
Steptococcus thermophilus
dan
Lactobactillus bulgaricus.
 
Selobiosa: tidak terdapat bebas di alam, mempunyai ikatan
β
-(1,4). Ikatantersebut tidak dapat dipecah oleh enzim yang dihasilkan oleh mamaliakecuali oleh enzim yang disintesis oleh mikroorganisme retikulorumen.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->