Tanya Jawab
:
1.Bapak Bastian
Mohon dijelaskan tentang Surat Al Isra ayat 36
“dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya” .
Jawab :
Penjelasan ayat dimaksud terkait dengan QS:39.18. Maksud kata ‘mendengar’ dalam ayatQS:39.18 (yastami’u) adalah identik dengan ‘listen’ dalam bahasa Inggris, yaknimendengar dengan proses berpikir, bukan hanya mendengar sambil lalu (
hear
dalam bahasa Inggris). Jadi proses mendengar tsb akan terfilter dengan akal pikiran kita.Jadi surat Al Isra ayat 36 mengajarkan kita harus kritis, jangan terpaku kepada siapa yang berbicara tetapi perhatikanlah isinya.Setelah kita tahu, maka kita wajib mengamalkan. Sesungguhnya Allah membenci orangyang menganjurkan / mengajarkan / memerintahkan tapi dia sendiri tidak mengamalkan(QS.2:44).
2.Ibu Tri
Manusia sesungguhnya tidak minta diciptakan. Manusia diciptakan dan dilengkapidengan nafsu, disamping itu diciptakan pula malaikat dan setan. Selain itu dibuatkaniming-iming tentang dunia dan hal-hal yang bisa menyesatkan. Tetapi permasalahannya, jika manusia salah (karena manusia punya nafsu yang kemudian terpengaruh oleh iming-iming dan pengaruh setan), manusia kana dihukum. Mengapa Allah menetapkan sepertiitu?
Jawab :
Sesungguhnya lakon kehidupan itu seperti sandiwara. Dalam menjalani peran sandiwaramaka :1.Ikuti skenario (Al Quran dan Hadits)2.Pastikan apa tugas dan peran kita3.Ikutilah aturan dari sutradara (Allah)Peran dan tugas kita dapat dipelajari di Al Quran dan Hadits. Misal, jika terdapat musibahmaka harus sabar, mendapat nikmat harus bersyukur. Jika berperan sebagai orang miskinharus tawakal, ulet, kreatif, inovatif agar ladang rejeki semakin terbuka.Pertanyaan Ibu Tri menunjukkan manusia sebagi artis, merambah kewenangan sutradara(Allah). Tetaplah kita sebagai artis yang baik, jangan ingin menjadi sutradara.
Leave a Comment