Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ketimpangan Jender Dalam Interpretasi Agama [Refleksi Atas Hukum Fiqih] PDF

Ketimpangan Jender Dalam Interpretasi Agama [Refleksi Atas Hukum Fiqih] PDF

Ratings: (0)|Views: 109 |Likes:
Published by RulHas SulTra

More info:

Published by: RulHas SulTra on Apr 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2013

pdf

text

original

 
KARYA ILMIAH
KETIMPANGAN JENDER DALAM INTERPRETASI AGAMA
(Refleksi atas Hukum Fiqih)
PUSTAKA ILMU DAN AMALJAKARTA SELATANTAHUN 2013
 
[KETEIMPANGAN JENDER DALAM INTERPRETASIAGAMA]
 
Refleksi atas HukumFiqih
2
Isu gender akhir-akhir ini demikianmarak digulirkan melalui berbagaiforum diskusi maupun seminar.Perbincangan di sekitar masalahini perlu dilakukan untuk melihatsecara objektif akan kedudukanlaki-laki dan perempuan dalamdinamika sosial. Dalam istilahkontemporer, kaum perempuanmasih berada dalam posisisubordinat, marginal danterdiskriminasi. Keadaan inisecara nyata seringkalimengantarkan kaum perempuanpada posisi yang rentan terhadappenindasan dan kekerasan.
 
Oleh: HASRUL
Ketimpangan Jender dalamInterpretasi Agama
(Refleksi atas Hukum Fiqih)
 
[KETEIMPANGAN JENDER DALAM INTERPRETASIAGAMA]
 
Refleksi atas HukumFiqih
3
I.
 
PENDAHULUAN
Isu gender akhir-akhir ini demikian marak digulirkan melaluiberbagai forum diskusi maupun seminar. Perbincangan di sekitar masalahini perlu dilakukan untuk melihat secara objektif akan kedudukan laki-lakidan perempuan dalam kehidupan sosial. Dalam istilah kontemporer, kaumperempuan masih berada dalam posisi subordinat, marginal danterdiskriminasi. Keadaan ini secara nyata seringkali mengantarkan kaumperempuan pada posisi yang rentan terhadap penindasan dan kekerasan.Dalam sejarah perkembangan peradaban manusia, laki-laki selalumendominasi perempuan dalam seluruh aspek kehidupan, baik kehidupanberagama maupun dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Pada kondisitersebut, perempuan selalu tidak mendapat hak-haknya sebagaimanayang diperoleh pihak laki-laki termasuk hak-hak kebendaan danpemanfaatannya. (Amir Syarifuddin, 2005: 181) Saat ini, hak-hakperempuan dianggap telah mendapat signifikansi yang kuat di masamodern dan khususnya di dunia Islam. Namun, secara historis perempuanmasih juga tetap tersubordinasi oleh laki-laki. Perempuan dianggapsebagai jenis kelamin kedua sebagaimana Simon de Beavoir menggambarkan perempuan. Teriring zaman, proses liberalisasiperempuan telah memperoleh signifikansinya yang baru, khususnyasetelah perang dunia kedua. (Asghar Ali Engineer, 2007: 1)Pembebasan terhadap perempuan menurut Husein Muhammaddapat membawa dampak strategis bagi pembangunan manusia. Beliaumengungkapkan:
“banyak orang beranggapan bahwa masalah
 penindasan terhadap perempuan adalah masalah yang tidak besar, padahal masalah yang dialami dan dihadapi perempuan adalah masalahbesar karena perempuan adalah bagian dari manusia dan bagian dari  jenis manusia. Ketika perempuan dijadikan nomor dua maka ini sebenarnya adalah masalah bagi kemanusiaan
” 
.
(Husein Muhammad,2004, XXV)
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->