Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Direct Method-erina

Makalah Direct Method-erina

Ratings: (0)|Views: 329 |Likes:

More info:

Published by: Erina Zuhratul Itriyah on Apr 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2014

pdf

text

original

 
1
DIRECT METHOD
MAKALAH
Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah :
Pendekatan dan Metodologi PembelajaranBahasa Arab
 Semester II TA 2012/2013Dosen Pengampu :
Dr. Abdul Munip, M.Ag
Penyusun :
Erina Zuhratul ItriyahNIM : 1220411155KONSENTRASI PENDIDIKAN BAHASA ARAB JURUSAN PENDIDIKAN ISLAMPROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGAYOGYAKARTA2013
 
2
DIRECT METHOD
A.
 
Pendahuluan
Metode adalah prinsip-prinsip dan praktek-praktek pengajaran bahasa
1
.Sedangkan Metode Langsung (
direct method 
), yaitu pengajaran bahasa kedua atau asingyang bertujuan untuk menggabungkan bahasa dan pengalaman dalam situasi tanpa perantaraan bahasa ibu (tanpa penerjemahan), antara lain dengan mempergunakan percakapan dan bacaan.
2
 Tulisan ini bermaksud menguraikan makna dari metode D
irect Method 
/MetodeLangsung (
al-Thariqah al-Mubâsyarah
), latar belakang munculnya, asumsi atau konsepdasar dan pendekatan dalam metode ini, desain, prosedur dan teknik penyajian,keunggulan dan kelemahan, dan aplikasi Metode Langsung ini dalam pembelajaran bahasa Arab di Indonesia,
 
serta contoh materi dengan metode ini.
B.
 
Pembahasan
Sekitar abad kedua puluh, berkembang pemikiran dikalangan para pemerhatidalam bidang pendidikan, yang meyakini bahwa para pelajar, dengan mudah bisamenguasai suatu bahasa, dengan cara banyak menyimak dan belajar berbicara, sertameniru ucapan dan menghubungkan suatu ungkapan dengan konteks yang sesuai. Para pengusung pemikiran ini menyimpulkan bahwa metode ini mirip seperti metode ketika para pelajar sedang mempelajari bahasa ibunya, dan juga mirip dengan metodemempelajari bahasa kedua (bahasa asing) tanpa banyak kesulitan, ketika mereka berpindah ke lingkungan berbahasa asing tersebut.Usaha pengumpulan dan pengembangan dari metode-metode lingual dan metode-metode alamiah (natural), telah menciptakan suatu metode baru yang disebut MetodeLangsung, yang mendasarkan pada upaya mengasosiasikan kosakata dan kalimat bahasaasing dengan berbagai benda dan kejadiannya langsung, tanpa menggunakan bahasa ibu(hanya menggunakan bahasa target).
3
 
1
Harimurti Kridalaksana.
 Kamus Linguistik 
. Edisi IV Cetakan II. (Jakarta: Gramedia, 2009). Hal. 153
2
 
 Ibid 
. Hal. 154
3
Mahmud Kamil al-Nâqah.
Ta’lim al 
-Lugah al-Arabiyah Li an-Nâthiqîn bi Lugâtin Ukhro. Ususuhu-Madâkhiluhu-ThuruquTadrîsihi
. (Makkah al-Mukarramah: Universitas Ummul Quro. 1985). Hal. 74
 
3Menurut Al-Nâqah, munculnya Metode Langsung ini memiliki kaitan yang eratdengan tiga metode yaitu: Metode Psikologis (
 Al-thariqah al-nafsiyah/ al-sikûlûjiyyah
).Metode fonetik (
al-thariqah al-shautiyyah
), dan Metode alamiah (
al-thariqah al-
thabi’iyyah
).
4
 Jadi Metode Langsung ini lebih menekankan pada kemahiran menyimak dan berbicara. Kegiatan belajar-mengajar dalam Metode Langsung menekankan padahubungan langsung antara kata dan frase dengan benda dan tindakan, tanpa perlumenggunanakan bahasa pertama siswa sama sekali. Keterampilan komunikasi lisan inidikembangkan lewat progresi tahap demi tahap yang dirancang secara seksama, yangdilakukan dengan kegiatan tanya jawab antara guru dengan siswa dalam kelas yang kecildan intensif.Karena tata bahasa diajarkan secara induktif atau digunakan dalam kalimat-kalimat yang diucapkan guru dan siswa, dan tidak diajarkan langsung, maka lama-lamasiswa bisa menyimpulkan sendiri bagaimana yang benar. Dan materi linguistik yang baruselalu diperkenalkan pertama kali secara lisan.
5
 
Latar Belakang Munculnya Metode Langsung
Sebagaimana yang ditulis Juwairiyah Dahlan (1992) dan Ahmad Fuad Effendy(2012), metode ini muncul sebagai akibat ketidakpuasan terhadap hasil pengajaran bahasa dengan Metode Gramatika Terjemah, yang dianggap kurang efektif dan gagal.Di samping itu, bertambahnya jumlah masyarakat Eropa dari berbagai negarayang menjalin komunikasi antar mereka sendiri menyebabkan mereka merasakan adanyakebutuhan yang mendesak untuk menguasai sebuah bahasa yang bisa menjadi
lingua franca
secara aktif dan produktif. Buku-buku pelajaran bahasa asing yang beredar di pasaran pada saat itu kurang memuaskan mereka karena tidak mengajar bahasa asing
secara praktis dan efektif, tetapi hanya “berbicara tentang bahasa”. Berkembangnya
metode ini ditandai dengan penolakan mentah-mentah oleh para penganutnya terhadapMetode Gramatika-Tarjamah.
6
 
4
 
 Ibid.
 
5
Syukri Ghazali.
 Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Dengan Pendekatan Komunikatif-Interaktif.
(Bandung: RefikaAditama, 2010). Hal. 93-94
6
Aziz Fakhrurrozi dan Erta Mahyudin,
 Pembelajaran bahasa Arab
, Cetakan II, (Jakarta: Direktorat Pendidikan IslamKementrian Agama, Juli 2012). Hal. 69

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->