Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB 1SIFAT SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN.docx

BAB 1SIFAT SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN.docx

Ratings: (0)|Views: 13 |Likes:
Published by Opiey Rofiah

More info:

Published by: Opiey Rofiah on Apr 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/11/2014

pdf

text

original

 
BAB 1SIFAT SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN A. Konsep-Konsep Dasar A.1. PengendalianSuatu organisasi juga harus dikendalikan; yaitu, harus ada perangkat ± perangkat untuk memastikanbahwa tujuan strategis organisasi dapat tercapai. Elemen ± elemen sistemPengendalian:1.Pelacak (detector) atau sensor yaitu suatu perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnyaterjadidalam proses yang sedang dikendalikan.2.Penilai (assessor) yaitu suatu perangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa aktualdengancara membandingkanya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari apa yangseharusnya terjadi.3.The Effector yaitu suatu perangkat (yang sering disebut dengan ³umpan balik´)yangmengubahperilaku jika assessor mengindikasikan kebutuhan untuk melakukan haltersebut.4.Jaringan komunikasi yaitu perangkat yang meneruskan informasi antara detector danassessor danantara assessor dan effector.Penjelasan bagaimana elemen-elemen tersebut berfungsi:ThermostatKomponen :Termometer (detector) mengukur suhu ruangan Assessor,membandingkan suhu ruangan dengan standar yang diterima mengenai suhuyangseharusnyaEffector,yang mendorong pemanas untuk memancarkan panas atau mengaktifkan pendingin jugayang mematikan alat ± alat ini ketika suhu ruangan telah sesuai dengansuhu standarJaringan komunikasi,meneruskan informasi dari termometer ke assessor dan dariassessor ke elemenpemanas atau pendingin.Suhu TubuhHampir sebagian mamalia dilahirkan dengan standar mengenai suhu tubuh yangdiinginkan.Elemen ± elemen mekanisme pengendalian dengan mana tubuh berusaha untuk mempertahankanstandar tersebut meliputi saraf sensorik (detector) yang tersebar di seluruh tubuh;hypothalamusyang berpusat di otak (assessor), yang membandingkan antara informasi yang diterimadaridetector dengan suhu tubuh standar 98,6ÛF; otot-otot dan organ tubuh , yang mengurangisuhutubuh ketika melebihi suhu standar dan meningkatkan suhu tubuh ketika turun dibawahstandar;sistem komunikasi yang menyeluruh dari jaringan saraf.Pengendara Mobil Anggaplah Anda sedang mengemudikan mobil di jalan raya dengan peraturan yangmenetapkan kecepatanstandar 65 mil per jam. Sistem pengendalian Anda bertindak sebagai berikut: (1) mata Anda (sensor) mengukur kecepatan aktual dengan cara mengamati spedometer;(2) otak  Anda (assessor) membandingkan kecepatan aktual dengan kecepatan yang ditetapkanoleh hukum, danmendeteksi adanya penyimpangan dari standar; (3) mengarahkan kaki Anda(effector) untuk melepas atau menekan pedal gas; (4) seperti pada pengaturan suhu tubuh,saraf 
 
 Anda mengubah sistem komunikasi yang menyebarkan informasi dari mata ke otak dan dari otak kekaki. A.2. ManajemenSuatu organisasi terdiri dari sekelompok orang yang bekerja bersama ± sama untuk mencapai tujuanbersama (dalam suatu organisasi bisnis tujuan utamanya adalah memperolehtingkatan laba yangmemuaskan). Organisasi dipimpin oleh satu hierarki manajer, dengan chief executive (CEO) padaposisi puncak, dan para manajer unit bisnis, departemen, bagian (section),dan subunit lainnya beradadibawah CEO dalam bagan organisasi. Proses pengendalianmanajemen adalah proses di manamanajer di seluruh tingkatan memastikan bahwa orang ± orang yang mereka awasimengimplementasikan strategi yang dimaksudkan.Perbandingan dengan Proses Pengendalian yangLebih SederhanaProses pengendalian yang digunakan oleh manajer mengandung elemen pada sistempengendalian yang lebih sederhana. Detector melaporkan apa yang sedang terjadi atasorganisasi;assessor membandingkan informasi ini dengan keadaan yang diinginkan.1.Tidak sama halnya dengan termostat atau sistem suhu tubuh, standar tidaklah ditetapkanterlebihdahulu. Dalam proses ini, manajemen memutuskan apa yang seharusnya dilakukanoleh organisasi,dan sebagian dari proses pengendalian adalah perbandingan antara pencapaian aktual denganrencana ± rencana ini.2.Seperti halnya mengendalikan mobil, pengendalian manajemen tidaklah bersifat otomatis.Beberapadetector dalam organisasi mungkin adalah ahli mekanik, tetapi manajer seringkalimendeteksiinformasi dengan mata, telinga, dan indra mereka sendiri. Manajer secara pribadiharus melakukanfungsi assessor, memutuskan bagi dirinya sendiri apakah perbedaan hasilaktual dengan standarcukup signifikan untuk membenarkan tindakan, dan jika demikian,tindakan apa yang akan diambil.3.Tidak seperti pengendalian sebuah mobil yang merupakan suatu fungsi yang dilakukan olehseorangindividu, pengendalian manajemen memerlukan koordinasi antar individu.Pengendalian manajemen juga harus memastikan bahwa setiap bagian bekerja secaraharmonis dengan bagian lainnya.4.Koneksi dari diterimanya kebutuhan akan tindakan ke ditempatkanya tindakan yangdiperlukan untuk memperoleh hasil yang diinginkan mungkin tidak jelas. Tidak sepertithermostat atau pengendaramobil , sistem pengendalian manajemen merupakan kotak hitam.Tidak dapat diketahui apa tindakanyang akan diambil oleh manajer tertentu ketika terjadisebuah perbedaan yang sangat signifikanantara hasil aktual dengan hasil yang diharapkan,atau apa tindakan yang akan diambil orang lainsebagai respons terhadap tanda / sinyal darimanajernya. Sebaliknya, diketahui dengan pasti kapanthermostat memberikan tandadiperlukannya suatu tindakan dan apa tindakan yang akan dilakukan.5.Banyak pengendalian manajemen bersifaty pengendalian diri sendiri, pengendalian tidak dilakukanoleh para manajer yang menggunakan penialaian mereka sendiri dan bukannyamengikuti instruksiyang diberikan oleh seorang atasan. A.3. SistemSuatu sistem merupakan suatu cara tertentu dan bersifat repetitif untuk melaksanakan suatuatausekelompok aktifitas. Thermostat dan proses pengendalian suhu tubuh merupakan contohsistem. Penting untuk disadari bahwa proses informal amat dipengaruhi oleh bagaimana carasistempengendalian formal organisasi dirancang dan dioperasikan.B. Batas-Batas Pengendalian ManajemenPengendalian manajemen terletak antara formulasi strategi dan pengendalian tugas dalam beberapahal. Formulasi strategi focus pada jangka panjangdan tidak sistematis. Sementara pengendalian tugasfocus pada jangka pendek dan paling sistematis.B.1. Pengendalian ManajemenPengendalian manajemen merupakan proses dengan mana para manajer mempengaruhianggotaorganisasi lainnya untuk mengimplementasikan strategi organisasi. Beberapa aspek dari proses inidijelaskan sebagai berikut.Kegiatan Pengendalian Manajemen meliputi :Merencanakan apa yang seharusnya dilakukan oleh organisasi.
 
 Mengkoordinasikan aktivitas ± aktivitas dari beberapa bagian organisasi.Mengomunikasikan informasi.Mengevaluasi informasi.Memutuskan tindakan apa yang seharusnya diambil jika ada.Mempengaruhi orang ± orang untuk mengubah perilaku mereka.Pengendalian manajemen tidak berarti mengharuskan agar semua tindakan sesuai denganrencana yang ditentukan sebelumnya,seperti anggaran. Rencana tersebut diformulasikan.Dengan kata lain, mematuhi anggaran tidaklahselalu baik, dan penyimpangan dari anggarantidaklah selalu buruk.Perangkat Penerapan StrategiSistem pengendalian manajemen membantu para manajer untuk menjalankan organisasi kearahtujuan strategisnya. Dengan demikian, pengendalian manajemen terutama memfokuskan padapelaksanaan strategi. Pengendalian manajemen merupakan satu ±satunya perangkat manajer yangdigunakan dalam mengimplementasikan strategi yang diinginkan. Strategi juga diimplementasikanmelalui struktur organisasi, manajemensumber daya manusia (SDM), danbudayanya. Struktur organisasi menetapkan peranan, hubungan pelaporan, dan pembagiantanggung jawab yang membentuk pengambilan keputusan dalam suatu organisasi.Manajemen SDM merupakankegiatan seleksi, pelatihan, evaluasi, promosi, dan pemecatankaryawan guna mengembangkanpengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan strategi organisasi. Budayamengacu pada sekelompok, sikap, dan norma umumyang secara eksplisit maupun implisitmengarahkan tindakan manajerial.Tekanan Finansial dan NonfinansialDimensi finansial memfokuskan pada hasil ± hasil moneter, yaitu laba bersih pengembalianatasmodal ( return on investment) , seterusnya. Tetapi sebenarnnya seluruh subunit organisasimemilikitujuan nonfinansial, yaitu mutu produk, pangsa pasar, kepuasan pelanggan, pengantaran tepatwaktu, dan semangat kerja karyawan.Bantuan Dalam Mengembangkan Strategi BaruPeranan utama pengendalian manajemen adalah untuk memastikan pelaksanaan strategiyang telahdipilih. Dalam industri berbeda dalam lingkungan yang cepat berubah, informasi pengendalianmanajemen, terutama yang bersifat nonfinansial, juga dapat menyediakan dasar bagi pertimbanganstrategi baru. Fungsi ini disebut sebagai pengendalian interaktif. Mengundang perhatian manajemenpada pengembangan baik negatif (misalnya kehilangan pangsa pasar)maupun positif (misalnyapembukaan pasar baru) yang menunjukan perlu adanya inisiatif strategi baru.B.2. Perumusan StrategiFormula strategi merupakan proses memutuskan tujuan organisasi dan stretegi untuk mencapaitujuan ± tujuan ini. Istilah tujuan digunakan untuk menggambarkan tujuan keseluruhandari suatuorganisasi, dan istilah sasaran untuk menggambarkan langkah ± langkah khusus gunamancapaitujuan dalam kerangka waktu yang diberikan. Tujuan tidak memiliki jangkawaktu;tujuan akan tetapada hingga tujuan tersebut diubah. Strategi merupakan perencanaanyang besar dan penting. Strategimenetapkan secara umum arah tujuan pergerakan organisasiyang diinginkan oleh manajemen senior.Suatu keputusan dari satu pabrik mobil untuk SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN-Nanang Budi Cahyono (C 301 10 140) 6memproduksi dan menjual mobil listrik akan menjadi suatu keputusan strategis.Sesungguhnyasiapapun memiliki sebuah ³gagasan cemerlang´, yang setelah dianalisis dandidiskusikan dapatmenjadi dasar bagi strategi yang baru. Tanggung jawab lengkap dalam formulasistrategiseharusnya tidak pernah dibebankan kepada seseorang atau satu unit organisasi saja.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->