Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Standar Kompetensi Lulusan Sosiologi

Standar Kompetensi Lulusan Sosiologi

Ratings: (0)|Views: 208|Likes:
SKL Sosiologi 2012
SKL Sosiologi 2012

More info:

Published by: Nibras Nada Nailufar on Apr 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2013

pdf

text

original

 
Standar Kompetensi LulusanSosiologi2012Nibras Nada Nailufar12 IPS 527
 
SKL 1Menjelaskan sosiologi sebagai ilmu sosial.
1.
 
Objek Kajian Sosiologi: Masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antar manusia dan proses yangtimbul dari hubungan manusia tersebut di dalam masyarakat.2.
 
Kegunaan Sosiologia.
 
Perencanaan sosialb.
 
Penelitianc.
 
Pembangunand.
 
Pemecahan masalah3.
 
Metode Sosiologia.
 
Metode kualitatif: mengutamakan bahan yang sukar diukur dengan angka atau ukuran yangbersifat eksak. Metode ini meliputi metode historis, komparatif dan kombinasi historiskomparatif serta case study.b.
 
Metode kuantitatif: mengutamakan bahan-bahan keterangan dengan angka-angka sehinggagejala-gejala yang diteliti dapat diukur menggunakan skala, indeks, tabel dan formula yangmempergunakan ilmu pasti atau matematika.c.
 
Metode induktif: mempelajari suatu gejala khusus untuk mendapatkan kaidah-kaidah yangberlaku umum dalam lapangan lebih luas.d.
 
Metode deduktif: menggunakan proses sebaliknya, yaitu dimulai dari kaidah-kaidah yangdianggap berlaku umum untuk kemudian dipelajari dalam keadaan khusus.e.
 
Metode fungsionalisme: bertujuan untuk meneliti kegunaan lembaga-lembaga kemasyarakatandan struktur sosial dalam masyarakat.4.
 
Ciri-Ciri Ilmu Sosiologia.
 
Empiris: didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulasi(menduga-duga).b.
 
Teoritis: selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan, danabstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun secara logis danbertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori.c.
 
Komulatif: disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada, kemudian diperbaiki, diperluassehingga memperkuat teori-teori yang lama.d.
 
Nonetis: pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut,tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam.5.
 
Permasalahan Sosiala.
 
Masalah yang berasal dari faktor ekonomi, misalnya kemiskinan, gelandangan, pengangguranb.
 
Masalah yang berasal dari faktor biologis, misalnya muntaber, demam berdarahc.
 
Masalah yang berasal dari faktor psikologis, misalnya bunuh diri, frustasid.
 
Masalah yang berasal dari faktor kebudayaan misalnya kenakalan remaja, perceraian, sekspranikah, konflik keagamaan
 
SKL 2Mendeskripsikan nilai, norma, dan sosialisasi.
1.
 
Norma Sosial: ukuran yang digunakan oleh masyarakat untuk mengukur apakah tindakan yangdilakukan merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima atau tindakan yang menyimpang.Norma dibangun atas nilai sosial dan norma sosial diciptakan untuk mempertahankan nilai sosial.a.
 
Norma Sosial Dilihat Dari Sanksinya
 
Tata Cara: bentuk perbuatan sanksi yang ringan terhadap pelanggarnya
 
Kebiasaan: cara bertindak yang digemari oleh masyarakan dan dilakukan berulang-ulang,mempunyai kekuatan mengikat yang lebih besar dari tata cara
 
Tata Kelakuan: bersumber kepada filsafat,ajaran agama dan ideologi yang dianutmasyarakat.
 
Adat: merupakan norma yang tidak tertulis namun mengikat
 
Hukum: norma yang bersifat formal dan berupa aturan tertulis, sanksinya tegas.b.
 
Norma Sosial Dilihat dari Sumbernya
 
Norma agama: bersumber dari ajaran agama(wahyu dan revelasi)
 
Norma kesopanan: berlaku dalam interaksi sosial masyarakat
 
Norma kesusilaan: bersumber pada hati nurani,moral,atau filsafat hidup.
 
Norma hokum: berlaku dari kitab undang-undang suatu negarac.
 
Fungsi Norma Sosial
 
Sebagai pedoman atau patokan perilaku pada masyarakat
 
Merupakan wujud konkret dari nilai yang ada di masyarakat
 
Suatu standar atau skala dari berbagai kategori tingkah laku masyarakat2.
 
Nilai Sosial: kumpulan sikap perasaan ataupun anggapan terhadap sesuatu hal mengenai baik,buruk, benar, salah, patut, tidak patut, mulia, hina, penting, tidak penting.a.
 
Macam nilai sosiala.
 
Nilai material (berguna untuk jasmani manusia)b.
 
Nilai vital (berguna untuk aktivitas manusia)c.
 
Nilai kerohanian (berguna untuk sumber akal,perasaan dan keagamaan)b.
 
Fungsi nilai sosial
 
Sebagai faktor pendorong, hal ini berkaitan dengan nilai-nilai yang berhubungan dengancita-cita atau harapan
 
Sebagai petunjuk arah mengenai cara berfikir dan bertindak, panduan menentukanpilihan, sarana untuk menimbang penghargaan sosial, pengumpulan orang dalam suatuunit sosial
 
Sebagai benteng perlindungan atau menjaga stabilitas budaya3.
 
Keteraturan Sosial: hubunganyang selaras dan serasi antara interaksi, nilai, dan norma sosial.Artinya, hak dan kewajiban dalam status interaksi sosial diwujudkan dan diselaraskan dengan nilaidan norma serta tata aturan yang berlaku dalam masyarakat. Tahap terjadinya keteraturan sosialmenurut proses terbentuknya:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->