Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
fisika

fisika

Ratings: (0)|Views: 1,106|Likes:
Published by Coyo D'cyber Lord
jjj
jjj

More info:

Published by: Coyo D'cyber Lord on Apr 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/17/2014

pdf

text

original

 
BAB 1PENDAHULUAN HITUNG VEKTOR 
BESAR SKALA hanya memiliki besar. Contoh besaran skala yang khasadalah jumlah siswa dalam kelas, banyaknya gula dalam tempat gula, hargasebuah rumah dan lain sebagainya.Karena besaran skala adalah bilangan belaka, maka cara penjumlahannyasama dengan cara penjumlahan bilangan. Dua kelereng dalam saku kiri ditambahtujuh kelereng dari saku lain adalah sembilan kelereng.BESAR VEKTOR selain memiliki besar memiliki arah pula. Misalnya,vektor perpindahan (vektor displacement) dapat berupa perubahan kedudukan darisuatu tempat ke tempat yang lain sejauh 2 cm dalam arah x dari tempat pertama.Contoh lain : tali yang diikatkan pada tiang, jika ditarik ke arah Utaramenimbulkan
 gaya yang bersifat vektor 
(vektor force) pada tiang itu sebesar 20 N, arah ke Utara. Satu Newton = 0,225 pound (1 N = 0,225 lb). Begitu pula, mobilyang menuju ke selatan dengan laju 40 km/jam memiliki
kecepatan vektor 
(vektor velocity) sebesar 40 km/jam, arah ke selatan.Besaran vektor dapat digambarkan sebagai anak panah, dimana panjanganak panah menunjukkan besar vektor (2 cm, 20 N, 40 km/jam), dan arah anak  panah menunjukkan arah besaran vektor.Apabila dicetak, vektor dinyatakan dengan cetak tebal, misalnya
F.
Dalamtulisan, vektor seringkali ditulis sebagai danRESULTAN. Beberapa vektor sejenis, misalnya vektor gaya, adalah suatu vektor yang mempunyai akibat yang sama dengan akibat semua vektor itu.PENJUMLAHAN VEKTOR SECARA GRAFIS METODE POLIGON:Pada cara ini resultan sejumlah vektor diperoleh dengan menggambarkan anak  panah-anak panah vektor secara sambung menyambung dengan memperhatikan panjang maupun arah anak panah yang bersangkutan. Ekor anak panah yngsatu
 
diimpitkan dengan ujung anak panah yang mendahuluinya, seperti diperlihatkandalam Gambar 1-1.Resultan vektor-vektor ini dinyatakan dengan anak panah yang ekornyaadalah ekor anak panah pertama dan ujungnya adalah ujung anak panah pertamadan ujungnya adalah ujung anak panah terakhir yang ditambahkan.METODE JAJARAN GENJANG untumenjumlahkan dua buah vektor: Resultan dua vektor yang berpotongan adalah diagonal jajar genjangdengan kedua vektor tersebut sebagai sisi jajarangenjang. Lihat Gambar 1-2. Arah resultan adalahmenjauhi titik awal kedua vektor.PENGURANGAN VEKTOR: untumengurangkan vektor B dasri vektor A, balikkanlaharah B dan jumlahkan terhadap vektor A, sehinggaA – B = A + (-B).FUNGSI TRIGONOMETRI diperoleh denganmemperhatikan segitiga siku-siku. Dengan mengacu pada gambar 1-3, didefinisikan bahwa:sin
θ
sin
θ
sin
θ
 fungsi-fungsi ini kerap digunakan dalam bentuk :
o
=
h
sin
θ
 
a
=
h
cos
o o
=
a
tan
θ
KOMPONEN VEKTOR adalah nilai vektor tersebut dalam arah tertentu. Sebagaicontoh, komponen x suatu perpindahan adalah perpindahan sejajar sumbu x sesuaivektor perpindahan tersebut. Suatu vektor dapat dipandang sebagai resultanvektor-vektor komponennya dalam arah-arah tertentu. Kebiasaan yang ternyatasangat berguna, adalah dengan menguraikan vektor dalam komponen-komponenyang saling
tegaklurus (komponen siku-siku).
PENJUMLAHAN KOMPONEN VEKTOR : Penjumlahan beberapa vektor dapatdicapai dengan menjumlahkan komponen-komponennya : setiap vektor diuraikanmenjadi komponen
 x, y
dan
 z,
dengan catatan bahwa komponen dengan arah
 
negatif, diberi tanda negatif pula. Maka komponen
 Rx
vektor resultan adalah jumlah aljabar semua komponen x. demikian pula komponen y dan komponen zvektor resultan. Dengan mengetahui komponen-komponennya, maka besar vektor resultasn R adalah :Untuk vektor dalam dua dimensi, sudut
θ
=VEKTOR SATUAN i, j, dan k masing-masing ditetapkan terhadap sumbu-sumbu
 x, y
dan
 z.
suatu vektor 3i menyatakan adanya vektor tiga satuan pada arah
+
x,sedangkan – 5k menyatakan adanya vektor lima satuan pada arah – 
 z.
vektor R yang mempunyai komponen-komponen
 x, y,
dan
 z 
masing-masing berupa
 R
 x
 , R
 y
,dan
 R
 z 
, dapat dituliskan sebagai R = R 
x
i + R 
y
 j + R 
z
k.Kadang-kadang digunakan dan sebagai pengganti i, j dan k.
Soal-soal yang Dipecahkan
1-1Dengan memakai grafik, carilah resultan kedua vektor perpindahan berikut :2m pada 40° dan 4 m pada 127 °, sudut-sudut ini dihitung terhadap sumbu x positif, sebagaimana mestinya.Tentukan sumbu
 x-y
seperti tampak pada Gambar 1 – 4, dan gambarlahkedua vektor itu (pindahkan besar masing-masing) secara sambung-menyambung. Perhatikan bahwa semua sudut diukur terhadap sumbu x positif. Vektor resultan R, adalah anak panah antara titik awal dan titik akhir. Besar R diperoleh dengan mengukur panjang anak panah : 4,6 m.dengan menggunakan mistar busur sudut
θ
ternyata 101°. Perpindahanresultan adalah 4,6 m pada 101°.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
aal liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->