Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
78Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Kimia Lingkungan-Green House Effects

Makalah Kimia Lingkungan-Green House Effects

Ratings:

4.86

(7)
|Views: 7,062 |Likes:
Published by dankzchem

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: dankzchem on Mar 28, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2014

pdf

text

original

 
MAKALAH KIMIA LINGKUNGAN
Kelas XIII
4
KONTRIBUSI EFEK RUMAH KACA (
GREEN HOUSE EFFECT 
)TERHADAP PEMANASAN GLOBAL
Disusun oleh:
Eka Danar Nur EndraEndang SupriyatnaFaisal Adriansyah
DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIAPusat Pendidikan dan Pelatihan IndustriSekolah Menengah Analis KimiaBogor2008
 
KONTRIBUSI EFEK RUMAH KACA (
GREEN HOUSE EFFECT 
)TERHADAP PEMANASAN GLOBAL
Eka Danar Nur Endra, Endang Supriyatna, Faisal Adriansyah
Sekolah Menengah Analis Kimia BogorPENDAHULUANLatar Belakang
Keadaan suhu di bumi sekarang ini semakin hari semakin panas kita rasakan. Suhu pun tidak stabil. Cuaca yang tidak menentu membuat kehidupan di muka bumi ini terancam.Pembangunan gedung-gedung besar dan tinggi serta pembabatan hutan secara liar merupakansalah satu penyebab makin panasnya suhu bumi – karena tidak seimbangnya kadar karbondioksida di udara dengan polusi yang ditimbulkan oleh msin-mesin industri, asap kendaraan bermotor, dan lain-lain.Sejak revolusi industri tahun 1750, industrialisasi di dunia – khususnya di Eropa terusmeningkat. Ini menyebabkan kadar gas yang berbahaya semakin tajam. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat orang lupa akan kelestarian lingkungannya, namunseiring dengan itu usaha-usaha perbaikan lingkungan pun gencar dilaksanakan.Pada tahun 1824, Joseph Fourier menemukan bahwa atmosfer dapat diterobos(permeable) oleh cahaya Matahari yang masuk ke permukaan Bumi, tetapi tidak semuacahaya yang dipancarkan ke permukaan Bumi itu dapat dipantulkan keluar, dengan demikianmaka atmosfer Bumi menjebak panas. Hal inilah yang merupakan prinsip rumah kaca. Ketikaradiasi matahari tampak maupun tidak tampak dipancarkan ke bumi, energi radiasi matahariitu diserap oleh berbagai gas yang ada di atmosfer, 34% dipantulkan oleh awan dan permukaan bumi, 42% membuat bumi menjadi panas, 23% menguapkan air, dan hanya0,023% dimanfaatkan tanaman untuk berfotosintesis.Malam hari permukaan bumi memantulkan energi dari matahari yang tidak diubahmenjadi bentuk energi lain seperti diubah menjadi karbohidrat oleh tanaman dalam bentuk radiasi inframerah. Tetapi tidak semua radiasi panas inframerah dari permukaan bumi tertahanoleh gas-gas yang ada di atmosfer. Gas-gas yang ada di atmosfer menyerap energi panas pantulan dari bumi.
 
Dalam skala yang lebih kecil, hal yang sama juga terjadi di dalam rumah kaca. Radiasisinar matahari menembus kaca, lalu masuk ke dalam rumah kaca. Pantulan dari benda dan permukaan di dalam rumah kaca adalah berupa sinar inframerah dan tertahan atap kaca yangmengakibatkan udara di dalam rumah kaca menjadi hangat walaupun udara di luar dingin.Efek memanaskan itulah yang disebut
efek rumah kaca
atau
 green house effect 
. Gas-gasyang berfungsi bagaikan pada rumah kaca disebut
gas rumah kaca
atau
 green house gases
.
Rumusan Masalah
Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Sebagian besar energi tersebut dalam bentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. Ketikaenergi ini mengenai permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yangmenghangatkan Bumi. Permukaan Bumi, akan menyerap sebagian panas dan memantulkankembali sisanya. Sebagian dari panas ini sebagai radiasi infra merah gelombang panjang keangkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibatmenumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, dan metana yangmenjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembaliradiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Hal tersebut terjadi berulang-ulang dan mengakibatkan suhu rata-ratatahunan bumi terus meningkat.Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana kaca dalam rumah kaca. Dengan semakinmeningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkapdi bawahnya.Sebenarnya, efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yangada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan temperatur rata-rata sebesar 15 °C (59 °F), bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F) dengan efek rumah kaca (tanpanya suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaanBumi). Akan tetapi sebaliknya, akibat jumlah gas-gas tersebut telah berlebih di atmosfer, pemanasan global menjadi akibatnya.

Activity (78)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anggie Puspita liked this
Vika Qe liked this
D'muaniiz Iymaa liked this
LhimaSya LA liked this
France Taty liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->