Infrastruktur
199
Jaringan tersebut menyebabkan pembangunan Sistem Jaringan tidak saja komplekstetapi juga menyangkut dana besar serta sekali dibangun tidak mudah untuk di ubah-ubah.Ketiga sistem di atas dengan karakteristik serta keterkaitannya juga dipengaruhi olehkeberadaan serta kesiapan Sistem Kelembagaan yang terdiri atas:a)
aspek legal, yakni kesiapan serta kesesuaian UU, PP, kebijakan, RTRW, dsb;misal kebijakan walikota untuk lebih mementingkan “makan” ketimbang“macet” mengakibatkan perubahan guna lahan perumahan menjadi pusat perbelanjaan; penerapan sistem setoran dibandingkan dengan sistem gaji bulanan mengakibatkan kemacetan akibat sopir angkutan umum mengejar setoran tanpa menghiraukan ketertiban serta rambu-rambu lalu-lintas. b)
aspek organisasi, yakni kesiapan serta kejelasan pembagian tugas, tanggung jawab, serta koordinasi intra dan antar unit-unit organisasi pemerintah, duniausaha, serta masyarakat; misal kemacetan yang ditimbulkan akibat buruknyaorganisasi antar sektor dalam masalah klasik gali-tutup lubang jalan untuk listrik, air minum, telepon.c)
aspek sumber daya insani, yakni kesiapan sumber daya insani (
operator, user,non-user, regulator, dsb.)
misalnya pelanggaran RTRW karena ketidaksiapansumber daya insani pengawasan / pengendalian.d)
aspek keuangan, yakni kesiapan serta kesesuaian pendanaan, misal terlambatnya pembangunan jalan layang karena adanya masalah pencairan dana pinjamanluar negeri.Selanjutnya sistem-sistem di atas juga dipengaruhi oleh Sistem Lingkungan Internal danEksternal dengan dinamika perubahannya:a)
internal – aspek ekonomi, sosial-budaya-politik, fisik, teknologi; misalnya tidak ada becak di Padang karena aspek budaya setempat; sebaliknya tidak ada becak di Lembang karena kondisi fisik geografisnya b)
eksternal – aspek ekonomi, sosial-budaya-politik, fisik, teknologi; misalnyadampak bom Bali terhadap transportasi wisata asing ke Indonesia.Akhirnya semua sistem di atas saling terkait dalam suatu Sistem Spatial mulai dariskala lokal, regional, nasional, sampai global; misalnya adanya pertemuan APEC diBogor (kegiatan ekonomi tingkat internasional dengan lokasi di luar Bandung) sertaadanya keputusan Gubernur DKI Jakarta untuk meliburkan Jakarta (aspek legal juga dariluar Bandung); hal ini mengakibatkan penduduk Jakarta mengalir ke Bandung untuk liburan panjang, pada gilirannya berbagai faktor eksternal tersebut mengakibatkantransportasi Bandung macet total sepanjang hari.Secara singkat transportasi merupakan suatu sistem/subsistem yang kompleks;Sistem Kegiatan, Sistem Jaringan, dan Sistem Pergerakan merupakan sistem yang saling berhubungan. Ketiga sistem ini dipengaruhi oleh Sistem Kelembagaan, yangkesemuanya juga dipengaruhi oleh Sistem Internal dan Eksternal serta Sistem Spatial(lihat
GAMBAR 6 - 1
).
Leave a Comment