about:blank 3 of 78/14/2008 5:51 PM
pemilik rumah dan mendapatkan tempat berlindung, maka akan membantu segala kebaikan yang penghunirumah. Hizbul Jan adalah amalan yang ditakuti jin, khususnya jin jahat (setan).Sesungguhnya menurut keyakinan pada aliran hikmah “gadungan”, semua ilmu gaib memiliki memangkhodam dari bangsa Jin atau malaikat tergantung jenis ilmu dan siapa yang mengamalkan ilmu. Yangdimaksud khodam dalam ilmu khodam adalah Jin Muslim atau malaikat yang akan menjadi sahabat Anda.Dikatakan seseorang yang ingin berkhodam jin dan menempatkan jin itu sebagai pembantu, hendaknyamemiliki "senjata pamungkas" yang ditakuti kalangan oleh Jin dengan memiliki ilmu gaib yang bisadigunakan untuk menaklukkan bangsa jin, misalnya ilmu Asmak Malaikat, Singo Wojo Bersani atau HizbulJanTidakkah mereka yang sangat suka meminta bantuan jin tidak membaca ayat dibawah ini ? Firman AllahTa’ala :Artinya :
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepadabeberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.”
(QS. Al-Jin :6)Berikut ini contoh lain dari Hizib, yang banyak diyakini oleh para pelakunya menyimpan daya kekuatan yangdahsyat. Hizib ini mereka namakan dengan Hizib Bahr. Kalimat berikut hanya cuplikan dari rangkaian HizibBahr yang panjang. Sengaja tidak ditulis lengkap sebagai tindakan preventif.
Artinya : Bismillah itu pintu kami, Tabaroka itu dinding kami, Yasin atap kami. Kaf ha ya ‘ain shod pencukup kami, ha mim lain sin qof perlindungan kami.
Agar tampak berwibawa, musuh tunduk dan minta ampun. Caranya, puasa 7 hari, mulai hari Jum'at. Selamaberpuasa, hizib itu dibaca ba'da shalat fardhu sebanyak 3 kali. Pada hari ke-7 pati geni (tidak boleh tidur,makan dan minum, merokok, bicara atau kumpul manusia lainnya). Bila selesai, hizib ini rutin dibaca setelahshalat Ashar sekali, setelah shalat Maghrib sekali. Sebelum baca hizib, kirim al-Fatihah dahulu ke NabiMuhammad, Syekh Abil Hasan as-Syadzili, dan kepada ruh orang yang mengajari ajian ini.[3]Dalam Hizib Nashr juga terdapat kalimat sebagai berikut,
Ha’ mim ‘ain sin qaf adalah pelindung kami dari apa yang kami takutkan.
Lalu dalam Hizib Nasr juga mengandung doa yang bid’ah lagi syirik, seperti kalimat berikut :
Wahai Allah! Dengan hak kaf ha’ ya ‘ain shad, cukupilah kami terhadap maksud jahad musuh dan binasakan mereka
Kalimat yang ada pada Hizib Bahr dan Hizib Nasr jelas termasuk kesyirikan yang tak terbantahkan lagi,