Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Reformasi Birokrasi Bukan Basa Basi: Studi Kasus Seleksi Terbuka di KemenPAN-RB

Reformasi Birokrasi Bukan Basa Basi: Studi Kasus Seleksi Terbuka di KemenPAN-RB

Ratings: (0)|Views: 248 |Likes:
Published by Syahril Sangaji
Tulisan ini hendak mendiskusikan secara faktual tentang proses rekrutmen dan promosi terbuka (atau seleksi terbuka) Pejabat Eselon I & II yang telah dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Seleksi terbuka difasilitasi oleh program Reform the Reformers yang didukung AusAID melalui Kemitraan/Partnership for Governance Reform. Di sini dihadirkan perspektif yang lebih mendalam mengenai proses dan hasil dari rekrutmen dan promosi terbuka tersebut. Sehingga diharapkan sajian tulisan ini dapat menampilkan informasi yang sistematis dan bernilai strategis mengenai sejauh mana sistem rekrutmen dan promosi terbuka di KemenPAN-RB ini bisa menjadi model untuk mempercepat program reformasi birokrasi di kementerian dan lembaga negara lainnya.
Tulisan ini hendak mendiskusikan secara faktual tentang proses rekrutmen dan promosi terbuka (atau seleksi terbuka) Pejabat Eselon I & II yang telah dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Seleksi terbuka difasilitasi oleh program Reform the Reformers yang didukung AusAID melalui Kemitraan/Partnership for Governance Reform. Di sini dihadirkan perspektif yang lebih mendalam mengenai proses dan hasil dari rekrutmen dan promosi terbuka tersebut. Sehingga diharapkan sajian tulisan ini dapat menampilkan informasi yang sistematis dan bernilai strategis mengenai sejauh mana sistem rekrutmen dan promosi terbuka di KemenPAN-RB ini bisa menjadi model untuk mempercepat program reformasi birokrasi di kementerian dan lembaga negara lainnya.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Syahril Sangaji on Apr 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2013

pdf

text

original

 
i
DAFTAR ISI
Pengantar 
1
Latar Belakang: Reformasi Birokrasi dan Tantangannya
3Implikasi Perubahan: from comfort zone to competitive zone 4
Seleksi Terbuka: Upaya Mempercepat Reformasi Internal
6Mengapa Seleksi Terbuka 6Surat Edaran MenPAN-RB 16/2012 7Proses dan Tahapan Seleksi 7Pengumuman Lowongan Jabatan & Penerimaan Pendaftaran 8Penyaringan: Seleksi Makalah dan Assessment Center 9
Kesimpulan dan Rekomendasi
12Profil Kompetensi & Kriteria Penilaian 13Tranparansi Tahapan Seleksi 13Inkonsistensi Proses 14Rekomendasi 15
 
1
REFORMASI BIROKRASI BUKAN BASA BASI?STUDI KASUS: REKRUTMEN DAN PROMOSI TERBUKAUNTUK JABATAN ESELON I DAN II DI KEMENPAN-RBOlehM. Syahril SangajiPengantar
Tulisan ini akan diawali dengan sebuah peristiwa religi di suatu Jumat siang di bulan Februari
2013, seminggu sebelum Valentine’s day, tep
atnya di pojok Bundaran Senayan. Sebuahmasjid mungil bermahkota kubah hijau yang mudah terlihat dari pertautan jalan Sudirmandan Senopati itu tidak berdiri sendiri melainkan melekat utuh dengan bangunan utamanya,sebuah gedung yang diyakini akan menjadi pilar utama tegaknya reformasi birokrasi diIndonesia. Di dalam masjid satu setengah lantai itu, berdiri di belakang mimbar Jumatseorang khotib tengah mengumandangkan rangkaian pesan moral Islam tentang bagaimanareformasi birokrasi itu seharusnya dilaksanakan.
Sebagai motor reformasi birokrasi nasional, Kementerian kita, KemenPAN-RB, harus menginisiasireformasi
dari dalam dirinya sendiri… Shalat dan puasa adalah kewajiban moral yang harus kit
a jalankan sebagai umat Islam, akan tetapi kesalehan ibadah itu harus bisa kita tunjukkan dalam praktek kehidupan sehari-hari. Jika kita masih menyiasati SPPD fiktif, konsinyasi fiktif, yang artinya kitamelakukan perbuatan korupsi maka sesungguhnya ibadah shalat dan puasa yang kita jalankan hanyamenjadi ibadah ritual dan rutinitas saja. Kita tidak memperoleh pahala spiritual sebagaimana semangatdari perintah ibadah itu sendiri, yakni
amar ma’ruf nahi munkar 
atau mengajak pada kebaikan danmencegah kita dari perbuatan jahat sebagaimana yang tersurat dalam at-Taubah 71.
Untaian kalimat di atas adalah bagian dari materi khutbah Jumat yang disampaikan khotibEko Prasojo, salah satu Guru Besar Universitas Indonesia yang saat ini menjabat WakilMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN-RB).Jemaah yang sebagiannya adalah peserta seleksi terbuka jabatan eselon I dan II punmenyimak dengan raut wajah serius sidang Jumat tersebut.Tiga hari sebelumnya, bertempat di Wisma Nusantara,
talk show
tentang lelang jabatandigelar secara live oleh TV One. Menteri PAN-RB, Azwar Abubakar yang hadir sebagai narasumber mengemukakan bahwa rakyat telah menjadi korban akibat pelayanan publik  pemerintah yang tidak responsif, tidak efisien, dan tidak akuntabel. Salah satu akar masalahkesemrawutan ini adalah sistem rekrutmen PNS dan promosi jabatan yang sarat nuansa KKN.Itulah kenapa, Azwar justru menyambut positif keinginan Pemda DKI melaksanakan lelang jabatan untuk camat dan lurah, di tengah banyaknya kalangan masyarakat mempertanyakandasar hukum dari ide Jokowi-Ahok itu. Menteri asal Aceh ini pun mengutip sebagian isi dariSurat Edaran KemenPAN-RB nomor 16/2012, tentang Tata Cara Pengisian JabatanStruktural yang Lowong secara Terbuka di Instansi Pemerintah, untuk menjawab pertanyaansinis di atas. Azwar menambahkan lagi, sebelum Jokowi-Ahok melempar ide ini, KemenPAN
 
 2
dan LAN telah menggelar hajatan serupa sejak awal 2012 lalu, bahkan untuk jabatan yang paling tinggi sekalipun, yakni eselon I.Pembahasan kita bukanlah tentang peristiwa religi dan acara talk show tadi, atau sesuatu lainyang abstrak, seperti masalah-masalah reformasi birokrasi yang mungkin sering kita bincangkan pemecahannya tapi tak pernah lahir jalan keluarnya kecuali sebatas lontaran ide-ide dan konsep.Tulisan ini hendak mendiskusikan secara faktual tentang salah satu program reformasi birokrasi, yakni rekrutmen/promosi terbuka pejabat eselon I dan II, yang dilakukanKementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Programrekrutmen/promosi terbuka ini telah dilaksanakan sejak September 2012 dengan dukungan project Reform the Reformers. Tulisan ini dihasilkan dari sebuah case study yang telahdilakukan sejak Desember 2012 dengan menggunakan metode utama wawancara
1
danobservasi
2
, selain studi dokumen, untuk mendapatkan informasi yang valid dan akurat. Casestudy ini hendak menghadirkan perspektif yang lebih mendalam mengenai proses dantahapan rekrutmen/promosi terbuka tersebut. Sehingga diharapkan sajian tulisan ini dapatmenampilkan informasi yang sistematis dan bernilai strategis mengenai sejauh mana sistemrekrutmen dan promosi terbuka di KemenPAN-RB ini bisa menjadi model pembelajaranuntuk mempercepat program reformasi birokrasi di kementerian dan lembaga negara lainnya.
1
Lebih dari 10 wawancara telah dilakukan, di antaranya terhadap anggota Panitia Seleksi (Pansel), PanitiaPelaksana KemenPAN-RB, konsultan assessment center, peserta seleksi (yang lulus dan tidak lulus seleksi ujianmakalah), dan Tim Fungsional Wakil Menteri PAN-RB.
2
Penulis mengambil peran
 participant-as-observer 
yang merupakan bagian dari
qualitative observation
yang berusaha mendekati sebuah fenomena dengan mengambil peran sebagai
inside,
yakni staf Kemitraan yang bekerja untuk memonitor dan mengevaluasi project Reform the Reformers di KemenPAN-RB.
 Participant-as-observer 
biasanya menghabiskan waktu yang cukup lama terlibat di dalam fenomena atau kelompok yangdiamati, lalu membuat catatan-catatan terhadap bagian-bagian peristiwa yang relevan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->