masa Sidang Kedua Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK). Nama Badanini tanpa kata "Indonesia" karena hanya diperuntukkan untuk tanah Jawa saja. Di Sumatera adaBPUPK untuk Sumatera. Masa Sidang Kedua tanggal10-17 Juli 1945. Tanggal18 Agustus 1945,
PPKImengesahkan UUD 1945 sebagai Undang-Undang Dasar Republik Indonesia.
1.Periode berlakunya UUD 1945 18 agustus 1945- 27 desember 1949
Dalam kurun waktu 1945-1950, UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya karenaIndonesia sedang disibukkan dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan. MaklumatWakil Presiden Nomor X pada tanggal16 Oktober 1945memutuskan bahwaKNIPdiserahi
kekuasaan legislatif, karena MPR dan DPR belum terbentuk. Tanggal14 November 1945
dibentuk Kabinet Semi-Presidensiel ("Semi-Parlementer") yang pertama, sehingga peristiwa inimerupakan perubahan sistem pemerintahan agar dianggap lebih demokratis.Amandemen pertama diputuskan dalam Rapat Paripurna MPR RI tanggal 19 Oktober 1999 padaSidang Umum MPR RI. Ada sembilan pasal UUD 1945 yang diubah yaitu Pasal 5 Ayat (1), Pasal7, Pasal 9, Pasal 13 ayat (2), Pasal 14, Pasal 15, Pasal 17 ayat (2) dan (3), Pasal 20, dan Pasal 21.
2.Periode berlakunya Konstitusi RIS 1949 27 desember 1949 - 17 agustus 1950
Pada masa ini sistem pemerintahan indonesia adalah parlementer.Tahun 1950, Republik Indonesia Serikat (RIS) terbentuk maka yang digunakan adalah UUD RIS(Undang Undang Dasar Republik Indonesia SerikatAmandemen kedua diputuskan dalam dalam Rapat Paripurna MPR RI tanggal 18 Agustus 2000 pada Sidang Tahunan MPR RI. Ada 10 pasal UUD 1945 yang diubah dan/atau ditambah yaituPasal 18, Pasal 18A, Pasal 18B, Pasal19, Pasal 20 Ayat (5) , Pasal 20A, Pasal 22A, Pasal 22B,Bab IXA, Pasal 25E, Bab X, Pasal 26 Ayat (2) dan Ayat (3), Pasal 27 Ayat (3), Bab XA, Pasal28A, Pasal 28B, Pasal 28C, Pasal 28D, Pasal 28E, Pasal 28F, pasal 28G, Pasal 28H, Pasal 28I,Pasal 28J, Bab XII, Pasal 30, Bab XV, Pasal 36A, Pasal 36B, dan Pasal 36C.
3.Periode UUDS ' 50 17 agustus 1950 - 5 juli 1959
Pada masa ini sistem pemerintahan indonesia adalah parlementer.Setahun kemudian atas desakan rakyat, Bung Karno menginstruksikan kembali ke Negara Kesatuan maka Undang Undang Dasar yang dipakai adalah Undang UndangDasar Sementara (UUDS). Dalam perkembangannya menuju negara yang demokratis,Indonesia berhasil melaksanakan Pemilihan Umum pertama tahun 1955, yang kemudianmembentuk Badan Konstituante dengan tugas membuat Undang Undang Dasar yang baru.