Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
3R Limbah Oli

3R Limbah Oli

Ratings: (0)|Views: 120 |Likes:
Published by Ai S. Saadah

More info:

Published by: Ai S. Saadah on Apr 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/22/2013

pdf

text

original

 
Makalah3R Limbah Oli
1
Kelompok III3A
 – 
Teknik Kimia Produksi Bersih POLBAN
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar belakang
Seiring dengan berkembangnya dunia industry dan otomotif, penggunaan oli atau pelumas semakin meningkat pula. Pelumas atau oli merupakan sejenis cairan kental yang berfungsi sebaga pelicin, pelindung, dan pembersih bagi bagian dalam mesin. Oli dapat berasal dari minyak mentah dan juga sintesis bahan-bahan kimia.Manfaat oli yang sangat besar ternyata memiliki dampak pencemaran yang besar  pula. Limbah oli merupakan limbah B3 yang dapat merusak lingkungan danmenyebabkan ganggguan kesehatan. Pencemaran oli dapat melalui pencemaran air bersih.1 Liter oli dapat merusak 1 juta Liter air bersih dari dalam tanah. Air yang tercemari oliini memrlukan treatment khusus jika ingin digunakan, tentunya akan menghabiskan biayalebih banyak lagi. Sedangkan untuk daerah pemukiman yang padat, mungkin saja adasebagian masyarakat yang tidak mengetahui adanya pencemaran oli pada air yangdigunakan dan langsung menkonsumsi air tersebut. Tidak heran banyak terjadi kasusmasyarakat yang terkena penyakit pencernaan dan kulit akibat air tercemar.Oleh karena itu, pencemaran akibat limbah oli harus dicegah sejak dini.Pencegahan tersebut dapat berupa pengolahan limbah oli dan 3R. namun untuk mengolahlimbah oli memerlukan biaya besar dan tidak memberikan keuntungan finansial.Sedangkan 3R limbah oli dapat dilakukan tanpa biaya (no cost) dan high cost.Untuk 3R no cost dapat dilakukan Reuse dengan menggunakan kembali limbaholi untuk pelumas dan pendingin bagian-bagian mesin yang tidak memerlukan oli berkualitas tinggi. 3R dengan high cost merupakan teknik daur ulang limbah olimenggunakan metoda refining. Metoda ini memerlukan biaya investasi yang besar,namun keuntungan yang didapatkan tidak kalah besar. Terutama jika cadangan minyak mentah sebagai bahan baku oli semakin menipis, banyak masyarakat yang akan beralih keoli hasil refining.Penyusunan makalah ini dilakukan untuk menjelaskan metode yang dapatdilakukan untuk menerapkan system 3R pada limbah oli. Sehingga diharapkan nantinyametode ini akan semakin berkembang dan bervariatif. Dengan daur ulang limbah oli, 1 juta liter air bersih dalam tanah dapat terlindungi dari 1 liter limbah oli.
1.2
 
Tujuan
Dengan disusunnya makalah ini, diharapkan:a.
 
Mengetahui karakteristik limbah oli b.
 
Mengetahui metode yang dapat diterapkan dalam 3R limbah olic.
 
Mengetahui besarnya investasi awal, keuntungan dan Payback Period dalam prosesrefininf limbah oli
 
Makalah3R Limbah Oli
2
Kelompok III3A
 – 
Teknik Kimia Produksi Bersih POLBAN
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Oli sebagai Limbah B3
Limbah B3 merupakan limbah yang perlu ditangani secara khusus. Limbah B3dapat diidentifikasikan menurut sumber dan atau uji karakteristik dan atau ujitoksikologi. Hal ini terdapat dalam PP 85/1999, pasal 7 yang berbunyi sebagai berikut:1. Jenis limbah B3 menurut sumbernya meliputi:a. Limbah B3 dari sumber tidak spesifik; b. Limbah B3 dari sumber spesifik;c. Limbah B3 dari bahan kimia kadaluarsa, tumpahan, bekas kemasan, dan buangan produk yang tidak memenuhi spesifikasi.2. Uji karakteristik limbah B3 meliputi :a. mudah meledak; b. mudah terbakar;c. bersifat reaktif;d. beracun;e. menyebabkan infeksi; danf. bersifat korosif.Limbah oli dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia seperti indusri, pertambangan, dan usaha perbengkelan. Limbah oli termasuk dalam limbah B3 yangmudah terbakar sehingga bila tidak ditangani pengelolaan dan pembuangannya akanmembahayakan kesehatan mausia dan lingkungan.Pengelolaan limbah oli ini berupaya agar limbah oli yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan dan sifat limbah oli menjadi lebih tidak berbahaya. Selain itu, pengelolaan limbah oli bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagimasyarakat. Selain itu, apabila penanganan limbah oli dilakukan dengan baik, maka akan bisa memberikan keuntungan bagi si pengelola limbah oli dan juga pengurangan biaya produksi bagi industri yang memanfaatkan kembali limbah oli sebagai pelumas berbagai peralatan, karena limbah oli masih bisa dimanfaatkan untuk pelumas lagi dengan cara pemakaian yang berbeda dari sebelumnya.
Pengertian Oli
 
Makalah3R Limbah Oli
3
Kelompok III3A
 – 
Teknik Kimia Produksi Bersih POLBAN
Pelumas atau oli merupakan sejenis cairan kental yang berfungsi sebaga pelicin, pelindung, dan pembersih bagi bagian dalam mesin. Kode pengenal Oli adalah berupahuruf SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers.Selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya, menunjukkan tingkat kekentalan olitersebut. SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka yang mengikuti Kode olimenandakan semakin kentalnya oli tersebut. Sedangkan huruf W yang terdapatdibelakang angka awal, merupakan singkatan dari Winter. SAE 15W-50, berarti olitersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 10 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindunganoptimal saat mesin start pada kondisi ekstrim sekalipun. Sementara itu dalam kondisi panas normal, idealnya oli akan bekerja pada kisaran angka kekentalan 40-50 menurutstandar SAE
Fungsi Oli
Semua jenis oli pada dasarnya sama. Yakni sebagai bahan pelumas agar mesin berjalan mulus dan bebas gangguan. Sekaligus berfungsi sebagai pendingin dan penyekat. Oli mengandung lapisan lapisan halus, berfungsi mencegah terjadinya benturan antar logam dengan logam komponen mesin seminimal mungkin, mencegahgoresan atau keausan. Untuk beberapa keperluan tertentu, aplikasi khusus pada fungsitertentu, oli dituntut memiliki sejumlah fungsi-fungsi tambahan. Mesin diesel misalnya,secara normal beroperasi pada kecepatan rendah tetapi memiliki temperatur yang lebihtinggi dibandingkan dengan Mesin bensin. Mesin diesel juga memiliki kondisi kondusif yang lebih besar yang dapat menimbulkan oksidasi oli, penumpukan deposit dan perkaratan logam-logam bearing.
Sifat-sifat Oli Mesin
a. Lubricant oli mesin bertugas melumasi permukaan logam yang saling bergesekan satu sama lain dalam blok silinder. Caranya dengan membentuk semacamlapisan film yang mencegah permukaan logam saling bergesekan atau kontak secaralangsung. b. Coolant pembakaran pada bagian kepala silinder dan blok mesin menimbulkansuhu tinggi dan menyebabkan komponen menjadi sangat panas. Jika dibiarkan terusmaka komponen mesin akan lebih cepat mengalami keausan. Oli mesin yang bersirkulasidi sekitar komponen mesin akan menurunkan suhu logam dan menyerap panas sertamemindahkannya ke tempat lain.c. Sealant oli mesin akan membentuk sejenis lapisan film di antara piston dandinding silinder. Karena itu oli mesin berfungsi sebagai perapat untuk mencegahkemungkinan kehilangan tenaga. Sebab jika celah antara piston dan dinding silinder semakin membesar maka akan terjadi kebocoran kompresi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->