Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
1. Analisis Pengaruh Motivasi Lima Hari Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow Terhadap Kepuasan Kerja,

1. Analisis Pengaruh Motivasi Lima Hari Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow Terhadap Kepuasan Kerja,

Ratings: (0)|Views: 666|Likes:
Published by Kickiy Alsqiy

More info:

Published by: Kickiy Alsqiy on Apr 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/13/2013

pdf

text

original

 
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Volume 3, Nomor 1, Januari 2012ISSN : 2086 - 5031
Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Tamansiswa Padang
1
ANALISIS PENGARUH MOTIVASI LIMA HIRARKI KEBUTUHANABRAHAM MASLOW TERHADAP KEPUASAN KERJA,KASUS PENGUSAHA INDUSTRI MIKRO KERUPUK SINGKONGDI KECAMATAN KAMANG MAGEK, KABUPATEN AGAMOleh : Drs. Arrizal, M.SiDosen Program Studi ManajemenFakultas Ekonomi Universitas Andalas, PadangABSTRACT
This research was aimed to examine the effect of Abraham Maslow’shierarchy of five needs motivation on job satisfaction of micro industry-intrepreneurs of cassava crackers in Sub-district of Kamang Magek, Regency of Agam, Province of West Sumatera. Specifically, the aims of the research were(1) to find out the effect of Abraham Maslow’s hierarchy of five needsmotivation, which were the psysiological needs, safety needs, social needs,esteem needs, self-actualization needs on job satisfaction of micro industry-intrepreneurs of cassava crackers in Sub-district of Kamang Magek, Regency of Agam, (2) to find out the most influential Abraham Maslow’s hierarchy of fiveneeds motivation on job satisfaction of micro industry-intrepreneurs of cassavacrackers in Sub-district of Kamang Magek, Regency of Agam.This research was a case of micro industry-intrepreneurs of cassavacrackers in Sub-district of Kamang Magek, Regency of Agam. The population of research was all micro industry-intrepreneurs of cassava crackers in Sub-districtof Kamang Magek, Regency of Agam, their numbers were 90 micro industry-intrepreneurs of cassava crackers. The sample of the research was chosen withusing the census method. Of the 90 questionnaires were distributed to 90respondents, 72 questionnaires (80%) were returned by respondents and 18questionnaires (20%) were not returned by respondents. Emory and Donald(2000) proposed that a research applied 30% of the numbers of questionnaireswere sufficiently representative and represent the population. The data warecollected using a validity and reliable survey instrument. All of the scalesdescribed below were responded to on a 7-point Likert type scale. The anchor were strongly agree (7) and strongly disagree (1). The technique of analysis wasapplied the multiple regression with the statistical product and service solutions(SPSS).The result of this research showed there were two the results of theresearch. The first, the result of the research showed that the job satisfaction (Y)of micro industry-intrepreneurs of cassava crackers in Sub-district of KamangMagek, Regency of Agam, Province of West Sumatera was influenced in 62% by Abraham Maslow’s hierarchy of five needs motivation, which were the psysiological needs (X
1
), safety needs (X
2
), social needs (X
3
), esteem needs
 
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Volume 3, Nomor 1, Januari 2012ISSN : 2086 - 5031
Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Tamansiswa Padang
2(X
4
), self-actualization needs (X
5
). Whereas the remains of the job satisfaction(Y) was influenced in 38% by the unknown and excluded factors in this modelof research. The second, the result of the research showed the job satisfaction(Y) of micro industry-intrepreneurs of cassava crackers in Sub-district of Kamang Magek, Regency of Agam, Province of West Sumatera was the mostinfluential by the psysiological needs (X
1
).
Keywords
: psysiological needs, safety needs, social needs, esteem needs,self-actualization needs, and job satisfaction
PENDAHULUAN
 
Latar Belakang Penelitian
Fenomena motivasi lima hirarki kebutuhan Abraham Maslow dankepuasan kerja (
 job satisfaction
) telah menjadi fenomena terkini dalammanajemen sumberdaya manusia (Robbins dan Coulter, 2005 : 92 – 93 ; Dessler,1986 : 330 - 332). Teori motivasi hirarki kebutuhan Abraham Maslowmengatakan bahwa manusia memiliki lima hirarki kebutuhan yaitu kebutuhanfisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan harga diri, dankebutuhan aktualisasi diri. Lima kebutuhan manusia tersebut membentuk hirarkiatau tangga dan masing-masing kebutuhan itu hanya akan aktif apabilakebutuhan yang lebih rendah telah terpenuhi. Jika tiap kebutuhan secarasubstansial terpuaskan, maka kebutuhan berikutnya akan menjadi dominan.Manusia mendaki hirarki kebutuhan. Dari sudut pandang motivasi bahwa teorimotivasi hirarki kebutuhan Abraham Maslow mengatakan bahwa walaupuntidak ada kebutuhan yang benar-benar terpuaskan, kebutuhan yang secarasubstansial terpuaskan tidak lagi memotivasi seorang manusia. Jika inginmemotivasi seorang manusia maka perlu memahami di tingkat mana keberadaanmanusia itu dalam hirarki kebutuhan dan perlu berfokus pada pemuasankebutuhan pada tingkat kebutuhan itu atau di atas tingkat kebutuhan itu.Pemerintah, pengusaha, dan manajer yang menerima teori motivasi hirarkikebutuhan Abraham Maslow akan mengelola organisasi yang dapat memuaskankebutuhan manusia (Robbins dan Coulter, 2005 : 92 – 93 ; Dessler, 1986 : 330 -332). Selanjutnya, kepuasan kerja adalah suatu sikap umum seorang individu
 
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Volume 3, Nomor 1, Januari 2012ISSN : 2086 - 5031
Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Tamansiswa Padang
3manusia terhadap pekerjaannya (Robbins, 1996 : 170). Dengan kalimat lainkepuasan kerja adalah kadar perasaan positif yang dimiliki seorang manusiaterhadap pekerjaannya (Currivan, 1999 : 495 - 524).Fenomena motivasi lima hirarki kebutuhan Abraham Maslow dankepuasan kerja penting diteliti oleh pemerintah, pengusaha, dan manajer.Mungkin lebih mudah memahami latar belakang fenomena motivasi lima hirarkikebutuhan Abraham Maslow dan kepuasan kerja penting diteliti oleh pemerintah, pengusaha, dan manajer yaitu dengan menyusun daftar kesalahanmotivasi lima hirarki kebutuhan Abraham Maslow dan kepuasan kerja yangtidak ingin dikerjakan oleh pemerintah, pengusaha, dan manajer ketikamengerjakan manajemen sumberdaya manusia. Contohnya,
 
ketidakmotivasiankebutuhan fisiologis, ketidakmotivasian kebutuhan keamanan,ketidakmotivasian kebutuhan sosial, ketidakmotivasian kebutuhan harga diri,dan ketidakmotivasian kebutuhan aktualisasi diri, dan ketidakmotivasian kerja.Akhirnya, dengan meneliti motivasi lima hirarki kebutuhan Abraham Maslowdan kepuasan kerja maka pemerintah, pengusaha, dan manajer akan dapatmenghindari kesalahan motivasi lima hirarki kebutuhan Abraham Maslow dankesalahan kepuasan kerja tersebut di atas.Dengan dapat menghindari kesalahan motivasi lima hirarki kebutuhanAbraham Maslow dan kesalahan kepuasan kerja tersebut di atas, dan yang lebih penting hal itu dapat menjamin bahwa pemerintah, pengusaha, dan manajer akandapat mencapai visi dan tujuan organisasi (memperoleh hasil) melalui oranglain, artinya melalui pegawai yang memiliki motivasi lima hirarki kebutuhanAbraham Maslow dan kepuasan kerja. Penting diingat bahwa pemerintah, pengusaha, dan manajer dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan lain ---- sepertimenyusun perencanaan yang bagus, menyusun struktur organisasi yang jelas,membangun teknologi produksi yang modern, dan menggunakan pengawasanintern yang canggih ---- namun pemerintah, pengusaha, dan manajer itu masihsaja tidak berhasil mencapai visi dan tujuan organisasi (memperoleh hasil)melalui orang lain artinya melalui pegawai atau sumberdaya manusia, karena pemerintah, pengusaha, dan manajer itu memperkerjakan pegawai yang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->