Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
sifat-sifat-logam

sifat-sifat-logam

Ratings: (0)|Views: 545|Likes:
Pembagian sifat sifat logam
Pembagian sifat sifat logam

More info:

Published by: Aswin Christian Nainggolan on Apr 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/11/2013

pdf

text

original

 
Modul Teknik Pemesinan / smk Al Huda Kediri Sifat-sifat Logam
 Pembelajaran. 2
2.2.Sifat Logam dan Unsur Logam
Material dapat berupa bahan logam dan nonlogam. Bahan logam ini terdiri dari logamferro dan nonferro. Bahan logam ferro di antaranya besi, baja, dan besi cor, sedangkan logamnonferro (bukan besi) antara lain emas, perak, dan timah putih. Bahan nonlogam dapat dibagimenjadi bahan organik (bahan yang berasal dari alam) dan bahan anorganik.
1. Berbagai Macam Sifat Logam
Logam mempunyai beberapa sifat antara lain: sifat mekanis, sifat fisika, sifat kimia,dan sifat pengerjaan. Sifat mekanis adalah kemampuan suatu logam untuk menahan bebanyang diberikan pada logam tersebut. Yang termasuk sifat mekanis pada logam, antara lain:kekuatan bahan (
 strength
), kekerasan elastisitas, kekakuan, plastisitas, kelelahan bahan, sifatfisika, sifat kimia, dan sifat pengerjaan.
Kekuatan (
strength
)
adalah kemampuan material untuk menahan tegangan tanpakerusakan. Beberapa material seperti baja struktur, besi tempa, alumunium, dan tembagamempunyai kekuatan tarik dan tekan yang hampir sama. Ukuran kekuatan bahan adalahtegangan maksimumnya, atau gaya terbesar persatuan luas yang dapat ditahan bahan tanpa patah. Untuk mengetahui kekuatan suatu material dapat dilakukan dengan pengujian tarik,tekan, atau geser.
Kekerasan (
hardness
)
adalah ketahanan suatu bahan untuk menahan pembebananyang dapat berupa goresan atau penekanan. Untuk mengetahui kekerasan suatu materialdigunakan Uji Brinell. Kekakuan adalah ukuran kemampuan suatu bahan untuk menahan perubahan bentuk atau deformasi setelah diberi beban. Kelelahan bahan adalah kemampuansuatu bahan untuk menerima beban yang berganti-ganti dengan tegangan maksimum diberikan pada setiap pembebanan.
Elastisitas
adalah kemampuan suatu bahan untuk kembali ke bentuk semula setelahmenerima beban yang mengakibatkan perubahan bentuk. Elastisitas ini penting pada semuastruktur yang mengalami beban yang berubah-ubah terlebih pada alat-alat dan mesin-mesin presisi.
Plastisitas
adalah kemampuan suatu bahan padat untuk mengalami perubahan bentuk tetap tanpa ada kerusakan.
Sifat fisika
adalah karakteristik suatu bahan ketika mengalami peristiwa fisika seperti adanya pengaruh panas atau listrik. Yang termasuk sifat-sifat fisikaadalah sebagai berikut: titik lebur, kepadatan, daya hantar panas, dan daya hantar listrik.
Sifat
4/25/20131
 
Modul Teknik Pemesinan / smk Al Huda Kediri Sifat-sifat Logam
kimia
adalah kemampuan suatu logam dalam mengalami peristiwa korosi. Korosi adalahterjadinya reaksi kimia antara suatu bahan dengan lingkungannya. Secara garis besar ada duamacam korosi, yaitu korosi karena efek galvanis dan reaksi kimia langsung.
2. Mineral
Mineral merupakan suatu bahan yang banyak terdapat di dalam bumi, yangmempunyai bentuk dan ciri-ciri khusus serta mempunyai susunan kimia yang tetap.Mineral memiliki ciri-ciri khas antara lain sebagai berikut.a.
Warna,
mineral mempunyai warna tertentu, misalnya malagit berwarna hijau,lazurit berwarna biru, dan ada pula mineral yang memiliki bermacam-macam warna misalnya kuarsa. b.
Cerat,
merupakan warna yang timbul bila mineral tersebut digoreskan pada porselenyang tidak dilicinkan.c.
Kilatan
merupakan sinar suatu mineral apabila memantulkan cahaya ygdikenakankepadanya. Misalnya emas, timah, dan tembaga yang mempunyai kilat logam.d.
Berat jenis
, mineral mempunyai berat jenis antara 2 – 4 ton/m
2
. Berat jenis ini akan berubahsetelah diolah menjadi bahan.
3. Berbagai Jenis Sumber Daya Mineral
a.Unsur-unsur logam
Unsur-unsur logam dibagi lagi dalam dua kelompok menurut banyaknya, yaituyang berlimpah di kerak bumi seperti besi, alumunium, mangan, dan titanium, danyang sedikit terdapat di alam seperti tembaga, timah hitam.
b.Unsur-unsur nonlogam
Unsur-unsur nonlogam
(nonmetallic)
dapat dibagi menjadi empat kelompok  berdasarkan kegunaannya, antara lain :
Natrium klorida, kalsium fosfat, dan belerang merupakan bahan-bahan
utama industri-industri kimia dan pupuk buatan.
Pasir, batu kerikil, batu hancur, gips, dan semen terutama dipakai
sebagai bahan-bahan bangunan dan konstruksi lainnya.
Bahan bakar fosil, yaitu yang berasal dari sisa-sisa tanaman dan
binatang seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Persediaan
4/25/20132
 
Modul Teknik Pemesinan / smk Al Huda Kediri Sifat-sifat Logam
energi kita sekarang sangat bergantung pada bahan-bahan ini.
Air merupakan sumber mineral terpenting dari semuanya yang terdapat
melimpah di permukaan bumi. Tanpa air tidak mungkin kita dapat
menanam dan menghasilkan bahan makanan.
4. Pemurnian Mineral
Mineral pada awalnya ditemukan di alam masih bercampur dengan mineral lainsehingga perlu dilakukan proses pemurnian untuk mendapatkan satu bentuk mineral.Pemurnian mineral adalah proses memisahkan satu bentuk mineral dari mineral-minerallainnya melalui satu proses dan cara tertentu.
a. Proses pemurnian bijih besi
Melebur dan mengoksidasi besi adalah proses kimia yang sederhana. Selama prosesitu,karbon dalam bentuk kokas dan oksida besi bereaksi pada suhu tinggi, membentuk metalik iron(besi yang bersifat logam) dan gas karbon dioksida.Sejak abad ke-14 besi mulai diproduksi dalam jumlah besar dan dasardasar eksploitasi industri besi secara modern sudah dimulai. Setelah itu diperoleh berbagai penemuan dalam produksi besi, antara lain: (a) metode untuk memproduksi baja yang berkualitas tinggi dari besi kasar, (b) prosedur-prosedur tanur yang lebih efisien,termasuk juga pemakaian kokas yang dibuat dari batu bara sebagai pengganti arangkayu, akibat semakin berkurangnya persediaan kayu, (c) metode-metode untuk mereduksi bijih besi. (d) metode-metode untuk memanfaatkan bijih-bijih besi yangmengandung kotoran-kotoran perusak seperti fosfor dan belerang, dan (e) metode-metode untuk memproses bijih besi berkadar rendah.
b. Proses pemurnian alumunium
Proses pemurnian alumunium dengan cara memanaskan alumunium hidroksidasampailebih kurang 1.300°C (diendapkan), akan didapatkan alumina. Lima belas persenalumina(Al
2
O
3
) dapat diuraikan ke dalam kriolit, sedang proses elektrolisis di sini sebagaireduksiAl
2
O
3
.Bijih bauksit mula-mula dimurnikan terlebih dahulu dengan proses kimia dan
4/25/20133

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->