Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rancang Bangun Sistem Informasi Penyimpanan Berkas Elektronik Menggunakan Validasi MD5 Berbasis Cloud Computing (Jurnal)

Rancang Bangun Sistem Informasi Penyimpanan Berkas Elektronik Menggunakan Validasi MD5 Berbasis Cloud Computing (Jurnal)

Ratings: (0)|Views: 493|Likes:
Abstrak
Cloud computing merupakan suatu layanan baru dalam bidang teknologi informasi yang memanfaatkan kemajuan dari teknologi komputer dan berkembangnya internet. Salah satu contoh layanan berbasis cloud computing adalah layanan penyimpanan berkas elektronik. Integritas berkas dalam pemanfaatan layanan ini, merupakan hal penting bagi pengguna layanan yang harus diperhatikan oleh penyedia layanan. Oleh karena itu untuk memberikan jaminan integritas berkas kepada pengguna layanan dapat menggunakan validasi dari algoritma MD5 melalui pencocokan nilai hash antara berkas yang di-upload dengan berkas yang di-download, sehingga dengan pemanfaatan validasi dari algoritma MD5 pada layanan penyimpanan berkas elekronik berbasis cloud computing dapat memberikan jaminan integritas berkas yang disimpan pada sistem kepada pengguna layanan.

Kata kunci: Penyimpanan Berkas Elektronik, Cloud Computing, Algoritma MD5


Abstract
Cloud computing is a new service in the field of information technology that utilizes the advancement of computer technology and the development of the Internet. One example of cloud computing-based services is the electronic file storage service. The integrity of the file in the utilization of these services, is important to the users of the service and must be considered by service providers. Therefore to guarantee the integrity of the files to users can use the validation of the MD5 algorithm through matching hash value of the file being uploaded to the downloaded file, so with the use of the MD5 algorithm validation in electronic file storage service cloud-based computing can guarantee the integrity of the files stored on the system to users.

Keywords: Electronic File Storage, Cloud Computing, MD5 Algorithm.
Abstrak
Cloud computing merupakan suatu layanan baru dalam bidang teknologi informasi yang memanfaatkan kemajuan dari teknologi komputer dan berkembangnya internet. Salah satu contoh layanan berbasis cloud computing adalah layanan penyimpanan berkas elektronik. Integritas berkas dalam pemanfaatan layanan ini, merupakan hal penting bagi pengguna layanan yang harus diperhatikan oleh penyedia layanan. Oleh karena itu untuk memberikan jaminan integritas berkas kepada pengguna layanan dapat menggunakan validasi dari algoritma MD5 melalui pencocokan nilai hash antara berkas yang di-upload dengan berkas yang di-download, sehingga dengan pemanfaatan validasi dari algoritma MD5 pada layanan penyimpanan berkas elekronik berbasis cloud computing dapat memberikan jaminan integritas berkas yang disimpan pada sistem kepada pengguna layanan.

Kata kunci: Penyimpanan Berkas Elektronik, Cloud Computing, Algoritma MD5


Abstract
Cloud computing is a new service in the field of information technology that utilizes the advancement of computer technology and the development of the Internet. One example of cloud computing-based services is the electronic file storage service. The integrity of the file in the utilization of these services, is important to the users of the service and must be considered by service providers. Therefore to guarantee the integrity of the files to users can use the validation of the MD5 algorithm through matching hash value of the file being uploaded to the downloaded file, so with the use of the MD5 algorithm validation in electronic file storage service cloud-based computing can guarantee the integrity of the files stored on the system to users.

Keywords: Electronic File Storage, Cloud Computing, MD5 Algorithm.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Stefanus Made Wira Irawan on Apr 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2013

pdf

text

original

 
EKSPLORA INFORMATIKA
1
Rancang Bangun Sistem Informasi Penyimpanan BerkasElektronik Menggunakan Validasi MD5 Berbasis CloudComputing
 
I Made Wira Irawan
1
, Roy Rudolf Huizen
2
, I Made Adi Purwantara
3
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer(STMIK) STIKOM BALI Jl. Raya Puputan Renon No. 86 Telp. (0361) 244445 Denpasar-BaliEmail :wira_stefanus09@yahoo.com
1
2
3
Abstrak
 
Cloud computing
merupakan suatu layanan baru dalam bidang teknologi informasi yangmemanfaatkan kemajuan dari teknologi komputer dan berkembangnya internet. Salah satu contoh layananberbasis
cloud computing
adalah layanan penyimpanan berkas elektronik. Integritas berkas dalampemanfaatan layanan ini, merupakan hal penting bagi pengguna layanan yang harus diperhatikan olehpenyedia layanan. Oleh karena itu untuk memberikan jaminan integritas berkas kepada pengguna layanandapat menggunakan validasi dari algoritma MD5 melalui pencocokan nilai
hash
antara berkas yang di-
upload
dengan berkas yang di-
download
, sehingga dengan pemanfaatan validasi dari algoritma MD5pada layanan penyimpanan berkas elekronik berbasis
cloud computing
dapat memberikan jaminanintegritas berkas yang disimpan pada sistem kepada pengguna layanan.
Kata kunci:
Penyimpanan Berkas Elektronik,
Cloud Computing
, Algoritma MD5
Abstract
 
Cloud computing is a new service in the field of information technology that utilizes the advancementof computer technology and the development of the Internet. One example of cloud computing-basedservices is the electronic file storage service. The integrity of the file in the utilization of these services, isimportant to the users of the service and must be considered by service providers. Therefore to guaranteethe integrity of the files to users can use the validation of the MD5 algorithmthrough matching hashvalue of the file being uploaded to the downloaded file, so with the use of the MD5 algorithmvalidationin electronic file storage service cloud-based computing can guarantee the integrity of the files stored onthe systemto users.
Keywords
: Electronic File Storage, Cloud Computing, MD5 Algorithm.
 
1. Pendahuluan
Penyimpanan berkas elektronik merupakan bagian dari teknologi penyimpanan dan menjadi salah satukomponen penting pada komputer. Penyimpanan berkas elektronik dikelompokkan dalam teknologipenyimpanan secara eksternal (
external storage
) yang memiliki tugas sebagai piranti yang dapatmenyimpan data secara permanen, walaupun komputer dalam keadaan mati. Berkembangnya duniateknologi saat ini, berperan penting dalam perkembangan teknologi penyimpanan berkas elektronik. Salahsatu contoh dari perkembangan tersebut adalah media penyimpanan berkas elektronik secara
online
 (
online storage
). Media penyimpanan berkas elektronik secara
online
memiliki tujuan yangmenguntungkan karena bekas yang disimpan oleh pengguna dapat diakses dengan mudah dari mana dankapan saja tanpa terhalang jarak dan waktu.
Internet
merupakan bagian terpenting yang tidak dapat dipisahkan dari implementasi mediapenyimpanan berkas elektronik secara
online
, karena tanpa adanya
internet
para pengguna tidak dapatmenikmati keuntungan yang dimiliki oleh media penyimpanan berkas elektronik secara
online
tersebut.Oleh karena itu, dengan gabungan antara pemanfaatan teknologi komputer dan berkembangnya internetmemunculkan suatu layanan baru dalam bidang teknologi informasi yang disebut dengan komputer awan(
cloud computing
).
Cloud computing
dalam media penyimpanan berkas elektronik secara
online
memilikitujuan untuk menciptakan suatu layanan penyimpanan berkas elektronik yang dapat digunakan oleh
L-2
Rancang Bangun Sistem Informasi Penyimpanan Berkas Elektronik Menggunakan Validasi MD5Berbasis Cloud Computing
 
 
 
L-2
Rancang Bangun Sistem Informasi Penyimpanan Berkas Elektronik Menggunakan Validasi MD5Berbasis Cloud Computing
2
DATA
Software(Perangkat Lunak)Hardware(Perangkat keras)MesinPeopleanusia)(MProcedures(Prosedur)Manusia
penguna secara luas tanpa harus membeli
hardware
maupun
software
pendukungnya sebelummenggunakan layanan tersebut.Selain keuntungan yang dimiliki dari implementasi tersebut, pasti juga terdapat kekurangannya. Salahsatu kekurangannya adalah masalah keutuhan/ integritas berkas, dimana berkas yang pengguna simpandalam media penyimpanan berkas elektronik ini akan dikelola atau diketahui oleh para penyedia layanan.Oleh karena itu untuk menjaga keutuhan/ integritas berkas, maka penyedia layanan dapat memanfaatkanfungsi
hash
satu arah yaitu algoritma MD5 (
Message-Digest Algorithm5
) untuk validasinya. AlgoritmaMD5 ini berfungsi untuk memberikan jaminan keutuhan/ integritas berkas, agar berkas yang di-
upload
 dan di-
download
oleh para pengguna layanan pada media penyimpanan ini dapat dipertanggungjawabkankeutuhannya.
2. Metode Penelitian
Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini, menggunakan metode pengumpulan datamelalui studi literatur untuk mendapatkan informasi mengenai teori-teori dasar yang berhubungan denganpenelitian ini. Studi literatur yang didapat antara lain:
2.1 Teknologi Penyimpanan
 Teknologi penyimpanan yang merupakan salah satu bagian dari teknologi informasi, dibedakanmenjadi 2 kelompok yaitu memori internal dan penyimpanan eksternal
[3]
. Memori internal (
main memory
 atau memori utama) berfungsi sebagai media penyimpanan sementara, baik data, program, maupuninformasi ketika proses pengolahannya dilaksanakan oleh CPU. Sedangkan penyimpanan eksternal(
external storage
) atau yang dikenal juga dengan sebutan penyimpanan sekunder merupakan segalapiranti yang berfungsi untuk menyimpan data secara permanen, sehingga data yang terdapat pada mediapenyimpanan ini akan tetap terpelihara dengan baik walaupun komputer sudah dalam keadaan mati (tidakmendapat aliran listrik).
2.2 Sistem Informasi
Sistem informasi merupakan sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponenatau prosedur dari organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi bagi pengambilkeputusan guna untuk mengendalikan suatu organisasi
[1]
. Komponen-komponen yang terdapat padasistem informasi dibagi menjadi 5 komponen dan diklasifikasikan sebagai berikut:1.
 
Hardware
dan
software
yang berfungsi sebagai mesin.2.
 
People
dan
Procedures
yang merupakan manusia dan tata cara menggunakan mesin, dan3.
 
Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu prosespengolahan data.Gambar 1. Lima Komponen Sistem Informasi
2.3 Komputer Awan (
Cloud Computing
)
Komputer awan (
cloud computing
) merupakan gabungan antara pemanfaatan teknologi komputerdengan perkembangan berbasis
internet
. Awan (
cloud
) adalah metafora dari internet, sebagaimana awanyang sering digambarkan pada diagram jaringan komputer. Sehingga awan dalam
cloud computing
 merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikan
[2]
.
Cloud computing
menerapkansuatu metode komputasi yang kapabilitasnya terkait dengan teknologi informasi yang disajikan sebagaisuatu layanan/
service
sehingga pengguna dapat mengaksesnya melalui
internet
tanpa mengetahui apayang ada di dalamnya. Terdapat 3 jenis layanan berbasis
cloud computing
, antara lain
[2]
:1.
 
IaaS (
Infrastructure as a Service
)IaaS terletak pada level paling bawah. IaaS adalah sebuah layanan yang “menyewakan” sumberdaya teknologi informasi dasar yang meliputi media penyimpanan,
processing power
,
memory
,sistem operasi, kapasitas jaringan. IaaS digunakan pengguna untuk menjalankan aplikasi yangdibuatnya. Model bisnisnya mirip dengan penyedia
data center
yang menyewakan ruangan untuk
co-location
, tetapi lebih ke level mikronya dan pengguna tidak perlu tahu dengan mesin apa dan
 
 
 3bagaimana caranya penyedia layanan menyediakan layanan IaaS, sehingga yang terpenting adalahpermintaan mereka atas sumber daya dasar teknologi informasi itu dapat dipenuhi.2.
 
PaaS (
Platformas a Service
)PaaS merupakan layanan yang menyediakan modul-modul siap pakai dan dapat digunakan untukmengembangkan sebuah aplikasi. Pengguna layanan PaaS tidak memiliki kendali terhadap sumberdaya komputasi dasar karena semua akan diatur oleh
provider
layanan ini. Contoh layanan PaaSadalah Google AppEngine yang menyediakan
tools
untuk mengembangkan aplikasi diatas
platform
Google dengan menggunakan bahasa pemrograman Phyton dan Django.3.
 
SaaS (
Software as a Service
)SaaS merupakan layanan
cloud computing
yang paling dulu populer.
Software as a Service
inimerupakan evolusi lebih lanjut dari konsep ASP (
Aplication Service Provider
). Sesuai dengannamanya, SaaS memberikan kemudahan bagi pengguna untuk dapat memanfaatkan sumber dayaperangkat lunak dengan cara berlangganan, sehingga pengguna tidak perlu mengeluarkan biayauntuk membeli
software
dan
hardware
pendukung. Pengguna layanan berlangganan melalui
web
,sehingga dapat langsung menggunakan berbagai fitur yang disediakan oleh penyedia layanan danpengguna tidak memiliki kendali penuh atas aplikasi yang mereka sewa, tetapi hanyamengendalikan fitur-fitur aplikasi yang telah disediakan oleh penyedia layanan. Arsitektur SaaSbersifat
multi-tenant
yang memaksa penyedia untuk menyediakan fitur yang bersifat umum dantidak spesifik terhadap kebutuhan pengguna tertentu. Contoh layanan SaaS adalah CRM
Online
,
Word Processor
seperti Google Docs,
Project Management
, hingga
Invoicing Online
.Gambar 2. Layanan Komputer Awan (
Cloud Computing
)Layanan
internet
yang dapat dikatakan sebagai
cloud computing
, harus memenuhi beberapa syaratantara lain
[2]
:1.
 
Layanan bersifat
On Demand
yaitu pengguna dapat berlangganan sesuai dengan kebutuhan danhanya membayar untuk yang digunakan.2.
 
Layanan bersifat elastis/
scalable
, yaitu pengguna kapan saja dapat menambah atau mengurangi jenisdan kapasitas layanan yang diinginkan, serta sistem selalu mengakomodasi perubahan tersebut.3.
 
Layanan sepenuhnya dikelola oleh penyedia/
provider
, sehingga pengguna hanyalah membutuhkankomputer personal/
notebook
dengan koneksi
internet
.
2.4 Fungsi Hash Satu Arah
Fungsi
hash
satu arah (
one-way hash function
) adalah
hash
yang bekerja dalam satu arah. Pesan yangsudah diubah menjadi
message digest
tidak dapat dikembalikan lagi menjadi pesan semula. Pada fungsi
hash
satu arah ini, dua pesan yang berbeda akan selalu menghasilkan nilai
hash
yang berbeda pula
[4]
.Fungsi
hash
merupakan fungsi publik (tidak dirahasiakan), dan keamanannya terletak pada sifat satuarahnya. Fungsi
hash
satu arah yang sudah pernah dibuat orang, antara lain: MD2, MD4, MD5,
SecureHash Function
(SHA), RIPMEND, WHIRLPOOL, tetapi fungsi
hash
satu-arah yang banyak digunakandalam kriptografi adalah MD5 dan SHA.
2.5 Algoritma MD5
Algoritma MD5 adalah fungsi
hash
satu arah yang dibuat oleh Ronald Rivest pada tahun 1991. MD5merupakan perbaikan dari MD4 yang berhasil diserang oleh kriptanalis. Algoritma MD5 menerima
L-2
Rancang Bangun Sistem Informasi Penyimpanan Berkas Elektronik Menggunakan Validasi MD5Berbasis Cloud Computing

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->