Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
budidaya jagung manis dengan aplikasi pupuk nitrogen dan kalium

budidaya jagung manis dengan aplikasi pupuk nitrogen dan kalium

Ratings: (0)|Views: 526|Likes:
Published by Vera Dwi Gustika

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Vera Dwi Gustika on Apr 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/29/2013

pdf

text

original

 
1
BUDIDAYA JAGUNG MANIS DENGAN APLIKASI PUPUK NITROGEN DAN KALIUM(Laporan Proyek Usaha Mandiri)Oleh :Vera Dwi GustikaNPM 10711034POLITEKNIK NEGERI LAMPUNGBANDAR LAMPUNG2013
 
2
I.
 
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang Masalah
Sweet Corn atau yang lebih dikenal jagung manis mempunyai kandungangula yang tinggi dalam bijinya sekitar 5-6 %, sehingga lebih banyak disukai untuk dikonsumsi. Selain itu, keunggulan jagung manis yang lain yaitu memiliki seratyang halus sehingga lebih mudah dalam proses mengunyah. Di Indonesia jagungmanis sudah mendapat perhatian dari masyarakat. Beberapa lembaga pemerintahyang telah mencoba membudidayakannya, antara lain IPB dan Balai PenelitianPangan Mekar Sari, Sleman. Selain itu, banyak juga pihak swasta yangmembudidayakan jagung manis dan bekerjasama dengan petani untuk memenuhi permintaan pasar, baik pasar swalayan, restoran, hotel, objek wisata, dan pasar lainnya akan jagung manis tersebut. Akan tetapi, peningkatan permintaan pasar  belum mampu dipenuhi oleh hasil produksi yang ditawarkan oleh petani (tabel 1).Tabel 1. Data Permintaan, Penawaran, dan Neraca Jagung Nasional(Ton) Tahun 2000-2005
Tahun Permintaan Penawaran Neraca
2000 7.352.712 9.344.826 1.992.1142001 7.993.559 9.347.000 1.353.4412002 7.420.976 9.654.000 2.233.0242003 8.324.282 10.886.000 2.561.7182004 11.617.000 11.355.000 (262.000)*2005 11.844.200 11.836.300 (7.900)*
Keterangan : * = DefisitSumber: Pusat PKP (Proyek Ketahanan Pangan), Departemen Pertanian.Statistik Indonesia, BPS (Badan Pusat Statistik).Bulog (Badan Urusan Logistik).
 
3
Jagung manis sangat cocok dibudidayakan di Indonesia. Kondisi iklimIndonesia yang tropis dapat menunjang pertumbuhan jagung manis lebih baik.Akan tetapi, budidaya jagung manis tidak semudah budidaya jagung biasa karenadalam budidaya jagung manis pengairan dan teknik dalam budidaya harus lebihintensif, terutama dalam hal pemupukan nitrogen dan kalium. Menurut Moss danMack (1979), produksi jagung manis paling baik dan memperoleh hasil yangtinggi pada tingkat pemberian N 170-200 kg/Ha, dan K 75-120 kg/Ha denganluasan 1 Ha. Sedangkan dalam budidaya konvesional menggunakan dosis N 135kg/Ha (setara dengan dosis urea 300 kg/ha) dan K 58 kg/Ha (setara dengan dosisKCL 100 kg/ha) memperoleh hasil 8 ton/Ha (Jumadi, 2008). Oleh karena itu,aplikasi pemberian pupuk N dan K yang lebih tinggi dibandingkan dengankonvensional, diharapkan dapat meningkatkan kualitas jagung manis dan hasilyang tinggi. Dalam kegiatan PUM ini, pemberian N dan K digunakan dosis N180 kg/Ha (setara dengan dosis urea 400 kg/ha) dan K 116 kg/Ha (setara dengandosis KCL 200 kg/ha).Menurut Huelsen (1954), N dan K mempunyai pengaruh yang timbal balik satu terhadap yang lainnya dan tidak dapat berfungsi tanpa kehadiran salahsatunya. Oleh karena itu, efisiensi pemakaian N akan meningkat jika diberikan juga K. Pada keadaan tertentu, pemupukan N yang tinggi bersamaan dengan yang rendah mempunyai efisiensi yang sama jika dibandingkan dengan N yangrendah bersamaan dengan K yang tinggi. Menurut Edmon, dkk (1979), K  berfungsi sebagai translokasi gula, sedangkan N yang tersedia menentukan laju pembentukan protoplasma dan sel baru, serta laju pemakaian gula. Jadi, jikatanaman mempunyai laju fotosintesis dan respirasi yang normal serta N tersedia

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->