beberapa teknik isolasi yang biasa dilakukan pada bakteri atau mikrobia uniseluler. Salah satu yang paling umum dilakukan adalah teknik plate culture. Teknik ini menggunakan cawan petri untuk menumbuhkan mikrobia dengan suatu medium (Salle, 1961).Teknik plate culture ini masih terbagilagi menjadi teknik-teknik spesifik. yaitu.
streak plate method
yang dilakukan dengan caramenggores medium dengan bakteri,
pour plate method
yang dilakukan dengan cara mencampur bakteri pada agar yang masih cair kemudian menuangnya ke dalam cawan petri serta Terakhir
surface plate
method
yaitu dengan menggosok bakteri di atas medium agar.Karena objek kajian dari mikrobiologi berupa mikroorganisme yang memiliki ukuran sangatkecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, maka dari itu perlu dipelajari teknik mikroskopi.Dengan mikroskop, dapat diperoleh perbesaran yang memungkinkan untuk melihat mikroorganisme.Dalam penggunaan mikroskop, pengetahuan tentang prosedur penggunaan mikroskop yang baik dan benar akan menentukan berhasil tidaknya pengamatan-pengamatan mikroskopis yang dilakukan(Waluyo, 2008). Penggunaan mikroskop penting untuk mengamati sifat morfologi darimikroorganisme yang diteliti baik dalam ukuran individual maupun koloni. Sifat-sifat morfologiyang diamati secara individu meliputi ukuran dan bentuk sel, keberadaan dan karakteristik spora,flagella dan karakteristiknya, serta ada tidaknya kapsula. Sedangkan morfologi koloni meliputiukuran, bentuk, warna koloni dan sifat-sifat lainnya yang menentukan.Teknik pengamatan dengan pewarnaan bakteri (stained) adalah teknik yang paling umumdigunakan untuk mengamati morfologi dan fisiologi sel bakteri. Keuntungan pengecatan antara lainadalah sel bakteri dapat jelas terlihat dan sel bakteri dapat dibedakan dengan spesies sel bakterilainnya. Ada beberapa jenis pengecatan bakteri antara lain pengecatan sederhana, pengecatan gram, pengecatan Acid fast, dan pengecatan negatif. Pengecatan sederhana adalah tenik pengecatan yangmenggunakan satu macam cat saja. Cat yang paling banyak digunakan adalah karbolfuhsin,methylenin blue dan kristal violet. Fungsi pengecatan sederhana adalah mewarnai bekteri untuk pengamatan morfologi dan fisiologi bakteri. Selain itu, pengecatan sederhana berfungsimembedakan bakteri mati dan bakteri yang masih hidup. Pengecatan gram merupakan salah satucontoh pengecatan differensial. Pengecatan gram berguna untuk identifikasi dan determinasi sel bakteri. Cat utama yang dipakai adalah violet kristal, larutan Iod sebagai mordan, alkohol sebagai peluntur, dan safranin sebagai cat penutup. Dengan pengecatan gram, bakteri dapat dibedakan3
BORANG
No. DokumenFO-UGM-BI-07-09Berlaku sejak03 Maret 2008
LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI
Revisi00
LABORATORIUM MIKROBIOLOGI
Halaman3 dari 16