Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makanan Dan Refleks Muntah

Makanan Dan Refleks Muntah

Ratings: (0)|Views: 9 |Likes:
Published by Trianike Nur Aini

More info:

Published by: Trianike Nur Aini on Apr 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2014

pdf

text

original

 
1
KATA PENGANTAR 
Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat Rahmat danHidayah-Nya, saya dapat menyelesaikan Laporan Praktikum Fisiologi yang berjudul
“Laporan Praktikum
Makanan dan Refleks Muntah
tanpa suatu kendala yang berarti.Laporan Praktikum ini saya buat sebagai salah satu sarana untuk lebih mendalamimateri tentang Makanan dan Refleks Muntah. Kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang MahaEsa, untuk itu saya mohon maaf apabila dalam laporan ini masih terdapat kesalahan baik dalam isi ataupun sistematika. Saya juga berharap laporan praktikum ini dapat bermanfaatuntuk pendalaman materi pada Blok Stomatognasi 2 ini.Jember, April 2013Penulis
 
2
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ............................................................................................................. 1Daftar isi....................................................................................................................... 2BAB 1. PENDAHULUAN .......................................................................................... 3BAB 2. HASIL PENGAMATAN................................................................................ 20BAB 3. PEMBAHASAN ............................................................................................. 21BAB 4. KESIMPULAN............................................................................................... 24Daftar Pustaka .............................................................................................................. 25
 
3
BAB IPENDAHULUAN
2.1.1 Dasar Teori Pengunyahan (Mastikasi)Pengunyahan merupakan hasil kerja sama antara peredaran darah, otot pengunyahan,saraf, tulang rahang, sendi temporo-mandibula, jaringan lunak rongga mulut dan gigi-gigi.Organ tubuh yang terlibat dalam proses pengunyahan ini antara lain: bibir, lidah, palatum,gigi-gigi, kelenjar saliva, faring dan laring. Pada umumnya, otot pengunyahan dipersarafioleh cabang motorik nervus trigeminus khususnya saraf mandibularis yang dikontrol olehnukleus di batang otak.Pergerakan yg terkontrol dari mandibula dipergunakan dalam mengigit, mengunyah,dan menelan makanan dan cairan, serta dalam berbicara. Aktivitas yang terintegrasi dari ototrahang dalam merespon aktivitas dari neuron eferen pada saraf motorik di pergerakanmandibular yang mengontrol hubungan antara gigi rahang atas dan bawah. Pergerakan rahangadalah suatu pergerakan yang terintegrasi dari lidah dan otot lain yang mengontrol area perioral, faring, dan laring.Pergerakan otot rahang, terhubung pada midline. Pengontrolan otot rahang bukansecara resiprokal seperti pergerakan limb, tapi terorganisir secara bilateral. Jadi, dapatdisimpulkan bahwa pembukaan dan penutupan rahang selama penguyahan yang secara relatif merupakan pergerakan sederhana dengan pengaturan pada limb sebagai penggerak.Bagaimanapun, pergerakan dalam mastikasi adalah suatu yang kompleks dan tidak hanya berupa mekanisme pergerakan menggerinda simple yang mana merupakan penguranganukuran makanan. Selama mastikasi, makanan dikurangi ukurannya dan dicampur dengansaliva sebagai tahap awal dari proses digesti.Di dalam mulut, makanan mengalami proses mastikasi untuk mempermudahmencerna makanan dan merangsang sekresi saliva. Proses mengunyah disebabkan olehrefleks mengunyah yang berlangsung secara terus-menerus sebagaimana dijelaskan sebagai berikut.1)
 
Pada saat makanan akan masuk ke dalam mulut akan merangsang refleks inhibisiotot-otot pengunyahan, yang menstimulasi membukanya rongga mulut karena rahang bawah turun.2)
 
Penurunan ini segera menginisiasi refleks regang otot-otot rahang yang menyebabkankontraksi otot di sekitar rongga mulut. Hal ini secara otomatis mengangkat rahang bawah sehingga terjadi penutupan rongga mulut dan oklusi gigi-gigi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->