Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Prinsip-Prinsip Belajar

Makalah Prinsip-Prinsip Belajar

Ratings: (0)|Views: 228 |Likes:
Published by Renny Semangat

More info:

Published by: Renny Semangat on Apr 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/29/2014

pdf

text

original

 
4
Setelah mengkaji bagian ini diharapkan kita memiliki kompetensi :1. Menjelaskan maksud prinsip-prinsip belajar 2. Menjelaskan beberapa prinsip belajar yang esensial.3. Mengemukakan beberapa contoh penerapan prinsip-prinsip belajar.4. Menjelaskan implikasi prinsip-prinsip belajar dalam pembelajaran.
A. PRINSIP-PRINSIP BELAJAR 
 Agar aktivitas yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran terarah padaupaya peningkatan potensi siswa secara komprehensip, maka pembelajaran harusdikembangkan sesuai dengan prinsip-prinsip yang benar, yang bertolak dari kebutuhaninternal siswa untuk belajar. Davies (1991:32), mengingatkan beberapa hal yang dapatmenjadikan kerangka dasar bagi penerapan prinsip-prinsip belajar dalam proses pembelajaran, yaitu :1. Hal apapun yang dipelajari murid, maka ia harus mempelajarinya sendiri. Tidak seorangpun yang dapat melakukan kegiatan belajar tersebut untuknya.2. Setiap murid belajar menurut tempo (kecepatannya) sendiri dan untuk setiapkelompok umur, terdapat variasi dalam kecepatan belajar.3. Seorang murid belajar lebih banyak bilamana setiap langkah segera diberikan penguatan
(reinforcement).
 4. Penguasaan secara penuh dari setiap langkah-langkah pembelajaran,memungkinkan murid belajar secara lebih berarti.5. Apabila murid diberikan tanggung jawab untuk mempelajari sendiri, maka ialebih termotivasi untuk belajar, dan ia akan belajar dan mengingat lebih baik.Prinsip belajar menunjuk kepada hal-hal penting yang harus dilakukan guruagar terjadi proses belajar terhadap siswa sehingga proses pembelajaran yangdilakukan dapat mencapai hasil yang optimal. Prinsip-prinsip belajar juga memberikan
 
5
arah tentang apa saja yang sebaiknya dilakukan oleh guru agar para siswa dapat berperan aktif di dalam proses pembelajaran, sehingga terbentuk kepribadian yangkatif, mandiri dan cerdas.
B. PRINSIP - PRINSIP BELAJAR DAN IMPLIKASI PRINSIP-PRINSIPBELAJAR DALAM PEMBELAJARAN
 
1. Prinsip perhatian dalam motivasi
a.Perhatian dan Motivasi
Perhatian mempunyai peranan yang penting dalam kegiatan belajar. Dari kajian teori belajar pengolahan informasi terungkap bahwa tanda adanya perhatian tak mungkinterjadi belajar (Gage dan Berline,1984 : 335). Perhatian terhadap pelajaran akan timbul pada siswa apabila bahan pelajaran sesuai dengan kebutuhannya.Motivasi adalah tenaga yang menggerakkan dan mengarahkan aktivitas seseorang.Motivasi mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar. Motivasi mempunyaikaitan yang erat dengan minat. Siswa yang memiliki minat terhadap sesuatu bidangstudi tertentu cenderung tertarik perhatiannya dan demikian timbul motivasinya untuk mempelajari bidang tersebut.Motivasi dapat bersifat internal artinya dating dari dirinyasendiri, dapat juga bersifat eksternal yakni dating dari orang lain, dari guru, orang tua,teman dan sebagainya.Motivasi ada dua jenis yaitu motif intrinsic dan ekstrinsik. Motif inteinsik adalah tenaga pendorong yang sesuai dengan perbuatan yang dilakukan. Motif ekstrinsik adalahtenaga pendoring yang ada diluat perbuatan yang dilakukknya tetapi menjadi penyertanyaPerhatian dan motivasi merupakan dua aktivitas yang memiliki keterkaitan yang sangaterat. Untuk menumbuhkan perhatian diperlukan adanya motivasi. Sejumlah hasil penelitian bahwa hasil belajar pada umumnya meningkat jika anak memiliki motivasiyang kuat untuk belajar.
 
6
Hamalik (2001), mengemukakan bahwa motivasi adalah suatu perubahan energi didalam pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya afektif (perasaan dan reaksiuntuk mencapai tujuan). Perubahan energi di dalam diri seseorang tersebut kemudianmembentuk suatu aktivitas nyata dalam bebagai bentuk kegiatan.Motivasi terkait erat dengan kebutuhan. Semakin besar kebutuhan seseorang akansesuatu yang ingin ia capai, maka akan semakin kuat motivasi untuk mencapainya.Kebutuhan yang kuat terhadap sesuatu akan mendorong seseorang untuk mencapainyadengan sekuat tenaga. Hanya dengan motivasilah anak didik dapat tergerak hatinyauntuk belajar bersama teman-temannya yang lain (Djamarah, 2006:148).Motivasi dapat bersifat internal dan eksternal. Beberapa penulis atau ahli yang lainseperti pada paparan di atas menyebutnya motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasiinternal atau motivasi intrinsik adalah dorongan dari dalam diri individu untuk melakukan suatu aktivitas. Motivasi eksternal adalah dorongan yang berasal dari luar diri individu. Motivasi eksternal melalui proses belajar dan interaksi individu denganlingkungannya dapat berubah menjadi motivasi internal. Proses perubahan darimotivasi ekstrinsik menjadi motivasi intrinsi
k pada seseorang disebut “transformasimotif” (Dimyati dan Mudjiono, 1994:41).
 Penerapan prinsip-prinsip motivasi dalam proses pembelajaran akan dapat berlangsung dengan baik, bilamana guru memahami beberapa aspek yang berkenaandengan dorongan psikologis sebagai individu dalam diri siswa sebagai berikut :a. Setiap individu tidak hanya didorong oleh pemenuhan aspek biologis, sosial danemosional, akan tetapi individu perlu juga dorongan untuk mencapai sesuatuyang lebih dari yang ia miliki saat ini. b. Pengetahuan tentang kemajuan yang dicapai dalam memenuhi tujuanmendorong terjadinya peningkatan usaha.c. Motivasi dipengaruhi oleh unsr-unsur kepribadian.

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->